Rapat Monitoring Tata Kelola dan Gizi SLOMPN UPI Tahun 2024: Evaluasi Kinerja dan Rencana Pelatihan Karyawan

Rapat Monitoring Tata Kelola dan Gizi SLOMPN UPI Tahun 2024: Evaluasi Kinerja dan Rencana Pelatihan Karyawan

Pada tanggal 15 Maret 2024, di Ruang Rapat Utama Kantor Pusat, Sentra Latihan Olahragawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar rapat monitoring tata kelola dan gizi dengan agenda utama membahas kinerja bulan Februari 2024 serta merencanakan pelatihan karyawan yang akan datang.

Rapat tersebut dipimpin oleh Bapak Arief sebagai Ketua Rapat dan dihadiri oleh Ibu Sari sebagai Sekretaris, Pak Budi dari Divisi Keuangan, Bu Maya dari Divisi Pemasaran, dan Pak Dedi dari Divisi Produksi.

Dalam pembahasan kinerja bulan Februari 2024, masing-masing divisi menyampaikan capaian target dan kendala yang dihadapi. Divisi Keuangan berhasil mencapai target penjualan, namun mengalami kendala dalam pengelolaan biaya produksi. Di sisi lain, Divisi Pemasaran perlu memperkuat strategi pemasaran produk baru.

Selain itu, rapat juga membahas rencana pelatihan karyawan yang direncanakan akan dilaksanakan selama 3 hari pada bulan April mendatang. Materi pelatihan akan mencakup manajemen waktu, komunikasi efektif, dan keterampilan kepemimpinan.

Pengumuman penting juga disampaikan dalam rapat, termasuk mengenai perubahan struktur organisasi untuk meningkatkan efisiensi serta pembaruan kebijakan terkait cuti dan izin.

Rapat berlangsung dengan lancar dan aktifitas kontribusi dari semua peserta. Notula hasil rapat akan disebar melalui email dan grup chat untuk keperluan informasi lebih lanjut kepada seluruh anggota SLOMPN UPI.

Rapat Evaluasi Anggaran Belanja SLOMPN UPI Tahun 2024: Fokus pada Peralatan dan Pengurus

Rapat Evaluasi Anggaran Belanja SLOMPN UPI Tahun 2024: Fokus pada Peralatan dan Pengurus

Bandung, 4 Maret 2024 – Hari Senin tanggal 4 Maret 2024, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar rapat yang membahas Rencana Anggaran Belanja (RAB) Sentra Latihan Olahragawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN) UPI untuk tahun 2024. Rapat ini dipimpin oleh Dra. Rohayati, M.M., dan dihadiri oleh para pelatih SLOMPN, tenaga pendukung dan pengelola, serta Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) di lingkungan UPI.

Kegiatan rapat dimulai dengan pembukaan yang mengingatkan pada hasil monitoring dan evaluasi pengadaan peralatan SLOMPN UPI tahun 2023 yang telah dilaksanakan sebelumnya pada tanggal 23 Februari 2024. Prof. Dr. Komarudin, M.Pd. menyampaikan beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain perlunya surat keterangan untuk usulan peralatan dan penambahan pengurus SLOMPN UPI.

Selanjutnya, Dra. Rohayati, M.M. menyampaikan keputusan untuk menghentikan sementara program les bahasa Inggris setelah dilaksanakan dua kali pertemuan karena belum adanya keputusan terkait program tersebut dari pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Eliya Milka Eni juga menyoroti perlunya penjelasan terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari teknisi panahan agar proses latihan dapat berjalan dengan baik.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan pembahasan draft RAB SLOMPN Tahun 2024 dari setiap divisi. Setiap peserta berkontribusi dalam menyusun rencana anggaran belanja untuk tahun mendatang. Kegiatan ditutup oleh Dra. Rohayati, M.M. pada pukul 16.00 WIB.

Rapat ini menjadi langkah awal dalam perencanaan anggaran belanja untuk mendukung program dan kegiatan SLOMPN UPI tahun 2024, menunjukkan komitmen FPOK UPI dalam mengembangkan potensi olahragawan muda di Indonesia.

