
Bandung, 4 September 2026 — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tenis Meja Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Kompetisi Tenis Meja Mahasiswa Nasional 2026 Series 3 yang diselenggarakan pada Agustus 2026. Dalam kompetisi tersebut, mahasiswa Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) UPI berhasil meraih Juara 2 kategori Beregu Campuran dan Juara 2 kategori Tunggal Putri, melalui penampilan kompetitif dan konsisten sepanjang pertandingan.
Prestasi pada kategori Beregu Campuran diraih oleh Muhammad Gitra Widyaswara, M. Arjuna Chandrawinata, dan Kania Nurul Fajrin. Ketiganya mampu menunjukkan kerja sama tim, kemampuan teknis, serta semangat kompetitif dalam menghadapi para peserta dari berbagai perguruan tinggi dalam ajang kompetisi tenis meja tingkat nasional tersebut.
Sementara itu, prestasi lainnya diraih oleh Kania Nurul Fajrin yang berhasil menempati posisi Juara 2 kategori Tunggal Putri. Capaian tersebut menjadi bukti atas kemampuan dan dedikasi mahasiswa FPOK UPI dalam mengembangkan potensi olahraga prestasi sekaligus mengharumkan nama universitas pada tingkat nasional.
Keikutsertaan mahasiswa FPOK UPI dalam kompetisi tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pengembangan kemampuan teknis dan pengalaman bertanding, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun karakter atlet yang menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, kerja sama, dan daya juang. Kompetisi antarmahasiswa juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengukur kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman menghadapi atmosfer pertandingan yang kompetitif.
Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa FPOK UPI untuk terus mengembangkan potensi di bidang olahraga, baik melalui kegiatan akademik maupun nonakademik. Prestasi mahasiswa dalam berbagai kompetisi juga menjadi bagian dari kontribusi UPI dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Dalam perspektif Sustainable Development Goals (SDGs), capaian tersebut sejalan dengan SDG 3: Good Health and Well-Being, khususnya melalui pengembangan budaya hidup aktif dan kegiatan olahraga yang mendukung kesehatan serta kesejahteraan. Selain itu, pembinaan prestasi mahasiswa turut mendukung SDG 4: Quality Education, karena pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan, karakter, kepemimpinan, dan potensi diri melalui kegiatan olahraga dan kompetisi.
