S1 Prodi Ilmu Keolahragaan
Program Studi Ilmu Keolahragaan adalah bidang pendidikan yang berfokus pada kajian ilmiah dan penerapan praktis aktivitas fisik, olahraga, dan kebugaran jasmani untuk meningkatkan kesehatan, prestasi, serta kualitas hidup manusia. Program studi ini mempelajari berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan olahraga, seperti fisiologi olahraga, biomekanika, anatomi, psikologi olahraga, sosiologi olahraga, serta manajemen dan kepelatihan olahraga. Ilmu Keolahragaan tidak hanya menitikberatkan pada aspek fisik, tetapi juga pada aspek mental, sosial, dan edukatif dalam aktivitas olahraga.
Tujuan utama dari program studi ini adalah untuk menghasilkan tenaga profesional di bidang keolahragaan yang memiliki kemampuan dalam perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengembangan aktivitas olahraga dan kebugaran, baik untuk tujuan kesehatan, rekreasi, maupun prestasi.
Tujuan Program Studi Ilmu Keolahragaan
Program Studi Ilmu Keolahragaan bertujuan untuk:
- Mempersiapkan tenaga profesional yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam bidang olahraga, kebugaran jasmani, dan aktivitas fisik untuk mendukung kesehatan dan performa individu maupun masyarakat.
- Mengembangkan kemampuan praktis dalam perencanaan dan pelaksanaan latihan fisik, pengukuran kebugaran jasmani, serta evaluasi performa olahraga.
- Mendorong kemampuan penelitian dan pengembangan di bidang keolahragaan guna meningkatkan kualitas program olahraga, kebijakan kesehatan, serta pembinaan olahraga yang berkelanjutan.
Prospek Karir
Lulusan Program Studi Ilmu Keolahragaan memiliki peluang karir yang luas di berbagai sektor, antara lain:
- Instruktur Kebugaran dan Personal Trainer: Bekerja di pusat kebugaran, klub olahraga, atau secara mandiri untuk merancang dan membimbing program latihan fisik.
- Pelatih Olahraga: Melatih atlet atau tim olahraga di berbagai cabang olahraga, baik di tingkat sekolah, klub, maupun profesional.
- Tenaga Keolahragaan di Institusi Pendidikan: Berperan dalam pengembangan dan pelaksanaan program olahraga dan aktivitas fisik di sekolah atau perguruan tinggi.
- Konsultan Olahraga dan Kebugaran: Memberikan konsultasi terkait aktivitas fisik, kebugaran, dan gaya hidup aktif bagi masyarakat atau institusi.
- Peneliti Ilmu Keolahragaan: Melakukan penelitian dalam bidang olahraga dan aktivitas fisik untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan olahraga.
- Manajer dan Pengelola Program Olahraga: Mengelola kegiatan, fasilitas, dan program olahraga di lembaga pemerintah, swasta, atau organisasi olahraga.
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Pendidikan Jasmani merupakan Program Studi yang dibina oleh Departemen Pendidikan Olahraga. Dibentuknya Program Studi PGSD Pendidikan Jasmani ini berdasarkan SK Rektor Universitas Pendidikan Indonesia, Nomor: 2448/J33/PP.03.02/2006.
Program Studi PGSD saat ini terakreditasi oleh DIKTI dan memperoleh nilai Akreditasi A dari BAN PT, KEMENRISTEKDIKTI, pada tahun 2017, dengan Keputusan BAN PT No. 4486/SK/BAN-PT/Akred/S/XI/2017. Dengan status Akreditasi A ini prodi PGSD Penjas memiliki kewajiban untuk meningkatkan kualitas layanannya karena sudah memenuhi standar kelayakan untuk menyelenggarakan tugas-tugas tambahan lain yang juga melekat dalam kewenangan prodi berkualifikasi Akreditasi A.
Prodi PGSD PENJAS saat ini memiliki kualifikasi dosen yang cukup membanggakan, dengan 8 orang berkualifikasi S2 dan 4 orang berkualifikasi S3. Dalam hal sarana dan prasarana, prodi PGSD masih belum mengalami perubahan signifikan, mengingat peralatan yang dimiliki prodi PGSD masih identik dengan peralatan lama; yaitu sekitar 80% nya masih berupa peralatan olahraga yang berstandard nasional dan internasional, sementara peralatan pembelajaran Penjasorkes di SD idealnya berupa peralatan Penjas yang memenuhi prinsip Developmentally Appropriate Practice (DAP), agar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan siswa. Dengan demikian, peralatan pembelajaran pun masih dikategorikan Inappropriate, sehingga belum memberikan gambaran utuh kepada para mahasiswa calon guru tentang Penjas SD yang sesungguhnya.Program studi PGSD Pendidikan Jasmani, merupakan pecahan dari Jurusan Pendidikan Olahraga (POR) yang pada awalnya hanya membawahi prodi PJKR. Dengan keyakinan bahwa Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan di SD (Sekolah Dasar) memiliki nuansa yang berbeda dari PJOK di sekolah lanjutan, maka pendirian prodi PGSD benar-benar dipandang perlu. Perbedaan yang melekat kepada pendirian prodi PGSD ini bersentuhan kuat dengan perlunya peletakkan dasar yang kokoh pada pembentukan fundasi dari sisi konten berupa gerak dasar fundamental untuk meningkatkan literasi fisikal (physical literacy) anak serta pembentukan kebiasaan hidup sehat dan aktif, yang perlu dikombinasi dengan cara-cara penyampaian dalam pola pengasuhan yang membangun, membentuk serta memberi rupa pada psikologi dan mental anak. Atas dasar pertimbangan pedagogis, filosofis serta sosiologis itulah, maka prodi PGSD didirikan, dan keberadaannya tentu perlu didasari oleh hadirnya kurikulum pendidikan guru yang tepat.
