FPOK UPI Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Capaian Luaran Penelitian dan PkM

Bandung — Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Capaian Luaran Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada Kamis, 20 Agustus 2026, bertempat di Auditorium FPOK UPI. Kegiatan ini diikuti oleh dosen FPOK UPI sebagai bagian dari upaya memastikan capaian luaran penelitian dan PkM berjalan sesuai target serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas kinerja akademik fakultas.

Kegiatan monitoring dan evaluasi menjadi bagian penting dalam mengukur perkembangan dan capaian luaran yang dihasilkan dari pelaksanaan penelitian dan PkM. Melalui kegiatan ini, capaian program ditinjau secara sistematis, baik dari aspek pelaksanaan maupun luaran yang telah dihasilkan, sehingga dapat diketahui tingkat ketercapaian target serta berbagai hal yang masih memerlukan tindak lanjut.

Dalam pelaksanaannya, para dosen melakukan evaluasi terhadap capaian luaran penelitian dan PkM yang telah dilaksanakan. Proses evaluasi tersebut diarahkan untuk mengidentifikasi perkembangan capaian, kendala yang dihadapi, serta kebutuhan tindak lanjut guna memastikan setiap kegiatan dapat menghasilkan luaran yang terukur dan berkelanjutan.

Selain sebagai sarana evaluasi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat budaya mutu dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi di lingkungan FPOK UPI. Hasil monitoring dan evaluasi diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan dalam perencanaan dan pelaksanaan program penelitian serta PkM pada periode berikutnya, sekaligus mendorong peningkatan kualitas dan relevansi luaran yang dihasilkan.

Melalui kegiatan tersebut, FPOK UPI terus mendorong agar penelitian dan PkM tidak berhenti pada aspek pelaksanaan, tetapi mampu menghasilkan dampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, kesehatan, olahraga, serta masyarakat. Upaya ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penguatan kualitas pendidikan, penelitian, serta kontribusi akademik terhadap peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Scroll to Top