
Bandung, 9 Februari 2026 — Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Pusat Pendidikan Jasmani Militer Dinas Jasmani TNI Angkatan Darat (Pusdikjas Disjasad TNI AD). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat FPOK UPI dan menjadi bagian dari penguatan sinergi kelembagaan dalam pengembangan pendidikan dan pelatihan jasmani.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan FPOK UPI Prof. Dr. Komarudin, M.Pd., para Wakil Dekan, para Ketua Program Studi, serta Kepala Seksi di lingkungan FPOK. Dari pihak Pusdikjas Disjasad TNI AD hadir Komandan Pusdikjas Disjasad Kolonel Inf. Eko Paskah H.N., S.E., beserta jajaran. Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan sebagai tindak lanjut dari kunjungan resmi Pusdikjas Disjasad ke FPOK UPI.
Kerja sama ini bertujuan untuk mendukung Rencana Program Pusdikjas Disjasad Tahun Anggaran 2026, sekaligus membahas rencana pengoperasian Program Studi Pendidikan Pertama (Dikpa) Manajemen Tahun Anggaran 2026. Melalui kolaborasi ini, kedua belah pihak diharapkan dapat saling memperkuat dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan jasmani, olahraga, dan manajemen pelatihan.

Dalam sambutannya, Dekan FPOK UPI menyampaikan bahwa kerja sama dengan institusi militer merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring kemitraan serta meningkatkan relevansi akademik dengan kebutuhan dunia kerja dan pengabdian kepada negara. Sementara itu, Komandan Pusdikjas Disjasad TNI AD menegaskan pentingnya dukungan akademik dari perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan jasmani di lingkungan TNI AD.
Melalui perjanjian kerja sama ini, FPOK UPI dan Pusdikjas Disjasad TNI AD berkomitmen untuk mendorong terciptanya pendidikan berkualitas dan berkelanjutan. Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan lembaga negara dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
