
Bandung, 22 Juni 2026 — Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) KEMA FPOK Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan Sidang Umum pada 19–21 Juni 2026 bertempat di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UPI. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut menjadi forum tertinggi dalam mekanisme organisasi kemahasiswaan untuk membahas evaluasi, pertanggungjawaban, serta arah kebijakan organisasi demi mewujudkan tata kelola kemahasiswaan yang lebih baik dan berkelanjutan.
Sidang Umum diikuti oleh unsur perwakilan mahasiswa yang terlibat dalam struktur kelembagaan KEMA FPOK. Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mengikuti berbagai agenda persidangan yang mencakup penyampaian laporan, pembahasan program kerja, evaluasi pelaksanaan kegiatan organisasi, serta penyusunan rekomendasi strategis bagi pengembangan organisasi kemahasiswaan di lingkungan FPOK UPI.
Ketua pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa Sidang Umum merupakan wadah demokratis yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi, melakukan pengawasan terhadap jalannya organisasi, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan. Melalui forum ini, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kepemimpinan, dan pengambilan keputusan secara kolektif.
Selain menjadi sarana evaluasi, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat budaya organisasi yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Berbagai masukan serta rekomendasi yang dihasilkan dalam sidang diharapkan dapat menjadi landasan dalam meningkatkan kualitas program kerja organisasi kemahasiswaan pada periode berikutnya sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi mahasiswa FPOK UPI.
Pelaksanaan Sidang Umum turut mencerminkan komitmen mahasiswa dalam mendukung nilai-nilai tata kelola yang baik dan penguatan institusi. Hal tersebut sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 16, yaitu Peace, Justice and Strong Institutions, melalui pengembangan organisasi yang demokratis, transparan, serta mendorong partisipasi aktif seluruh anggota dalam proses pengambilan keputusan.