Pengetesan Atlet SLOMPN UPI Menggunakan Alat K5: Pencapaian Positif Menandai Langkah Menuju Olimpiade 2032

Pengetesan Atlet SLOMPN UPI Menggunakan Alat K5: Pencapaian Positif Menandai Langkah Menuju Olimpiade 2032

Bandung, 29 Februari 2024 – Sentra Latihan Olahragawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melangkah lebih jauh dalam persiapan menuju Olimpiade 2032 dengan menggelar pengetesan atlet menggunakan alat K5 pada hari Rabu dan Kamis, tanggal 28-29 Februari lalu. Pengetesan ini bertujuan untuk melihat perkembangan VO2max dan Anaerobic Threshold atlet-atlet yang berpotensi menjadi bintang olahraga masa depan.

Alat K5 yang digunakan dalam kegiatan ini merupakan Cardio Pulmonary Exercise Test (CPET), yang menjadi salah satu langkah kritis dalam program Development of the Best Olympic Athlete Nation (DBON) yang dicanangkan oleh Sentra Latihan Olahragawan Muda Potensial (SLOMPN) UPI.

Menurut Prof. Dr. Ronald Daniel Ray, Ph.D., tenaga ahli Physiology Exercise SLMPN UPI dan inisiator kegiatan ini, pengetesan menggunakan alat K5 memiliki peran krusial dalam mengukur parameter kesehatan kardiorespirasi atlet. “Dengan alat ini, kita dapat melihat sejauh mana kemampuan tubuh atlet dalam menyerap dan menggunakan oksigen serta menentukan titik batas anaerobik mereka. Ini informasi penting untuk merancang program pelatihan yang lebih efektif dan spesifik bagi setiap atlet,” ungkap Prof. Ronald.

Hasil pengetesan menunjukkan pencapaian yang sangat memuaskan. Hampir setiap atlet menunjukkan peningkatan kondisi kardiorespirasi mereka. Peningkatan ini dianggap sebagai indikasi positif dalam persiapan mereka menuju tingkat kompetisi yang lebih tinggi.

“SLOMPN UPI berkomitmen untuk membantu atlet muda potensial mencapai potensi maksimal mereka. Hasil dari pengetesan ini adalah dorongan besar bagi kami untuk terus mengembangkan program pelatihan yang berfokus pada peningkatan kesehatan kardiorespirasi,” tambah Prof. Ronald.

Dengan prestasi ini, SLOMPN UPI semakin mantap dalam menjalankan program DBON untuk mencetak atlet-atlet unggulan yang mampu bersaing di tingkat internasional. Kegiatan ini tidak hanya menjadi tonggak sejarah bagi UPI, tetapi juga membuka peluang besar bagi atlet-atlet muda Indonesia untuk meraih prestasi gemilang di kancah dunia pada Olimpiade 2032 mendatang.

Evaluasi dan Progres Monev Pengadaan Peralatan SLOMPN UPI 2023: Sinergi Tim Pendukung Menyongsong Prestasi Masa Depan

Evaluasi dan Progres Monev Pengadaan Peralatan SLOMPN UPI 2023: Sinergi Tim Pendukung Menyongsong Prestasi Masa Depan

Bandung, 23 Februari 2024 – Sentra Latihan Olahragawan Muda Potensial (SLOMPN) UPI melangsungkan rapat evaluasi hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) terkait dengan pengadaan peralatan pada tahun 2023. Rapat ini juga menjadi ajang untuk melaporkan kegiatan tiap divisi tim pendukung, yang terdiri dari tim pelatih, tenaga pendukung (biomechanics, nutrition, physiology exercise, psychology, nursing, masseur, dan therapist), serta pengelola SLOMPN UPI, yang melibatkan Kepala Biro Sarana Prasarana UPI dan Kepala UKPBJ UPI.

Sinergi Divisi Tim Pendukung SLOMPN UPI:

Rapat ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan SLOMPN UPI, tim pelatih yang bertanggung jawab atas pembinaan atlet, serta tim pendukung yang mendukung aspek-aspek kesehatan dan kesiapan atlet.

