Mahasiswa KFO FPOK UPI Laksanakan P2MB di Kecamatan Caringin Garut

Bandung, 16 September 2026 — Mahasiswa Program Studi Kepelatihan Fisik Olahraga (KFO) Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan (P2MB) di Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sivitas akademika FPOK UPI untuk mengimplementasikan ilmu dan kompetensi yang diperoleh di perguruan tinggi melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Pelaksanaan P2MB diawali dengan kunjungan dan penerimaan rombongan FPOK UPI di Aula Kantor Kecamatan Caringin pada Senin (14/9/2026). Ketua Program Studi KFO FPOK UPI, Dr. Alen Rismayadi, M.Pd., bersama dosen pembimbing dan mahasiswa diterima secara langsung oleh Camat Caringin, Ujang Kuswara, S.Tr., M.Si. Pertemuan tersebut menjadi momentum awal untuk membangun komunikasi dan sinergi antara pihak perguruan tinggi dengan pemerintah kecamatan dalam mendukung pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat.

Program P2MB dirancang sebagai bentuk keterlibatan mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui penerapan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan bidang kepelatihan fisik olahraga. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung dalam memahami kebutuhan masyarakat, membangun komunikasi dengan pemangku kepentingan, serta merancang dan melaksanakan kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Kehadiran mahasiswa KFO FPOK UPI di Kecamatan Caringin diharapkan dapat memperkuat hubungan kemitraan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi penting dalam menciptakan program yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga mendorong keberlanjutan manfaat bagi masyarakat melalui pendekatan partisipatif.

Dari perspektif pendidikan tinggi, pelaksanaan P2MB turut memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa tidak hanya ditempatkan sebagai penerima pengetahuan di ruang perkuliahan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat akademik yang memiliki peran dalam menerapkan keilmuan untuk menjawab kebutuhan dan tantangan di lingkungan masyarakat.

Kegiatan ini juga memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan kontribusi bidang olahraga dan aktivitas fisik bagi masyarakat. Selain itu, pendekatan pemberdayaan yang menekankan kolaborasi dan keberlanjutan turut sejalan dengan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Scroll to Top