
Bandung – Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Musyawarah Mahasiswa pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 bertempat di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UPI. Kegiatan ini menjadi forum resmi organisasi kemahasiswaan untuk membahas berbagai agenda strategis, mengevaluasi pelaksanaan program kerja, serta merumuskan arah kebijakan organisasi guna mendukung pengembangan kemahasiswaan di lingkungan PJKR FPOK UPI.
Musyawarah Mahasiswa dilaksanakan sebagai forum permusyawaratan tertinggi di tingkat program studi yang mengedepankan prinsip demokrasi, transparansi, dan musyawarah mufakat. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian sidang pleno dan sidang komisi yang membahas berbagai materi, mulai dari evaluasi kepengurusan, penyempurnaan aturan organisasi, penyampaian aspirasi mahasiswa, hingga perumusan rekomendasi untuk keberlangsungan organisasi pada periode selanjutnya.
Melalui forum ini, DPM PJKR FPOK UPI memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses pengambilan keputusan organisasi. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran kepemimpinan, komunikasi, serta penguatan budaya akademik yang menjunjung tinggi sikap kritis, kolaboratif, dan bertanggung jawab.
Selain menghasilkan berbagai keputusan strategis bagi organisasi, Musyawarah Mahasiswa diharapkan mampu memperkuat sinergi antar mahasiswa dalam mendukung terciptanya organisasi kemahasiswaan yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan kepada seluruh mahasiswa PJKR FPOK UPI. Semangat kebersamaan yang dibangun melalui forum ini menjadi modal penting dalam menciptakan iklim organisasi yang sehat dan berkelanjutan.
Penyelenggaraan Musyawarah Mahasiswa ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Pendidikan Indonesia dalam membangun tata kelola organisasi kemahasiswaan yang partisipatif. Kegiatan ini turut mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 (Quality Education) melalui penguatan pendidikan karakter, kepemimpinan, dan partisipasi mahasiswa, serta Tujuan 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui pengembangan budaya demokrasi, transparansi, dan tata kelola organisasi yang akuntabel di lingkungan perguruan tinggi.