Hasil Monev Pengadaan Peralatan:

Pengadaan peralatan tahun 2023 dilakukan untuk meningkatkan fasilitas dan mendukung kelancaran latihan atlet. Setelah proses Monev, diperoleh hasil positif terkait dengan kualitas dan keberlanjutan penggunaan peralatan tersebut. Peralatan olahraga terkini telah memberikan kontribusi besar dalam pengembangan potensi atlet.

Laporan Kegiatan Tiap Divisi:

Setiap divisi tim pendukung memberikan laporan kegiatan yang mencakup aspek-aspek seperti:

  1. Tim Pelatih: Memaparkan progres dan evaluasi perkembangan atlet dalam berbagai cabang olahraga.
  2. Tenaga Pendukung: Menyoroti upaya dalam memastikan kondisi fisik, gizi, dan kesehatan mental atlet tetap optimal.
  3. Pengelola SLOMPN UPI: Menjelaskan pengelolaan sumber daya dan keberlanjutan program SLOMPN.

Sinergi untuk Masa Depan:

Ketua SLOMPN UPI, menyatakan, “Rapat ini adalah bentuk sinergi dan komitmen tim pendukung untuk mencetak atlet muda potensial yang berkualitas dan berprestasi. Pengadaan peralatan yang optimal dan laporan kegiatan yang terstruktur adalah langkah awal menuju pencapaian prestasi maksimal.”

Langkah-Langkah Selanjutnya:

Rapat menghasilkan berbagai rekomendasi untuk perbaikan dan pengembangan di masa mendatang. Langkah-langkah selanjutnya akan mencakup peningkatan kualitas latihan, pembinaan atlet, dan pemanfaatan sumber daya secara efisien.

Dengan kerja sama erat antara tim pelatih, tenaga pendukung, dan pengelola, SLOMPN UPI menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi atlet unggul yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Inovasi Terbaru di Dunia Dayung: Atlet Tim Nasional Dayung Indonesia Manfaatkan Teknologi USG untuk Analisis Otot

Inovasi Terbaru di Dunia Dayung: Atlet Tim Nasional Dayung Indonesia Manfaatkan Teknologi USG untuk Analisis Otot

Bandung, 17 Februari 2024 – Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menjadi saksi eksperimen inovatif yang dilakukan oleh atlet Timnas Dayung Indonesia. Pada tanggal 17 Februari 2024, para atlet memanfaatkan teknologi baru berupa alat ultrasound khusus untuk menganalisis aktivitas slow twitch dan fast twitch pada otot tanpa perlu melibatkan proses biopsi yang umumnya bersifat invasif.

Alat ultrasound ini dikhususkan untuk melihat aktivitas otot dengan teknik tertentu, memungkinkan para pelatih dan dokter tim untuk mengidentifikasi otot mana yang dominan dalam aktivitas slow twitch (berwarna merah) atau fast twitch (berwarna putih). Bagian-bagian tubuh yang difokuskan meliputi biceps, triceps, rectus femoris, vastus lateralis, dan vastus medialis, yang menjadi area kritis bagi atlet dayung nomor kano dan rowing.

Salah satu keunggulan utama dari penggunaan teknologi ini adalah kemampuannya untuk memberikan gambaran real-time tentang kondisi otot, tanpa perlu melakukan tindakan biopsi yang umumnya dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan memerlukan waktu pemulihan yang cukup lama. Ini menjadi langkah terobosan yang signifikan dalam pemantauan dan evaluasi kesehatan otot atlet.

Sebagai bagian dari eksperimen ini, atlet diminta untuk menjalani tes vertical jump dan medicine ball throw, dua metode umum yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan daya tahan otot. Hasil dari tes ini akan dibandingkan dengan data yang diperoleh dari alat ultrasound. Diharapkan bahwa korelasi antara hasil uji ultrasound dan hasil tes power akan memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang kondisi fisik para atlet.

Dokter tim dan pelatih berharap bahwa inovasi ini dapat membantu meningkatkan pemahaman mereka tentang bagaimana otot bekerja selama latihan dan persiapan kompetisi. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang karakteristik otot, pelatih dapat merancang program pelatihan yang lebih terpersonalisasi dan efektif, memberikan atlet keunggulan tambahan dalam prestasi mereka di tingkat nasional maupun internasional.

