
Bandung, 3 Juni 2026 – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buleleng, Bali, menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema “Sport Intelijen Tahun 2026” pada 30 Mei 2026 di Gedung Unit IV Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng, Bali. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Sandey Tantra Paramitha, S.Si., S.H., M.Pd., M.H. Dosen Program Studi S2 Pendidikan Olahraga, Sekolah Pascasarjana (SPs), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebagai narasumber untuk memberikan pemahaman mengenai konsep, strategi, dan implementasi sport intelijen dalam mendukung pembinaan serta peningkatan prestasi olahraga daerah.
Bimbingan teknis tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia olahraga di lingkungan KONI Kabupaten Buleleng. Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya pengumpulan, analisis, dan pemanfaatan informasi strategis dalam proses pembinaan atlet, penyusunan program latihan, pemetaan kekuatan lawan, hingga pengambilan keputusan yang berbasis data.
Dalam pemaparannya, Dr. Sandey Tantra Paramitha menjelaskan bahwa sport intelijen merupakan salah satu pendekatan modern yang semakin dibutuhkan dalam pengelolaan olahraga prestasi. Menurutnya, pemanfaatan data dan informasi yang akurat dapat menjadi landasan penting dalam merancang strategi pembinaan yang efektif dan berkelanjutan.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertukar pengalaman dan membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengembangan olahraga prestasi di daerah. Melalui forum tersebut, peserta dapat memperoleh perspektif baru mengenai penerapan sport intelijen sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik cabang olahraga masing-masing.
Penyelenggaraan Bimtek Sport Intelijen Tahun 2026 menunjukkan komitmen KONI Kabupaten Buleleng dalam meningkatkan kualitas tata kelola organisasi olahraga dan kompetensi para pemangku kepentingan olahraga daerah. Penguatan kapasitas SDM melalui kegiatan edukatif seperti ini diharapkan dapat mendukung pencapaian prestasi olahraga yang lebih optimal di tingkat regional maupun nasional.
Kegiatan ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi dan pembelajaran berkelanjutan bagi insan olahraga, serta SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penguatan sistem pembinaan olahraga yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan prestasi masyarakat.
Melalui kolaborasi antara praktisi dan akademisi, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem olahraga yang lebih profesional, adaptif, dan berbasis ilmu pengetahuan guna mendukung kemajuan olahraga Indonesia.
