Sinergi Akademik dan Olahraga, FORKI Kabupaten Garut Jalin Kerja Sama dengan Prodi Kepelatihan Fisik FPOK UPI

Bandung, 7 September 2026 — Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Garut bersama Program Studi Kepelatihan Fisik Olahraga, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan kegiatan kerja sama dalam rangka memperkuat pengembangan pembinaan dan prestasi olahraga karate. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 4 September 2026 bertempat di Gedung Pemuda Kabupaten Garut.

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara organisasi olahraga dan perguruan tinggi, khususnya dalam penerapan ilmu kepelatihan olahraga untuk mendukung peningkatan kualitas pembinaan atlet. Kolaborasi antara FORKI Kabupaten Garut dan Prodi Kepelatihan Fisik Olahraga FPOK UPI diharapkan dapat membuka ruang pengembangan keilmuan dan praktik kepelatihan yang lebih terarah, sistematis, dan berbasis pada kebutuhan olahraga prestasi.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan membahas berbagai aspek yang berkaitan dengan pengembangan kondisi fisik atlet karate serta penerapan prinsip-prinsip kepelatihan dalam proses pembinaan. Keterlibatan akademisi dan praktisi olahraga menjadi penting untuk memastikan proses latihan tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga memperhatikan aspek perencanaan latihan, pemantauan kondisi atlet, serta pengembangan kemampuan fisik secara berkelanjutan.

Bagi Prodi Kepelatihan Fisik Olahraga FPOK UPI, kerja sama tersebut juga menjadi bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi melalui penguatan hubungan dengan mitra olahraga di masyarakat. Interaksi langsung dengan organisasi olahraga memberikan kesempatan untuk mengembangkan penerapan pengetahuan akademik sekaligus memperoleh gambaran mengenai kebutuhan nyata dalam pembinaan atlet di lapangan.

Sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga, khususnya pelatih dan atlet karate. Dengan dukungan pendekatan ilmiah dan pengalaman praktis, pembinaan olahraga diharapkan dapat berlangsung secara lebih terukur serta mampu menghasilkan atlet yang memiliki kesiapan fisik dan performa kompetitif.

Kegiatan kerja sama ini juga memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Good Health and Well-Being melalui penguatan aktivitas olahraga dan pembinaan kebugaran masyarakat serta atlet. Selain itu, kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi olahraga turut mendukung SDG 4: Quality Education melalui penerapan pengetahuan dan keterampilan kepelatihan berbasis akademik. Dari sisi kemitraan, kegiatan ini sejalan dengan SDG 17: Partnerships for the Goals karena mendorong kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan organisasi olahraga dalam mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan.

Scroll to Top