Himpunan Mahasiswa Gizi FPOK UPI Selenggarakan Sekolah Parlemen dengan Menghadirkan Narasumber Anggota DPRD Kota Bandung

Bandung, 11 Juni 2026 – Himpunan Mahasiswa Gizi Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan Sekolah Parlemen pada Minggu, 7 Juni 2026, bertempat di Auditorium FPOK UPI. Kegiatan ini menghadirkan Muhammad Syahlevi Erwin Apandi, Anggota DPRD Kota Bandung periode 2024–2029, sebagai narasumber untuk memberikan wawasan mengenai sistem parlemen, demokrasi, serta peran generasi muda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan Sekolah Parlemen diselenggarakan sebagai sarana edukasi bagi mahasiswa untuk memahami lebih dalam mengenai fungsi, tugas, dan peran lembaga legislatif dalam sistem pemerintahan Indonesia. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk berdialog langsung dengan praktisi politik yang terlibat dalam proses pengambilan kebijakan publik di tingkat daerah.

Dalam pemaparannya, Muhammad Syahlevi Erwin Apandi menjelaskan berbagai aspek terkait mekanisme kerja DPRD, proses penyusunan kebijakan, fungsi legislasi, penganggaran, serta pengawasan yang dijalankan oleh lembaga legislatif. Selain itu, peserta juga diajak untuk memahami pentingnya partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan daerah melalui berbagai bentuk keterlibatan sosial dan politik yang konstruktif.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memungkinkan mahasiswa menyampaikan pandangan, aspirasi, serta berbagai pertanyaan mengenai isu-isu pembangunan dan kebijakan publik. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama sesi berlangsung, yang mencerminkan meningkatnya kepedulian mahasiswa terhadap isu demokrasi dan tata kelola pemerintahan.

Melalui penyelenggaraan Sekolah Parlemen, Himpunan Mahasiswa Gizi FPOK UPI berharap dapat meningkatkan literasi politik, kemampuan berpikir kritis, serta kesadaran mahasiswa sebagai warga negara yang memiliki tanggung jawab dalam kehidupan demokrasi. Kegiatan ini juga menjadi wadah pengembangan kepemimpinan dan penguatan karakter mahasiswa agar mampu berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan ruang pembelajaran yang relevan dan kontekstual bagi mahasiswa, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui peningkatan pemahaman mengenai demokrasi, tata kelola pemerintahan yang baik, dan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan publik.

Scroll to Top