BEM dan DPM Himpunan Mahasiswa Gizi FPOK UPI Resmi Dilantik

Bandung, 14 September 2026 — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Himpunan Mahasiswa Gizi Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) resmi dilantik pada Sabtu (12/9/2026) di Auditorium FPOK UPI. Pelantikan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari proses regenerasi dan penguatan organisasi kemahasiswaan di lingkungan Program Studi Gizi FPOK UPI.

Pelantikan dilakukan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan FPOK UPI, Dr. Dian Budiana, M.Pd. Prosesi pelantikan menjadi momentum penting bagi pengurus BEM dan DPM Himpunan Mahasiswa Gizi untuk menjalankan amanah organisasi serta melanjutkan berbagai program kemahasiswaan yang berorientasi pada pengembangan potensi mahasiswa.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh unsur mahasiswa serta sivitas akademika FPOK UPI. Prosesi pelantikan sekaligus menandai dimulainya tanggung jawab kepengurusan dalam menjalankan fungsi eksekutif dan representatif mahasiswa sesuai dengan peran masing-masing lembaga.

Melalui pelantikan ini, para pengurus diharapkan mampu membangun tata kelola organisasi yang bertanggung jawab, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan mahasiswa. BEM diharapkan dapat mengembangkan program kerja yang mendukung aspirasi serta pengembangan kapasitas mahasiswa, sementara DPM menjalankan fungsi representasi, pengawasan, dan penyaluran aspirasi mahasiswa secara konstruktif.

Keberadaan organisasi mahasiswa juga menjadi bagian penting dalam membentuk kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, serta pengambilan keputusan mahasiswa. Proses tersebut sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Bermutu, melalui penguatan pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa di luar ruang kelas. Dan penguatan tata kelola organisasi yang partisipatif dan bertanggung jawab turut mendukung SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, terutama melalui pembiasaan praktik organisasi yang transparan, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan bersama.

Scroll to Top