
Program Studi Gizi, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), melaksanakan kegiatan Ujian Seminar Proposal bagi mahasiswa pada Senin hingga Selasa, 26–27 Januari 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di lingkungan FPOK UPI dan diikuti oleh mahasiswa Program Studi Gizi sebagai salah satu tahapan akademik yang wajib ditempuh sebelum memasuki tahap penelitian skripsi.
Ujian Seminar Proposal ini dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi awal terhadap rancangan penelitian yang telah disusun oleh mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mempresentasikan proposal penelitian di hadapan dosen penguji dari Program Studi Gizi, yang berperan sebagai narasumber sekaligus penilai. Para dosen memberikan masukan, kritik konstruktif, serta arahan ilmiah guna menyempurnakan proposal agar sesuai dengan kaidah metodologi penelitian dan relevan dengan isu-isu gizi serta kesehatan masyarakat.
Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung secara tertib dan akademis. Setiap peserta memperoleh kesempatan untuk memaparkan latar belakang penelitian, rumusan masalah, tujuan, metode, serta rencana analisis data. Proses diskusi antara mahasiswa dan dosen penguji menjadi bagian penting dalam seminar ini, karena mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, mempertajam argumentasi ilmiah, dan meningkatkan kualitas karya penelitian yang akan dilaksanakan.
Pelaksanaan Ujian Seminar Proposal ini diharapkan dapat membekali mahasiswa dengan kesiapan akademik yang lebih matang dalam melanjutkan penelitian skripsi, sekaligus menghasilkan kajian-kajian ilmiah di bidang gizi yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah kesehatan di masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan akademik agar lulusan Program Studi Gizi FPOK UPI memiliki kompetensi riset yang baik dan berdaya saing.
Kegiatan Ujian Seminar Proposal ini memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Good Health and Well-Being melalui pengembangan penelitian di bidang gizi dan kesehatan, serta SDG 4 tentang Quality Education dengan upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi dan kualitas proses pembelajaran berbasis penelitian. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya mendukung capaian akademik mahasiswa, tetapi juga berkontribusi terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan secara global.
