UPI Raih 8 Penghargaan di Anugerah Diktiristek 2023

UPI Raih 8 Penghargaan di Anugerah Diktiristek 2023

Universitas Pendidikan Indonesia berhasil meraih 8 penghargaan pada Anugerah Diktiristek Tahun 2023. Capaian prestasi penghargaan yang diraih Universitas Pendidikan Indonesia Tahun 2023 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

Secara resmi Anugerah Diktiristek Tahun 2023 diterima oleh Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Dr. H.M. Solehuddin, M.Pd.,MA didampingi Sekretaris Universitas, Prof.Dr. H. Memen Kustiawan, SE.Ak.CA., M.Si., M.H, Kepala Kantor Humas PAW Periode 2019-2023, Prof. Suhendra, M.Ed., Ph.D, Kepala Humas Periode 2019-2023 Prof. Dr. Deni Darmawan, M.Si., MCE., K.Kom, para dosen penerima penghargaan, serta Kepala Seksi dan Staf Humas UPI.

Anugerah Diktiristek merupakan bentuk pemantauan, evaluasi serta apresiasi atas kinerja dan keberhasilan pembinaan lembaga di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Penghargaan ini digelar setiap tahun di lingkungan Ditjen Diktiristek serta menjadi agenda tahunan Ditjen Diktiristek yang bergengsi, pasalnya perguruan tinggi di Indonesia bersaing untuk mendapatkan raihan penghargaan sebanyak-banyaknya. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai upaya mengapresiasi kerja dan kinerja perguruan tinggi dalam mendukung program Ditjen Diktiristek.

Anugerah Diktiristek yang semula hanya berupa Anugerah Humas, saat ini bertambah beberapa anugerah lain, yakni: Anugerah Prioritas Nasional, Mitra Kerja Sama, Kerja Sama,  Hubungan Masyarakat, Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Sumber Daya, Kelembagaan, Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat, serta Jurnalis dan Media.

Pemberian anugerah ini merupakan apresiasi Ditjen Diktiristek kepada pemangku kepentingan dari perguruan tinggi, LLDIKTI, jurnalis, media, dan mitra (kementerian, lembaga, serta dunia usaha dan dunia industri), yang telah meraih pencapaian tertinggi dan berkontribusi dalam mendukung implementasi transformasi pendidikan tinggi (Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Indikator Kinerja  Utama Perguruan Tinggi, dan Dana Padanan/Matching Fund).

Anugerah Diktiristek 2023 diselenggarakan di Hotel Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Jl. Sultan Iskandar Muda, Jakarta, dan disiarkan langsung melalui kanal Youtube resmi Ditjen Diktiristek. Berikut daftar perolehan anugerah untuk UPI pada ANUGERAH DIKTIRISTEK 2023 :

  1. Anugerah PDDIKTI, Kategori PTNBH Subkategori Satuan Kerja dengan Pelaporan PDDIKTI Terbaik : Gold Winner (Terbaik 1)
  2. Anugerah Pembelajaran dan Kemahasiswaaan, Kategori Magang Studi Independent Bersertifikat (MSIB) pada Subkategori Koordinator Peguruan Tinggi Kontribusi Positif Terbaik : a.n. Dr. Yusi Riksa Yustiana., M. Pd, Gold Winner (Terbaik 1)
  3. Anugerah Kehumasan, Kategori Insan Humas PTN BH: a.n. Dr. Jatmika Nurhadi, M.Hum,(Humas UPI), Gold Winner (Peringkat 1)
  4. Anugerah Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Kategori Dosen Berprestasi (Sinta Award), Subkategori Dosen Berprestasi dengan usia diatas 40 tahun dengan Sinta Score Tertinggi Tahun 2020-2022 : a.n. Prof. Dr. Eng. Asep Bayu Dani Nandiyanto, S.T., M.Eng
  5. Anugerah Kehumasan, Kategori Unit Layanan Terpadu PTN BH: Silver Winner (Peringkat 2)
  6. Anugerah Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kategori Kampus Mengajar, dengan prestasi perguruan tinggi dengan keikusertaan mahasiswa terbanyak ke-2
  7. Anugerah Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kategori Kampus Mengajar Subkategori Kelompok mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan di Sekolah Dasar dengan program kerja terbaik : Kelompok Mahasiswa SDN 1 Pegagan Kidul (Terbaik 2)
  8. Anugerah Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kategori Kampus Mengajar Subkategori Kelompok mahasiswa dengan program kerja terbaik : Ketua Kelompok Nauval Rizqi Kelompok Mahasiswa SDN 1 Pegagan Kidul