Eksperimen yang dilakukan di RSHS Bandung ini mencerminkan komitmen Timnas Dayung Indonesia dalam mengadopsi teknologi terbaru untuk meningkatkan kinerja atlet dan meraih prestasi gemilang di panggung internasional.

Pentingnya Menjaga Asupan Makanan dan Minuman Manis untuk Kesehatan Optimal

Pentingnya Menjaga Asupan Makanan dan Minuman Manis untuk Kesehatan Optimal

Kebanyakan dari kita mungkin memiliki kecenderungan untuk menikmati makanan dan minuman manis dalam keseharian. Mulai dari permen, kue, teh manis, hingga minuman bersoda atau cokelat, gula menjadi salah satu sumber energi penting bagi tubuh. Namun, perlu diingat bahwa konsumsi berlebihan dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan, termasuk masalah pada gigi, kadar gula darah, dan masalah berat badan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memberikan rekomendasi bahwa asupan gula seharusnya tidak melebihi 10% dari total energi yang dikonsumsi, setara dengan sekitar 4 sendok makan gula per hari atau sekitar 50 gram per orang. Pembatasan ini diterapkan karena risiko berbagai bahaya kesehatan yang mungkin timbul apabila makanan dan minuman manis dikonsumsi secara berlebihan.

Berikut beberapa bahaya yang dapat diakibatkan oleh konsumsi berlebihan makanan dan minuman manis:

1. Obesitas Terlalu banyak gula dalam tubuh dapat meningkatkan risiko resistensi leptin, sebuah protein yang berperan dalam mengatur rasa lapar dan kenyang. Resistensi leptin dapat membuat seseorang terus merasa lapar, memicu makan berlebihan, dan akhirnya menyebabkan peningkatan berat badan, yang merupakan faktor penyebab obesitas.

2. Kolesterol Tinggi dan Penyakit Jantung Konsumsi berlebihan makanan dan minuman manis dapat berkontribusi pada peningkatan kadar LDL (low-density lipoprotein) dan HDL (high-density lipoprotein), yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung karena pembuluh darah dapat menyempit.

3. Kerusakan Gigi Gula pada makanan dan minuman manis menjadi penyebab utama karies gigi. Bakteri dalam plak memanfaatkan gula sebagai sumber energi, dan kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan pada enamel gigi, yang kemudian berkembang menjadi karies.

4. Masalah pada Kulit Konsumsi makanan manis dapat meningkatkan kadar gula darah dan insulin, memicu peningkatan produksi minyak dan peradangan. Hal ini dapat berperan dalam perkembangan jerawat dan masalah kulit lainnya.

5. Risiko Diabetes Konsumsi berlebihan makanan dan minuman manis dapat meningkatkan risiko terkena diabetes, terutama pada individu dengan berat badan berlebih. Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi minuman manis setiap hari dapat meningkatkan risiko diabetes.

6. Penuaan Kulit yang Cepat Makanan dan minuman manis diketahui dapat mempercepat proses penuaan kulit dengan meningkatkan pemecahan serat kolagen melalui proses yang disebut glikasi.

Oleh karena itu, menjaga asupan makanan dan minuman manis setiap harinya menjadi krusial untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Kesadaran akan bahaya konsumsi berlebihan gula perlu ditingkatkan agar masyarakat dapat mengadopsi pola makan yang seimbang dan mendukung kesehatan jangka panjang.

Merokok: Sebuah Pilihan Berbahaya yang Merugikan Kesehatan Tubuh

Merokok: Sebuah Pilihan Berbahaya yang Merugikan Kesehatan Tubuh

Merokok bukan hanya sekadar kebiasaan, tetapi merupakan tindakan berisiko tinggi yang dapat mengancam kesehatan tubuh. Meskipun pengetahuan tentang bahaya merokok sudah umum, kenyataannya masih banyak anak-anak sekolah dasar yang terjebak dalam kebiasaan ini. Studi menunjukkan bahwa mayoritas perokok mulai merokok pada usia yang sangat muda, antara 11 hingga 13 tahun, dengan 85% hingga 95% memulainya sebelum usia 18 tahun.

