FPOK UPI dan UPLB Perkuat Kerja Sama Akademik melalui Penandatanganan LOA dan Benchmarking Program Studi Gizi

Bandung, 17 Agustus 2026 — Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memperkuat kerja sama akademik internasional dengan University of the Philippines Los Baños (UPLB) melalui penandatanganan Letter of Agreement (LOA) sekaligus kegiatan benchmarking pengembangan Program Studi Gizi. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (17/8/2026) di Ruang Rapat FPOK UPI Lantai 1.

Kegiatan dipimpin oleh Dekan FPOK UPI, Prof. Dr. Komarudin, M.Pd., dengan agenda utama menuntaskan proses administrasi penandatanganan kerja sama serta mengawali proses benchmarking kurikulum secara lebih mendalam. Kerja sama ini merupakan bagian dari tindak lanjut interaksi akademik sebelumnya, salah satunya melalui keterlibatan Prof. Leila S. Africa sebagai pembicara dalam Summer Course di IPB University yang turut dihadiri oleh tiga mahasiswa Program Studi Gizi UPI.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan UPLB menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari FPOK UPI serta kesempatan untuk menghadiri upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Momentum tersebut dinilai turut mempererat hubungan akademik dan kelembagaan antara kedua institusi.

Dekan FPOK UPI menegaskan bahwa kerja sama yang telah disepakati tidak boleh berhenti pada aspek seremonial dan administratif. Kerja sama tersebut perlu segera diterjemahkan ke dalam langkah-langkah konkret agar dapat memberikan manfaat akademik yang berkelanjutan bagi kedua institusi.

Sebagai tindak lanjut penandatanganan LOA, FPOK UPI dan UPLB akan menyusun Implementation Agreement. Dokumen tersebut diharapkan menjadi instrumen untuk memastikan berbagai bentuk kerja sama dapat direalisasikan secara konkret dan menghindari terhentinya kerja sama pada tahap administratif.

Selain penandatanganan kerja sama, kegiatan juga diisi dengan benchmarking Program Studi Gizi. UPLB saat ini tengah melakukan tinjauan terhadap program Bachelor of Science in Nutrition. Dalam proses tersebut, kurikulum Program Studi Gizi UPI menjadi salah satu referensi karena dinilai memiliki struktur yang lengkap dan komprehensif.

UPLB juga memberikan apresiasi terhadap sejumlah karakteristik pendidikan di UPI, termasuk integrasi aspek religi (godliness) dalam pendidikan umum serta pengembangan bidang Sports Nutrition atau Gizi Olahraga yang menjadi salah satu keunggulan FPOK UPI.

Dalam kegiatan benchmarking, UPLB melakukan observasi terhadap enam aspek strategis pengembangan pendidikan, yaitu ketersediaan fasilitas dan peralatan laboratorium, kualitas dan relevansi materi referensi akademik, struktur progresi mata kuliah, mekanisme pengukuran luaran pembelajaran (learning outcomes), keterlibatan ekosistem pemangku kepentingan (stakeholders), serta sistem penjaminan mutu (Quality Assurance).

Sebagai bagian dari tindak lanjut, Program Studi Gizi FPOK UPI dan IHNF-CHE UPLB menyepakati pertukaran informasi akademik secara berkelanjutan. Pertukaran tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan kurikulum dan peningkatan mutu pendidikan pada kedua institusi.

Kegiatan ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 (Quality Education) melalui penguatan kemitraan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengalaman akademik mahasiswa, serta Tujuan 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi strategis antara perguruan tinggi.

Scroll to Top