Capaian prestasi dan penghargaan yang diraih oleh Universitas Pendidikan Indonesia ini menjadi kebanggaan bagi unit kerja dilingkungan UPI, keluarga besar UPI serta berbagai pihak yang telah mendukung penuh pada berbagai program dan kegiatan yang telah diselenggarakan UPI. Penghargaan ini merupakan kolaborasi dan kerja bersama antara pimpinan, unit terkait, para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta mitra kerja pendukung kegiatan akademik dan nonakademik UPI. Semoga prestasi ini dapat terus ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya (Humas UPI).

UPI Raih Terbaik ke-2 Anugerah Diktiristek 2023 Kategori Unit Layanan Terpadu PTNBH

UPI Raih Terbaik ke-2 Anugerah Diktiristek 2023 Kategori Unit Layanan Terpadu PTNBH

Universitas Pendidikan Indonesia meraih prestasi Silver Winner (terbaik ke-2) kategori Unit Layanan Terpadu PTNBH pada Anugerah Diktiristek Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teksnologi (Ditjen Diktiristek) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi  (Kemendikbudristek) Republik Indonesia pada Kamis (14/1/2023).

Posisi peringkat yang diraih UPI Melalui Unit Layanan Terpadu meningkat dari posisi sebelumnya dengan meraih prestasi Bronze Winner (peringkat 3) Pada Tahun 2022 menjadi prestasi  Silver Winner (peringkat 2).  Penghargaan pada Kategori Unit Layanan Terpadu merupakan bagian dari Anugerah Diktiristek Tahun 2023 bidang kehumasan.

Tujuan Anugerah Diktiristek bidang kehumasan ini dalam rangka evalauasi penyelenggaraan kegiatan dan kinerja unit kehumasan sekaligus memberikan penghargaan  atas prestasi hasil karya Humas PTN, PTS dan LLDikti. Juga menumbuhkan semangat kompetisi positif serta menjadi ajang pertukaran pelajaran terpetik dan praktik baik kinerja Humas PTN, PTS dan LLDikti.

Melalui Anugerah Diktiristek bidang kehumasan ini, UPI mendapatkan sejumlah manfaat diantaranya dapat memperkenalkan institusi, program dan produk Humas serta mendorong penguatan Unit Kerja Kehumasan  di PTN, PTS dan LLDikti.

Unit Layanan Terpadu Universitas Pendidikan Indonesia berdiri sejak Tahun 2019 melalui Peraturan Rektor UPI Nomor 6093/UN40/HK/2019 tentang pelayanan publik di Universitas Pendidikan Indonesia, serta Keputusan Rektor UPI Nomor 6869/UN40/KP/2019 Tentang Penyelenggara Pelayanan Publik. Unit Layanan Terpadu Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan operasional layananya bertempat di Gedung University Center Lantai 1.

Unit Layanan Terpadu Universitas Pendidikan Indonesia berfungsi sebagai penyelenggara pelayanan publik di Universitas Pendidikan Indonesia dalam melakukan pelaksanaan pelayanan, pengelolaan pengaduan pada masyarakat, pengelolaan informasi, pengawasan internal, penyuluhan kepada masyarakat dan pelaksanaan konsultasi.

Saat ini, Unit Layanan Terpadu Universitas Pendidikan Indonesia dikoordinasikan oleh Prof. Suhendra, M.Ed., Ph.D sebagai kepala Humas UPI, Hana Silvana, S.Pd., M.Si selaku kepala seksi layanan informasi publik Humas UPI, Dr. Yana Setiawan, S.Pd. MM Selaku Kepala Seksi Hubungan Kelembagaan, serta para customer service unit layanan terpadu UPI yaitu Jaka Falah, S.Sn., M.Pd, Ardi M Noer, S.Pd., M.M, Cawaludin Saputra, S.Pd, Lestary Pujiwati, S.Pd, Yudhit Anatha, S.Pd.

