Mahasiswa PJKR FPOK UPI Lolos sebagai Finalis BRINATHON IRIFair 2026 melalui Inovasi PJOK Berbasis AI

Bandung, 14 September 2026 — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Agus Mukti (NIM 2304482), berhasil lolos sebagai finalis BRINATHON IRIFair 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Capaian tersebut diraih melalui karya inovasi berjudul “PJOK-SATRIA: Platform AI untuk Asesmen Holistik dan Personalisasi Pembelajaran PJOK Berbasis 3P.”

Keberhasilan Agus Mukti sebagai finalis menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa FPOK UPI dalam mengembangkan inovasi berbasis teknologi untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran pendidikan jasmani. Karya PJOK-SATRIA mengusung pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung proses asesmen dan personalisasi pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).

Inovasi tersebut dirancang dengan pendekatan asesmen holistik yang tidak hanya memperhatikan satu aspek kemampuan peserta didik, tetapi mempertimbangkan berbagai dimensi dalam proses pembelajaran PJOK. Melalui pemanfaatan teknologi AI dan pendekatan berbasis 3P, platform ini diharapkan dapat membantu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih adaptif sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik.

Keikutsertaan dalam BRINATHON IRIFair 2026 juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan inovatif sekaligus menguji penerapannya dalam konteks riset dan inovasi. Status sebagai finalis menunjukkan adanya potensi dan relevansi gagasan yang dikembangkan untuk menjawab tantangan pendidikan di tengah perkembangan teknologi digital.

Bagi FPOK UPI, capaian tersebut turut memperkuat komitmen dalam mendorong mahasiswa agar tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan kependidikan, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Integrasi teknologi AI dalam pembelajaran PJOK menjadi salah satu bentuk adaptasi pendidikan terhadap transformasi digital sekaligus peluang untuk meningkatkan efektivitas dan kebermaknaan proses pembelajaran.

Pengembangan PJOK-SATRIA juga memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Bermutu, melalui upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan juga sejalan dengan penguatan inovasi dan pemanfaatan ilmu pengetahuan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Scroll to Top