
Bandung, 4 November 2026 – Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Praktik Keperawatan Komprehensif Program Studi Keperawatan Angkatan 2023 pada Selasa (3/11/2026) yang dihadiri juga oleh Dekan FPOK UPI Prof. Dr. Komarudin, M.Pd. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan FPOK UPI ini bertujuan mempersiapkan pelaksanaan praktik keperawatan komprehensif melalui koordinasi dan penguatan kerja sama dengan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan sebagai mitra praktik mahasiswa.
Rapat koordinasi ini melibatkan sejumlah pemangku kepentingan dari berbagai instansi pelayanan kesehatan, yaitu Kelurahan Isola Kota Bandung, UPTD Puskesmas Ledeng Kota Bandung, Rumah Sakit TK. II 03.05.01 Dustira, serta RSUD Cibabat Kota Cimahi. Keterlibatan berbagai institusi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendukung penyelenggaraan praktik klinik mahasiswa.
Dalam koordinasi tersebut, unsur yang diundang mencakup pimpinan dan tenaga kesehatan dari masing-masing institusi, termasuk kepala puskesmas, lurah, kepala instalasi, kepala ruangan, koordinator, serta Clinical Instructor/Preceptor dari berbagai unit pelayanan. Beberapa unit yang terlibat di antaranya ruang maternitas, gawat darurat, ICU, ICCU, hemodialisa, serta berbagai ruang perawatan lainnya. Keterlibatan para pembimbing klinik diharapkan dapat mendukung proses pendampingan dan pembelajaran mahasiswa selama menjalani praktik di lapangan.
Pelaksanaan praktik keperawatan komprehensif merupakan bagian penting dari proses pendidikan mahasiswa keperawatan untuk mengintegrasikan pengetahuan teoretis dengan keterampilan klinis dan pengalaman pelayanan kesehatan secara langsung. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas dalam memberikan asuhan keperawatan sesuai dengan kebutuhan pasien dan kondisi lingkungan pelayanan kesehatan.
Selain itu, koordinasi dengan berbagai mitra institusi diharapkan dapat memperkuat kesamaan pemahaman mengenai pelaksanaan praktik, mekanisme pendampingan mahasiswa, serta peran masing-masing pihak dalam menciptakan lingkungan pembelajaran klinik yang efektif, profesional, dan berorientasi pada mutu pelayanan kesehatan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pembelajaran berbasis pengalaman dan praktik profesional, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan institusi pelayanan kesehatan.
