Inovasi Terbaru di Dunia Dayung: Atlet Tim Nasional Dayung Indonesia Manfaatkan Teknologi USG untuk Analisis Otot

Inovasi Terbaru di Dunia Dayung: Atlet Tim Nasional Dayung Indonesia Manfaatkan Teknologi USG untuk Analisis Otot

Bandung, 17 Februari 2024 – Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menjadi saksi eksperimen inovatif yang dilakukan oleh atlet Timnas Dayung Indonesia. Pada tanggal 17 Februari 2024, para atlet memanfaatkan teknologi baru berupa alat ultrasound khusus untuk menganalisis aktivitas slow twitch dan fast twitch pada otot tanpa perlu melibatkan proses biopsi yang umumnya bersifat invasif.

Alat ultrasound ini dikhususkan untuk melihat aktivitas otot dengan teknik tertentu, memungkinkan para pelatih dan dokter tim untuk mengidentifikasi otot mana yang dominan dalam aktivitas slow twitch (berwarna merah) atau fast twitch (berwarna putih). Bagian-bagian tubuh yang difokuskan meliputi biceps, triceps, rectus femoris, vastus lateralis, dan vastus medialis, yang menjadi area kritis bagi atlet dayung nomor kano dan rowing.

Salah satu keunggulan utama dari penggunaan teknologi ini adalah kemampuannya untuk memberikan gambaran real-time tentang kondisi otot, tanpa perlu melakukan tindakan biopsi yang umumnya dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan memerlukan waktu pemulihan yang cukup lama. Ini menjadi langkah terobosan yang signifikan dalam pemantauan dan evaluasi kesehatan otot atlet.

Sebagai bagian dari eksperimen ini, atlet diminta untuk menjalani tes vertical jump dan medicine ball throw, dua metode umum yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan daya tahan otot. Hasil dari tes ini akan dibandingkan dengan data yang diperoleh dari alat ultrasound. Diharapkan bahwa korelasi antara hasil uji ultrasound dan hasil tes power akan memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang kondisi fisik para atlet.

Dokter tim dan pelatih berharap bahwa inovasi ini dapat membantu meningkatkan pemahaman mereka tentang bagaimana otot bekerja selama latihan dan persiapan kompetisi. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang karakteristik otot, pelatih dapat merancang program pelatihan yang lebih terpersonalisasi dan efektif, memberikan atlet keunggulan tambahan dalam prestasi mereka di tingkat nasional maupun internasional.

Eksperimen yang dilakukan di RSHS Bandung ini mencerminkan komitmen Timnas Dayung Indonesia dalam mengadopsi teknologi terbaru untuk meningkatkan kinerja atlet dan meraih prestasi gemilang di panggung internasional.