Dalam upaya penyelenggaraan pelayanan publik yang optimal, Unit Layanan Terpadu Universitas Pendidikan Indonesia terus menerus berupaya mengembangkan sejumlah inovasi untuk meningkatkan kepuasan publik terhadap layanan publik di Universitas Pendidikan Indonesia.  Sejak berdiri, Unit Layanan Terpadu Universitas Pendidikan Indonesia berhasil mengembangkan sejumlah inovasi dalam bentuk media informasi dan layanan digital.

Setiap tahun Unit Layanan Terpadu Universitas Pendidikan Indonesia dievaluasi secara kelembagaan oleh Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BHKM)  Kemendikbudristek serta Biro Humas Ditjen Diktiristek. Sejumlah kebijakan dan program yang dievaluasi diantaranya terkait dengan  kebijakan pelayanan, standar pelayanan, maklumat pelayanan, kompetensi, responsivitas, kredibilitas/integritas, sarana dan prasarana, kelayakan fasilitas ruang tunggu pelayanan, kelayakan fasilitas bagi pengguna layanan berkebutuhan khusus, system informasi pelayanan publik, media konsultasi dengan pengaduan, serta inovasi (Humas UPI)

Rektor UPI Umumkan Pemenang AMI UPI Award

Rektor UPI Umumkan Pemenang AMI UPI Award

Bandung, UPI

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof. Dr. H. M. Solehuddin, M.Pd., M.A., pada kesempatan Rapat Tinjauan Manajemen Tahun 2023 yang diselenggarakan di Auditorium Gedung JICA Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA), Kampus UPI Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung, Senin (11/12/2023), mengumumkan unit yang telah meraih nilai capaian tertinggi pada kegiatan AMI.

Dikatakannya,”Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi kepada unit  yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan mutu di universitas kita, serta ketepatan dalam menyampaikan Instrumen AMI sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Ini adalah pengakuan atas kerja keras dan komitmen mereka.”

Berikut adalah pemenangnya:

Peringkat Terbaik Program Studi Jenjang D-IV dan S-1

No Program Studi Jenjang Nilai Ranking
1 Ilmu Keolahragaan S1 394,04 1
2 Pendidikan Bahasa Jepang S1 384,04 2
3 Manajemen S1 382,72 3

Peringkat Terbaik Program Studi Jenjang Magister dan Doktor

No Program Studi Jenjang Nilai Ranking
1 Manajemen S2 394,23 1
2 Pendidikan Geografi S3 386,50 2
3 Pendidikan IPA S2 380,77 3

Peringkat Terbaik Unit Pendukung

No Unit Kerja Nilai Ranking
1 Direktorat Perencanaan Dan Organisasi 380,00 1
2 Perpustakaan 333,68 2
3 Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 329,79 3

Prof. Solehuddin melanjutkan, bahwa pertemuan dalam Rapat Tinjauan Manajemen Tahun 2023 pada tingkat Universitas yang dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2023 ini adalah manifestasi dari komitmen bersama untuk terus menerapkan standar  dalam pengelolaan di UPI. Ditegaskannya,”Marilah kita memulai dengan semangat untuk membuat perubahan untuk kemajuan UPI.”

Audit Mutu Internal (AMI) yang telah kita laksanakan bukan hanya sebuah proses formal, lanjutnya, tetapi sebuah langkah penting dalam upaya kita untuk terus meningkatkan kualitas dan layanan di universitas kita.

“Hasil dari AMI ini adalah cerminan dari usaha kita dalam mencapai target-target yang kita tetapkan dan juga menjadi dasar bagi kita untuk melakukan perbaikan berkelanjutan,” katanya.

Dalam rapat ini, disampaikan paparan dari Tim Satuan Penjaminan Mutu tentang hasil AMI Tahun 2023. Pimpinan Universitas mengajak semua pihak untuk mendengarkan dengan seksama dan berpartisipasi aktif dalam diskusi. Ini adalah kesempatan untuk mengidentifikasi kelemahan dan tantangan yang UPI hadapi, dan juga untuk mengetahui aspek pencapaian dan kemajuan yang telah UPI peroleh.

