Bandung, 25 September 2025 – Prestasi membanggakan kembali diraih dunia olahraga Indonesia melalui tangan dingin dosen Program Studi Kepelatihan Fisik Olahraga (KFO), Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Di bawah bimbingan Bapak Dede Rohmat Nurjaya, M.Pd., atlet dayung nasional Rafiq Wijdan Yasir, alumni KFO angkatan 2019, berhasil menorehkan sejarah baru dengan meraih medali perak (silver) pada ajang World Rowing Championship 2025 kategori Lightweight Men’s Double Sculls (LM2X) di Shanghai, China. 🥈
Pencapaian ini menjadi medali pertama yang pernah diraih tim Indonesia di kejuaraan dunia cabang olahraga dayung, menandai tonggak sejarah penting bagi olahraga air Tanah Air.
Rafiq bukanlah atlet yang lahir dari tradisi dayung. Ia justru memulai perjalanan dari nol, tanpa kemampuan berenang dan tanpa pengalaman mendayung ketika pertama kali masuk KFO UPI. Berawal dari latihan menggunakan mesin Ergo Rowing di kampus Padasuka, Rafiq menapaki kariernya langkah demi langkah, hingga akhirnya menembus Pelatda Jawa Barat dan kemudian Tim Pelatnas Indonesia.
Di balik kisah sukses tersebut, ada sosok Dede Rohmat Nurjaya, dosen sekaligus pelatih nasional dayung yang dikenal berdedikasi tinggi dalam membina atlet muda. Dengan pendekatan ilmiah dan disiplin khas FPOK UPI, beliau berhasil mengarahkan potensi Rafiq menjadi prestasi tingkat dunia.
“Rafiq adalah bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan pembinaan yang tepat dapat mengubah seseorang dari pemula menjadi juara dunia. Kami di FPOK UPI bangga memiliki pembina seperti Pak Dede yang terus konsisten mencetak atlet berprestasi,” ujar Prof. Dr. Komarudin, M.Pd., Dekan FPOK UPI.
Prestasi ini sekaligus mencerminkan kontribusi nyata FPOK UPI terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama:
- SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui pembinaan olahraga berbasis kesehatan dan kebugaran,
- SDG 4 (Quality Education) dengan pendidikan kepelatihan yang aplikatif dan berorientasi prestasi, serta
- SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) dengan mencetak pelatih dan atlet profesional yang mampu bersaing secara global.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa FPOK UPI tidak hanya melahirkan pendidik olahraga, tetapi juga pelatih nasional berkelas dunia yang membawa Indonesia menuju panggung kehormatan internasional. 🌍🚣♂️