VISI
Menjadi Prodi yang pelopor dan unggul dalam Pengembangan IPTEK dan SDM Keolahragaan pada Era Revolusi Industri 5.0.
MISI
1. Mengembangkan IPTEK Keolahragaan yang relevan dengan kebutuhan stakeholder.
2. Menyelenggarakan pendidikan untuk mengembangkan SDM keolahragaan yang berbasis pada perkembangan IPTEK.
3. Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berbasis IPTEK dan kebutuhan masyarakat di era revolusi Industri 5.0.
4. Membangun jejaring, kemitraan dan kerja sama dengan berbagai pihak dalam kegiatan akademik maupun non-akademik di bidang IPTEK keolahragaan.
TUJUAN
1. Menghasilkan sarjana olahraga yang memiliki kompetensi sebagai analis keolahragaan yang dapat bekerja di instansi pemerintah atau swasta yang membidangi keolahragaan.
2. Menghasilkan sarjana olahraga yang memiliki kompetensi sebagai asisten peneliti keolahragaan yang dapat bekerja di instansi pemerintah atau swasta bidang keolahragaan
3. Menghasilkan sarjana olahraga yang memiliki kompetensi sebagai konsultan kebugaran yang dapat bekerja di pusat kebugaran.
4. Menghasilkan sarjana olahraga yang memiliki kompetensi sebagai Tenaga ahli Kesehatan Non-Medis Bidang Keolahragaan.
5. Menghasilkan sarjana olahraga yang memiliki kompetensi sebagai Pembina Kegiatan Keolahragaan yang dapat mengelola pelaksanaan kegiatan olahraga masyarakat, prestasi dan pendidikan.
SASARAN STRATEGIS
1. Peningkatan mutu calon mahasiswa dan peminatan internasional. Mutu mahasiswa baru perlu menjadi perhatian untuk meningkatkan kualitas lulusan. Strategi yang tepat perlu dirancang dan dilakukan secara sistematis. Pemanfaatan alumni, penyebaran leaflet, pengelolaan website, serta pengembangan kerja sama dan jejaring merupakan beberapa strategi promosi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan jumlah peminat khususnya di Program Studi S1 Ilmu Keolahragaan.
2. Peningkatan dan pengendalian mutu lulusan di difokuskan pada pemenuhan persyaratan akademik dan profesi internasional Mutu lulusan menjadi faktor penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di S1 Ilmu Keolahragaan. Untuk itu diperlukan mengevaluasi lulusan yang telah sudah bekerja. Upaya ini perlu terus ditingkatkan agar standar yang berorientasi pada kualitas difokuskan pada pemenuhan persyaratan akademik dan profesi internasional. Melalui benchmarking ke berbagai perguruan menjadi salah satu upaya mempercepat terwujudnya visi FPOK UPI untuk memperluas pengakuan internasional.
Peningkatan efektivitas masa studi mahasiswa Proses ini dilakukan melalui proses pembimbingan dan pembinaan mahasiswa, peningkatan akses mahasiswa terhadap sumber belajar, serta meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap aturan drop out. Diharapkan melalui proses ini para mahasiswa di S1 Ilmu Keolahragaan dalam mengoptimalkan mahasiswa lulus tepat waktu.
STRUKTUR ORGANISASI

PEMBAGIAN TUGAS DAN WEWENANG
- Setiap dosen memiliki tugas utama: pengajaran, penelitian, PkM.
- Penugasan tambahan dilakukan melalui SK Kaprodi:
– Penanggung jawab kurikulum.
– Pembimbing mahasiswa (skripsi/ PKM/ kompetisi).
– Editor dan reviewer jurnal
Profile Dosen
PROFIL MAHASISWA
- Sertifikat Kompetensi Mahasiswa
- Publikasi Ilmiah Mahasiswa
- Paten Mahasiswa
- Daya Tampung Mahasiswa
- Rekap Pendaftar Mahasiswa Baru
DATA LULUSAN
PRESTASI LULUSAN
- Pendidikan (Proses Pembelajaran)
– RPS
– Model pembelajaran (PjBL & Case Study)
– Proses evaluasi pembelajaran
– Magang - Penelitian
– Peta jalan penelitian prodi
– Penelitian dosen
– Output: artikel, konferensi, HKI, paten, prototype
– Hak Cipta Dosen
– Paten Dosen
– Keterlibatan mahasiswa dalam penelitian - Pengabdian kepada Masyarakat (PkM)
– Kegiatan PkM yang relevan dengan keilmuan prodi
– Output PkM