Merokok bukan hanya berdampak pada perokok aktif, tetapi juga membawa risiko serius bagi perokok pasif, yaitu mereka yang tanpa sengaja menghirup asap rokok. Asap rokok mengandung lebih dari 4.000 bahan kimia, 200 di antaranya bersifat racun, seperti karbon monoksida dan polycyclic aromatic hydrocarbon yang dapat memicu kanker, serta zat seperti tar, benzopyrenes, vinyl chlorida, dan nicotine.

Jenis perokok dibedakan menjadi dua, yaitu perokok aktif dan perokok pasif. Keduanya berpotensi mengalami dampak kesehatan yang serius, termasuk penyakit jantung, kanker paru-paru, dan gangguan pernafasan.

Dampak Merokok bagi Kesehatan

  1. Bagi Perokok Aktif:
    • Penyakit Kardiovaskular: Merokok dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
    • Kanker Paru-paru: Zat-zat berbahaya dalam asap rokok dapat memicu pertumbuhan sel kanker paru-paru.
    • Penyakit Gigi dan Mulut: Merokok dapat menyebabkan masalah gigi, gusi, dan mulut lainnya.
  2. Bagi Perokok Pasif:
    • Kematian Akibat Asap Rokok: Sekitar 1,2 juta orang meninggal setiap tahunnya karena terpapar asap rokok, meskipun mereka bukan perokok aktif.
    • Penyakit Paru-paru dan Kanker: Perokok pasif juga rentan terhadap penyakit paru-paru dan kanker yang disebabkan oleh asap rokok.

Tips Berhenti Merokok

Jika Anda atau orang terdekat Anda ingin berhenti merokok, berikut beberapa tips yang dapat membantu:

  1. Tekad Kuat: Membuat tekad kuat dan komitmen untuk berhenti merokok.
  2. Pengurangan Bertahap: Kurangi jumlah rokok secara perlahan untuk mengurangi ketergantungan.
  3. Menahan Keinginan: Kuatkan diri untuk menahan keinginan merokok dengan berbagai cara.
  4. Olahraga Teratur: Aktivitas fisik dapat membantu mengatasi stres dan mengurangi keinginan merokok.
  5. Dukungan Keluarga: Mintalah dukungan dari keluarga dan teman-teman untuk memberikan motivasi positif.
  6. Berkonsultasi dengan Dokter: Konsultasikan keinginan berhenti merokok dengan dokter untuk mendapatkan panduan dan dukungan medis.

Dengan memahami dampak serius merokok, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan mendorong orang-orang untuk meninggalkan kebiasaan merokok. Ingatlah, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.

Sosialisasi Kebijakan Pelayanan Publik di Lingkungan Kemendikbudristek: Meningkatkan Transparansi dan Partisipasi Masyarakat

Sosialisasi Kebijakan Pelayanan Publik di Lingkungan Kemendikbudristek: Meningkatkan Transparansi dan Partisipasi Masyarakat

 

UPI, 23 Januari 2024 – Sejak hari ini hingga Rabu, 23-24 Januari 2024, Biro Organisasi dan Tata Laksana UPI mengundang seluruh bapak/ibu unit kerja di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek untuk mengikuti acara sosialisasi kebijakan pelayanan publik secara daring melalui platform Zoom acara sosialisasi yang sangat penting bagi seluruh unit kerja di Direktorat Jenderal DiktiRistek, yaitu Sosialisasi Pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) dan Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kemendikbudristek.

Tema acara yang diusung adalah “Meningkatkan Kualitas Layanan melalui SKM dan FKP,” yang menyoroti peran penting survei kepuasan masyarakat dan forum konsultasi publik dalam membangun layanan publik yang lebih responsif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari pejabat Biro Organisasi dan Tata Laksana UPI, yang menegaskan urgensi kebijakan pelayanan publik di era sekarang yang semakin canggih dan dinamis.

Prof. Dr. Diah Natalia M.B.A., Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementrian PANRB, memberikan materi pertama, yang membahas Kebijakan Standar Pelayanan Publik. Dalam presentasinya, Prof. Diah menjelaskan pentingnya standar pelayanan publik sebagai landasan utama dalam memberikan pelayanan yang bermutu tinggi kepada masyarakat.

