IHC RS Krakatau Medika Gelar Walk-In Interview bagi Lulusan Ners FPOK UPI

Bandung — IHC RS Krakatau Medika menggelar kegiatan walk-in interview bagi lulusan Ners Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Kamis (13/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Smartclass Room FPOK UPI tersebut dihadiri oleh Dekan FPOK UPI Prof. Dr. Komarudin, M.Pd., perwakilan IHC RS Krakatau Medika, serta para peserta seleksi.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan dunia kerja dalam membuka akses kesempatan kerja bagi lulusan bidang keperawatan. Melalui mekanisme walk-in interview, para lulusan Ners FPOK UPI memperoleh kesempatan untuk mengikuti proses seleksi secara langsung sekaligus mengenal lebih dekat peluang pengembangan karier di lingkungan pelayanan kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, para peserta mengikuti tahapan seleksi dan wawancara yang dilakukan oleh perwakilan IHC RS Krakatau Medika. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam menjaring calon tenaga profesional yang memiliki kompetensi, integritas, serta kesiapan untuk berkontribusi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Dekan FPOK UPI Prof. Dr. Komarudin, M.Pd. turut hadir dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Kehadiran pimpinan fakultas menunjukkan komitmen FPOK UPI dalam memperkuat keterhubungan antara proses pendidikan, pengembangan kompetensi lulusan, dan kebutuhan dunia kerja.

Kegiatan walk-in interview juga menjadi momentum strategis bagi FPOK UPI untuk terus memperluas jejaring kemitraan dengan institusi pelayanan kesehatan. Sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, khususnya dalam mendukung penyerapan lulusan sekaligus memastikan tersedianya sumber daya manusia profesional yang sesuai dengan kebutuhan sektor kesehatan.

Dari perspektif pembangunan berkelanjutan, kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan sumber daya manusia di bidang kesehatan, serta SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui perluasan akses lulusan terhadap kesempatan kerja yang layak dan sesuai dengan kompetensinya.

Scroll to Top