Prodi KFO FPOK UPI Hadirkan Atlet Nasional dan Internasional dalam Guest Lecture 2025

Bandung, 2 Desember 2025 — Program Studi Kepelatihan Fisik Olahraga (KFO), Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture 2025 sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi dan wawasan profesional mahasiswa di bidang keolahragaan. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan FPOK UPI dan diikuti oleh mahasiswa KFO lintas angkatan.

Guest Lecture 2025 menghadirkan empat atlet nasional dan internasional yang telah berkiprah di level prestasi dan kepelatihan, yaitu Defia Rosmania (Taekwondo), Edwin Ginanjar Rudiana (Dayung), Revo Priliandro (Hoki), dan Selvianti Devi Hidayat (Dayung). Para narasumber berbagi pengalaman terkait perjalanan karier, proses pembinaan prestasi, serta tantangan profesional sebagai atlet dan pelatih di era olahraga modern.

Dekan FPOK UPI, Prof. Dr. Komarudin, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Prodi KFO dalam menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman langsung dari para praktisi dan atlet berprestasi.

“Pembelajaran di perguruan tinggi tidak cukup hanya berbasis teori. Mahasiswa perlu membuka wawasan melalui pengalaman nyata para praktisi dan atlet juara agar memiliki gambaran utuh tentang dunia profesional olahraga,” ujar Prof. Komarudin.

Ia menambahkan bahwa perkembangan teknologi dan dinamika industri olahraga menuntut mahasiswa memiliki kemampuan personal, interpersonal, serta adaptif terhadap perubahan.

“Seorang pelatih dan profesional olahraga harus mampu berkomunikasi, membangun relasi, dan memahami karakter generasi atlet saat ini. Kegiatan seperti ini menjadi sarana strategis untuk membekali mahasiswa menghadapi dunia kerja setelah lulus,” tambahnya.

Dosen Prodi KFO, Dr. Mona Fiametta Febrianty, M.Pd., menjelaskan bahwa Guest Lecture 2025 diikuti oleh mahasiswa KFO angkatan 2022 hingga 2025. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan motivasi, memperkuat passion, serta membantu mahasiswa membangun goal setting yang jelas dalam karier keolahragaan.

“Mahasiswa tidak hanya belajar dari keberhasilan, tetapi juga dari proses, kegagalan, dan konsistensi para atlet dalam membangun prestasi. Ini penting untuk membentuk karakter dan profesionalisme calon pelatih maupun praktisi olahraga,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Prodi KFO FPOK UPI menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran kontekstual yang relevan dengan kebutuhan industri olahraga. Sejak berdiri pada tahun 2019, Prodi KFO menjadi satu-satunya program studi Kepelatihan Fisik Olahraga di Indonesia dan secara konsisten menjaga kualitas pendidikan dengan jumlah mahasiswa yang terkontrol.

Pelaksanaan Guest Lecture 2025 juga selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  • SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan pendidikan berkualitas berbasis praktik dan pengalaman nyata,
  • SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui penguatan ekosistem olahraga dan gaya hidup aktif,
  • SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) dengan membekali mahasiswa kompetensi profesional untuk memasuki dunia kerja industri olahraga.

Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan dalam mendukung visi FPOK UPI sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia olahraga yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

Scroll to Top