Materi kedua disampaikan oleh Dian Ayu sebagai Staf Kementerian PANRB, yang membahas Forum Konsultasi Publik. Dalam paparannya, Junaidi Sinaga menggarisbawahi peran FKP sebagai wadah interaktif untuk mendengar aspirasi dan masukan langsung dari masyarakat.

Insan Fahmi, ST., MM., Asisten Deputi Pemberdayaan Partisipasi Masyarakat Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementrian PANRB, memberikan materi terakhir yang menyoroti Sosialisasi Forum Konsultasi Publik (FKP) dan Sosialisasi Survei Kepuasan Masyarakat. Beliau menjelaskan teknis pelaksanaan dan relevansi kedua instrumen tersebut dalam merumuskan kebijakan yang lebih akurat dan sesuai dengan kebutuhan rakyat.

Melalui acara ini, diharapkan seluruh unit kerja di lingkungan Kemendikbudristek dapat memahami dengan lebih baik konsep pelayanan publik yang transparan, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Acara ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap instansi pemerintah.

Acara sosialisasi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang aktif, menunjukkan antusiasme dan partisipasi tinggi dari peserta. Ini mencerminkan keseriusan Kemendikbudristek dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik dan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Diharapkan, hasil dari acara ini dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan di lingkungan Kemendikbudristek.

Poundfit: Sensasi Olahraga Baru yang Meleburkan Aerobik, Yoga, dan Ritme Drum

Poundfit: Sensasi Olahraga Baru yang Meleburkan Aerobik, Yoga, dan Ritme Drum

Dunia kebugaran kembali diramaikan dengan kehadiran olahraga baru yang menggabungkan gerakan aerobik, elemen yoga, dan sentuhan ritme drum, dikenal sebagai Poundfit. Semakin populer di kalangan masyarakat, Poundfit bukan hanya menjadi pilihan para remaja, tetapi juga diminati oleh ibu-ibu yang ingin menjaga kebugaran tubuh dengan cara yang menyenangkan.

Poundfit tidak hanya memberikan manfaat fisik, namun juga memberikan pengalaman sosial yang unik. Dengan sesi berkelompok dan dibimbing oleh instruktur berlisensi yang disebut sebagai Poundpro, Poundfit menjadi alternatif olahraga yang tak hanya efektif tetapi juga menghibur.

Poundfit: Inovasi dari Inspirasi Sebuah Drum

Poundfit pertama kali diperkenalkan pada tahun 2011 di Amerika oleh Cristina Peerenboom dan Kirsten Potenza, dua wanita yang memiliki latar belakang sebagai pemain drum dan atlet universitas. Inspirasi untuk menciptakan Poundfit muncul dari kebosanan mereka terhadap rutinitas olahraga seperti pilates. Dengan menyadari bahwa gerakan bermain drum melibatkan banyak aspek kebugaran, terciptalah Poundfit dengan sentuhan unik menggunakan stik drum, atau yang dikenal sebagai ripstik.

Manfaat Poundfit untuk Tubuh Anda

  1. Membakar Kalori: Poundfit termasuk dalam kategori olahraga aerobik intensitas tinggi yang dapat membakar 300-500 kalori dalam satu sesi satu jam, tergantung pada intensitas latihan, berat badan, dan faktor usia. Sehingga, Poundfit dapat menjadi pilihan ideal bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan.
  2. Meningkatkan Kebugaran Tubuh: Seperti halnya semua jenis olahraga, Poundfit membantu meningkatkan kebugaran tubuh secara keseluruhan.
  3. Menghilangkan Stres: Ritme drum dan gerakan Poundfit dapat menjadi cara efektif untuk melepaskan stres. Olahraga ini merangsang pelepasan hormon endorfin, senyawa kimia yang membuat seseorang merasa senang.
  4. Menguatkan Otot: Poundfit tidak hanya membantu membakar kalori, tetapi juga melibatkan gerakan squat, lunge, thigh, dan asset yang dapat membantu memperkuat otot lengan, paha, kaki, dan perut.

