UKM Pencak Silat UPI Raih Juara Umum III pada 4th TNSU ASEAN University Pencak Silat Championship 2026 di Thailand

Bandung, 4 September 2026 — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang 4th TNSU ASEAN University Pencak Silat Championship 2026 yang diselenggarakan di Thailand National Sport University (TNSU) Yala Campus, Thailand, pada Agustus 2026. Dalam kejuaraan tingkat ASEAN tersebut, kontingen UKM Pencak Silat UPI berhasil meraih Juara Umum III, sekaligus membawa pulang sejumlah medali emas dan perunggu dari kategori tanding dan solo kreatif.

Prestasi tersebut diraih melalui penampilan terbaik para atlet mahasiswa UPI yang berkompetisi menghadapi peserta dari berbagai perguruan tinggi di kawasan ASEAN. Keberhasilan ini menjadi bukti kemampuan mahasiswa UPI dalam mengembangkan kompetensi olahraga prestasi sekaligus menunjukkan daya saing mahasiswa Indonesia pada kompetisi olahraga di tingkat internasional.

Pada kategori Juara I, tiga mahasiswa FPOK UPI berhasil tampil sebagai yang terbaik di kelas masing-masing. Aisya Anastasya (2311884) dari Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) meraih medali emas pada kategori tanding Kelas Under A Putri sekaligus memperoleh penghargaan Best Fighter. Selanjutnya, Nanda Firmansyah (2301757) dari PKO berhasil meraih Juara I pada kategori tanding Kelas B Putra, sedangkan Muhamad Rizki Dwi Saputra (2308642) dari Program Studi Ilmu Keolahragaan (IKOR) meraih Juara I pada kategori tanding Kelas F Putra.

Selain tiga medali emas tersebut, UKM Pencak Silat UPI juga berhasil menambah raihan medali melalui kategori seni. Fryguswon Pamungkas (2508586) dari PKO meraih Juara III kategori Solo Creatif Putra. Sementara itu, Ade Pia Nurfajariyah (2301189) dari Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) berhasil meraih Juara III pada kategori Solo Creatif Putri dan Tunggal Putri.

Keikutsertaan UKM Pencak Silat UPI dalam kejuaraan internasional ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana pengembangan karakter, sportivitas, disiplin, serta pengalaman kompetitif mahasiswa. Kompetisi di tingkat ASEAN memberikan kesempatan kepada para atlet mahasiswa untuk mengukur kemampuan, memperluas pengalaman, serta membangun jejaring dengan sivitas akademika dan atlet dari berbagai negara.

Capaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen UPI, khususnya Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK), dalam mendukung pengembangan olahraga prestasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan kemahasiswaan. Prestasi mahasiswa pada ajang internasional menjadi bagian penting dalam membangun budaya akademik yang mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara holistik.

Dari perspektif Sustainable Development Goals (SDGs), keikutsertaan dan keberhasilan mahasiswa dalam kompetisi olahraga internasional memiliki keterkaitan erat dengan SDG 3: Good Health and Well-Being, melalui pengembangan aktivitas fisik, kebugaran, dan gaya hidup sehat. Kegiatan ini juga mendukung SDG 4: Quality Education, karena olahraga prestasi menjadi bagian dari proses pendidikan yang mengembangkan disiplin, karakter, kepemimpinan, kerja sama, dan daya juang mahasiswa. Selain itu, partisipasi dalam kejuaraan tingkat ASEAN turut mendukung SDG 17: Partnerships for the Goals melalui interaksi dan kerja sama antarperguruan tinggi serta komunitas olahraga lintas negara.

Scroll to Top