Khanza Kineta, Mahasiswa Gizi FPOK UPI, Raih Kesempatan Pertukaran Mahasiswa Internasional melalui UPIISM

Bandung, 5 Juni 2026 – Kabar membanggakan datang dari Program Studi Gizi Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Mahasiswa angkatan 2024 atas nama Khanza Kineta (NIM 2403365) berhasil diterima sebagai peserta program UPI International Student Mobility (UPIISM), sebuah program pertukaran mahasiswa internasional yang diselenggarakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia untuk memperluas pengalaman akademik dan budaya mahasiswa di tingkat global.

Keberhasilan Khanza Kineta menjadi salah satu peserta UPIISM menunjukkan komitmen mahasiswa FPOK UPI dalam meningkatkan kompetensi akademik, kemampuan komunikasi lintas budaya, serta wawasan internasional. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengikuti berbagai kegiatan akademik dan pertukaran budaya bersama mahasiswa dari perguruan tinggi mitra di luar negeri, sehingga dapat memperkaya pengalaman belajar sekaligus memperluas jejaring internasional.

Partisipasi mahasiswa dalam program mobilitas internasional menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi. Melalui pengalaman belajar di lingkungan global, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru sesuai bidang keilmuan yang dipelajari, tetapi juga mengembangkan keterampilan abad ke-21, seperti kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi antarbudaya.

Program UPIISM juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kualitas akademik mahasiswa UPI kepada komunitas internasional. Kehadiran mahasiswa dalam program pertukaran ini diharapkan dapat menjadi representasi positif institusi sekaligus memperkuat kerja sama akademik antara UPI dengan berbagai perguruan tinggi mitra di tingkat global.

Pencapaian ini sejalan dengan upaya Universitas Pendidikan Indonesia dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan akses terhadap pengalaman belajar internasional, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi pendidikan lintas negara.

Scroll to Top