Catatan Penting: Pelatihan dan Pengalaman Poundfit yang Aman

Bagi yang tertarik untuk mencoba Poundfit, pastikan instruktur Poundfit Anda sudah berlisensi secara profesional. Sebelum memulai sesi, lakukan pemanasan terlebih dahulu untuk meminimalkan risiko cidera. Dengan Poundfit, kebugaran tubuh menjadi lebih dari sekadar olahraga – melibatkan kegembiraan dan ritme yang memukau.

Menjaga Kesehatan Tubuh: Kunci untuk Hidup Bermakna dan Produktif

Menjaga Kesehatan Tubuh: Kunci untuk Hidup Bermakna dan Produktif

Kesehatan tubuh merupakan harta yang tak ternilai. Dalam kehidupan yang penuh dengan aktivitas dan tuntutan, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh adalah langkah yang sangat penting. Tubuh yang sehat bukan hanya membawa manfaat fisik, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan mental dan emosional. Mengapa kita perlu begitu memperhatikan kesehatan tubuh kita?

Pentingnya Menjaga Kesehatan Tubuh

Menjaga kesehatan tubuh bukanlah sekadar pilihan, melainkan kebutuhan yang mendasar. Dengan memiliki tubuh yang sehat dan bugar, kita mampu menghindari berbagai macam penyakit yang dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Kondisi tubuh yang prima memberikan energi yang cukup untuk menjalankan berbagai tugas dengan efisien.

Aktivitas sehari-hari, termasuk pekerjaan, belajar, dan berinteraksi sosial, menjadi lebih lancar dan produktif jika tubuh dalam keadaan yang sehat. Kesehatan tubuh juga berperan dalam menjaga daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit, memberikan kekuatan mental, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Cara Menjaga Kesehatan Tubuh Secara Efektif

Bagaimana caranya menjaga kesehatan tubuh? Berikut adalah beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:

  1. Mengkonsumsi Makanan Bergizi dengan Porsi Seimbang: Pilihlah makanan yang kaya akan nutrisi dan pertahankan porsi yang seimbang antara karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.
  2. Rutin Berolahraga: Aktivitas fisik teratur membantu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan metabolisme, dan mengurangi risiko penyakit kronis.
  3. Mencukupi Kebutuhan Cairan: Minumlah air putih setidaknya 2 liter sehari untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.
  4. Menghindari Makanan Cepat Saji/Junk Food: Kurangi konsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh, gula, dan garam.
  5. Istirahat yang Cukup: Tubuh memerlukan waktu untuk pemulihan. Pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup setiap malam.
  6. Mengurangi Konsumsi Gula dan Garam: Gula dan garam berlebih dapat meningkatkan risiko penyakit, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi.
  7. Mengelola Stres: Temukan cara untuk mengelola stres, seperti meditasi, olahraga, atau hobi yang menyenangkan.
  8. Menjaga Kebersihan Rumah: Kebersihan lingkungan sekitar juga berpengaruh pada kesehatan. Pastikan rumah bersih dan bebas dari kuman.
  9. Tidak Merokok: Rokok merupakan penyebab utama berbagai penyakit serius. Menghentikan kebiasaan merokok adalah langkah besar untuk menjaga kesehatan.
  10. Tidak Mengkonsumsi Minuman Beralkohol: Alkohol dapat merugikan organ tubuh. Hindari atau batasi konsumsi minuman beralkohol.

Kesimpulan: Hidup Sehat, Hidup Bermakna

Menjaga kesehatan tubuh bukanlah tugas yang sulit. Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana seperti pola makan seimbang, olahraga teratur, dan kebiasaan hidup sehat lainnya, kita dapat membangun fondasi kesehatan yang kokoh. Kesehatan tubuh bukan hanya tentang ketiadaan penyakit, tetapi juga tentang memberikan diri kita peluang untuk hidup bermakna dan produktif. Oleh karena itu, jadikan kesehatan tubuh sebagai investasi terbaik untuk masa depan yang lebih baik.

PENDAFTARAN ONLINE

Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

071264
Users Today : 88
Total views : 136685
Who's Online : 0
Your IP Address : 3.238.174.191

© 2021 FPOK UPI – Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan