Dosen dan Tendik FPOK UPI Ikuti Webinar KPK tentang Gratifikasi dalam Perspektif Agama Islam

Bandung, 5 Juni 2026 – Dosen dan tenaga kependidikan (tendik) Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengikuti webinar bertajuk “Gratifikasi dalam Perspektif Agama Islam” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (4/6/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai gratifikasi serta pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur dan insan akademik.

Webinar tersebut merupakan bagian dari upaya edukasi dan pencegahan korupsi yang secara konsisten dilakukan oleh KPK melalui pendekatan hukum, etika, dan nilai-nilai keagamaan. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami konsep gratifikasi dari perspektif Islam, termasuk batasan-batasan yang perlu diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas profesional.

Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya membangun budaya integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap aspek pekerjaan. Materi yang disampaikan menekankan bahwa gratifikasi yang berkaitan dengan jabatan dan berpotensi menimbulkan konflik kepentingan perlu dihindari karena dapat memengaruhi objektivitas serta kepercayaan publik terhadap institusi.

Partisipasi dosen dan tenaga kependidikan FPOK UPI dalam webinar ini menunjukkan komitmen fakultas dalam mendukung tata kelola perguruan tinggi yang baik (good university governance). Pemahaman yang kuat mengenai integritas dan pencegahan korupsi diharapkan dapat menjadi landasan dalam menciptakan lingkungan akademik yang profesional, jujur, dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini juga sejalan dengan implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) yang menekankan pentingnya membangun institusi yang efektif, akuntabel, dan transparan. Melalui peningkatan literasi antikorupsi dan penguatan nilai-nilai integritas, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang berkarakter serta berkontribusi terhadap pembangunan bangsa yang berkelanjutan.

Scroll to Top