
Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) secara resmi membuka pelaksanaan Ujian Sidang Sarjana (S1) Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 yang diikuti oleh tiga program studi, yaitu Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR), Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pendidikan Jasmani (PGSD Penjas), serta Ilmu Keolahragaan (IKOR). Kegiatan pembukaan ini dilaksanakan pada Rabu, 28 Januari 2026, bertempat di Auditorium FPOK UPI.
Acara pembukaan dihadiri oleh pimpinan fakultas yang diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu, Dr. Jajat Darajat Kusumah N., S.Pd., M.Kes., AIFO, serta Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Umum, Prof. Mustika Fitri, M.Pd., Ph.D. Turut hadir pula para Ketua Program Studi PJKR, PGSD Penjas, dan IKOR sebagai penanggung jawab akademik dalam pelaksanaan ujian sidang sarjana.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu menyampaikan bahwa ujian sidang sarjana merupakan tahapan akhir yang sangat penting dalam proses pendidikan mahasiswa strata satu. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diuji secara komprehensif terkait kemampuan akademik, penguasaan keilmuan, serta kualitas karya ilmiah yang telah disusun selama masa studi. Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai integritas, kejujuran akademik, dan profesionalisme dalam seluruh rangkaian pelaksanaan ujian.
Pelaksanaan ujian sidang sarjana ini menjadi wujud komitmen FPOK UPI dalam menjaga mutu pendidikan tinggi, khususnya dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap berkontribusi di bidang pendidikan dan keolahragaan. Keterlibatan pimpinan fakultas dan ketua program studi menunjukkan dukungan penuh terhadap proses akademik serta penjaminan mutu lulusan.
Kegiatan ini memiliki keterkaitan erat dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Melalui penyelenggaraan ujian sidang sarjana yang terstruktur, objektif, dan akuntabel, FPOK UPI berupaya memastikan terselenggaranya pendidikan tinggi yang inklusif dan berkualitas, serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap SDG 16, yaitu penguatan institusi yang efektif, akuntabel, dan transparan dalam tata kelola pendidikan.
Dengan terselenggaranya pembukaan ujian sidang sarjana ini, diharapkan seluruh mahasiswa peserta dapat mengikuti rangkaian ujian dengan lancar dan memperoleh hasil terbaik sebagai bekal untuk melanjutkan peran mereka di dunia kerja maupun pengabdian kepada masyarakat. FPOK UPI optimistis bahwa para lulusan yang dihasilkan mampu menjadi agen perubahan yang positif di bidang olahraga, kesehatan, dan pendidikan jasmani.
