Pengetesan Atlet SLOMPN UPI Menggunakan Alat K5: Pencapaian Positif Menandai Langkah Menuju Olimpiade 2032

Pengetesan Atlet SLOMPN UPI Menggunakan Alat K5: Pencapaian Positif Menandai Langkah Menuju Olimpiade 2032

Bandung, 29 Februari 2024 – Sentra Latihan Olahragawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melangkah lebih jauh dalam persiapan menuju Olimpiade 2032 dengan menggelar pengetesan atlet menggunakan alat K5 pada hari Rabu dan Kamis, tanggal 28-29 Februari lalu. Pengetesan ini bertujuan untuk melihat perkembangan VO2max dan Anaerobic Threshold atlet-atlet yang berpotensi menjadi bintang olahraga masa depan.

Alat K5 yang digunakan dalam kegiatan ini merupakan Cardio Pulmonary Exercise Test (CPET), yang menjadi salah satu langkah kritis dalam program Development of the Best Olympic Athlete Nation (DBON) yang dicanangkan oleh Sentra Latihan Olahragawan Muda Potensial (SLOMPN) UPI.

Menurut Prof. Dr. Ronald Daniel Ray, Ph.D., tenaga ahli Physiology Exercise SLMPN UPI dan inisiator kegiatan ini, pengetesan menggunakan alat K5 memiliki peran krusial dalam mengukur parameter kesehatan kardiorespirasi atlet. “Dengan alat ini, kita dapat melihat sejauh mana kemampuan tubuh atlet dalam menyerap dan menggunakan oksigen serta menentukan titik batas anaerobik mereka. Ini informasi penting untuk merancang program pelatihan yang lebih efektif dan spesifik bagi setiap atlet,” ungkap Prof. Ronald.

Hasil pengetesan menunjukkan pencapaian yang sangat memuaskan. Hampir setiap atlet menunjukkan peningkatan kondisi kardiorespirasi mereka. Peningkatan ini dianggap sebagai indikasi positif dalam persiapan mereka menuju tingkat kompetisi yang lebih tinggi.

“SLOMPN UPI berkomitmen untuk membantu atlet muda potensial mencapai potensi maksimal mereka. Hasil dari pengetesan ini adalah dorongan besar bagi kami untuk terus mengembangkan program pelatihan yang berfokus pada peningkatan kesehatan kardiorespirasi,” tambah Prof. Ronald.

Dengan prestasi ini, SLOMPN UPI semakin mantap dalam menjalankan program DBON untuk mencetak atlet-atlet unggulan yang mampu bersaing di tingkat internasional. Kegiatan ini tidak hanya menjadi tonggak sejarah bagi UPI, tetapi juga membuka peluang besar bagi atlet-atlet muda Indonesia untuk meraih prestasi gemilang di kancah dunia pada Olimpiade 2032 mendatang.