HIMA IKOR FPOK UPI Gelar Social Project di Panti Asuhan Darul Arqom sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Bandung, 22 Juni 2026 – Himpunan Mahasiswa Ilmu Keolahragaan (HIMA IKOR) FPOK UPI menyelenggarakan kegiatan Social Project pada Minggu, 21 Juni 2026, bertempat di Panti Sosial Asuhan Anak Darul Arqom, Bandung. Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi kepedulian sosial mahasiswa terhadap masyarakat, khususnya anak-anak panti asuhan, melalui berbagai aktivitas yang bertujuan mempererat silaturahmi, berbagi kebahagiaan, serta menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.

Kegiatan Social Project diikuti oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan yang tergabung dalam HIMA IKOR FPOK UPI. Selama kegiatan berlangsung, peserta berinteraksi secara langsung dengan anak-anak panti melalui berbagai kegiatan edukatif, rekreatif, dan kebersamaan yang dirancang untuk menciptakan suasana hangat dan penuh makna. Kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi sarana berbagi, tetapi juga membangun hubungan sosial yang positif dengan lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengembangkan kepekaan sosial serta memahami pentingnya kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat. Social Project menjadi salah satu wadah pembelajaran di luar kelas yang memungkinkan mahasiswa mengaplikasikan nilai-nilai kepemimpinan, kerja sama, komunikasi, dan empati dalam situasi nyata.

Selain memberikan manfaat bagi anak-anak panti asuhan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen organisasi mahasiswa dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Dengan terjun langsung ke tengah masyarakat, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan sosial di sekitarnya.

Kegiatan Social Project juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya menciptakan lingkungan sosial yang mendukung kesejahteraan anak, serta SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kepedulian sosial dan kolaborasi antara mahasiswa dengan lembaga sosial masyarakat.

Scroll to Top