Kuliah Umum Analisis Zat Gizi Hadirkan Narasumber BRIN di Auditorium FPOK UPI

Bandung, 9 April 2026 — Program Studi Gizi Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum Mata Kuliah Analisis Zat Gizi yang bertempat di Auditorium FPOK UPI. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Satriyo Krido Wahono, PhD., dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dengan tujuan memberikan wawasan mendalam kepada mahasiswa terkait analisis zat gizi dalam konteks keilmuan dan penelitian terkini.

Kegiatan kuliah umum ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Gizi FPOK UPI serta civitas akademika lainnya. Dalam pemaparannya, narasumber menyampaikan materi yang komprehensif mengenai metode analisis zat gizi, perkembangan teknologi dalam bidang gizi, serta penerapannya dalam riset dan industri. Penyampaian materi berlangsung interaktif, ditandai dengan antusiasme peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab.

Penyelenggaraan kuliah umum ini bertujuan untuk memperkaya pengetahuan mahasiswa, khususnya dalam memahami konsep dan praktik analisis zat gizi secara lebih aplikatif dan berbasis riset. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan mahasiswa pada perkembangan terbaru di dunia penelitian gizi, sehingga mampu meningkatkan kompetensi akademik dan profesional mereka di masa depan.

Melalui kegiatan ini, Prodi Gizi FPOK UPI berharap mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis, serta memiliki kesiapan dalam menghadapi tantangan di bidang gizi dan kesehatan masyarakat. Kuliah umum ini juga diharapkan dapat mendorong kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga penelitian seperti BRIN dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan.

Secara lebih luas, kegiatan ini sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada poin kesehatan yang baik dan kesejahteraan (Good Health and Well-being) serta pendidikan berkualitas (Quality Education). Melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pemahaman gizi yang lebih baik, diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Scroll to Top