Rektor UPI mengatakan bahwa tujuan akhir dari proses ini adalah untuk membudayakan penjaminan mutu di kampus UPI, sehingga UPI dapat  melakukan continues improvement tanpa henti, sehingga UPI makin maju  dari waktu ke waktu.

“Dengan kerja sama, dedikasi, dan komitmen dari kita semua, saya yakin kita dapat mencapai tujuan ini, mari kita lakukan dengan semangat kolaborasi dan peningkatan berkelanjutan,” harapnya.

Berdasarkan pemaparan hasil AMI tersebut, ujarnya lagi, kita dapat mengetahui sudah cukup banyak capaian dan kemajuan yang telah UPI capai  pada Tahun 2023 ini. Walaupun demikian, masih terdapat aspek-aspek yang masih menjadi “PR” untuk UPI, karena capaian yang diraih masih belum mencapai target yang kita harapkan.

Dikatakannya,”Hasil AMI tersebut perlu dipelajari, dan dianalisis lebih dalam untuk setiap unit. Hasil AMI yang diperoleh hendaknya menjadi rujukan dalam melakukan perencanaan program pada RKAT Tahun 2024. Dengan demikian diharapkan, program dan penganggaran yang kita laksanakan menjadi makin tepat sasaran untuk mencapai target-target yang kita tetapkan.”

Selanjutnya, ujarnya, rumuskan sebuah tindak lanjut terhadap berbagai temuan dari kegiatan AMI tersebut. Setiap saran, pemikiran, dan kritik konstruktif, sangat dihargai. Diskusi ini akan menjadi dasar untuk pembuatan kebijakan ke depan. Tujuan kita adalah mencapai solusi yang komprehensif dan efektif.

Adapun topik diskusi yang dibahas adalah jumlah dosen asing, persentase mahasiswa asing, persentase praktisi menjadi dosen, persentase jumlah mahasiswa yang memiliki sertifikasi kompetensi internasional, persentase dosen sebagai praktisi di dunia industri, kegiatan PKM DTPS dana luar UPI (dalam dan luar negeri) yang relevan dengan bidang program studi, persentase publikasi ilmiah terindeks Scopus/WOS yang ditulis DTPS bersama mitra luar negeri, persentase lulusan yang menjadi wiraswasta masih, kegiatan penelitian DTPS dana luar negeri yang relevan dengan bidang program studi, dan persentase dosen  yang membina mahasiswa yang berhasil meraih prestasi. (dodiangga)

WONDERFEST 2023: Eksplore Seni Berwirausaha pada Generazi Zilenial

WONDERFEST 2023: Eksplore Seni Berwirausaha pada Generazi Zilenial

WONDERFEST 2023: Eksplore Seni Berwirausaha pada Generazi Zilenial

Sunmedar Rachmat SK., SP. Dosen Praktisi Mengajar Merdeka Belajar
Sumber : Dewi Turgarini, 2023

Bandung, UPI

Indonesia memerlukan banyaknya para wirausahawan untuk meningkatkan perekonomian negara secara nasional.  Berdasarkan data statistik yang dirilis 5 Mei 2023 penduduk yang bekerja di Indonesia sebanyak 138,63 juta orang, naik sebanyak 3,02 juta orang dari Februari 2022. Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan terbesar adalah penyediaan akomodasi,  dan penyediaan makan minum serta aktivitas jasa lainnya, masing-masing sebesar 0,51 juta orang.

Program Studi Manajemen Industri Katering Fakultas Pendidikan Indonesia memiliki komitmen tinggi dalam mencapai outcome dari pendidikan di strata S1 adalah menciptakan para entreupreuneur pada industri makanan dan minuman dengan kemampuan mengolah produk inovatif serta memiliki kemampuan membuat event.  Tentunya hal ini perlu didukung dengan pengelolaan keuangan yang baik.

Kegiatan Workshop “Smartphone Food Product Photography”
Sumber : Fauzan, 2023

Project Based Pengungkit Generasi Baru Wirausaha Indonesia

Wonderfest adalah event tahunan dari Program Studi Manajemen Industri Katering yang menunjukan hasil project based learning dari lima mata kuliah Manajemen MICE, Seminar Kewirausahaan Gastronomi, Teknik Pengolahan Bakery, Teknik Pengolahan Cuisine, dan Seni Kuliner.

Kegiatan dimulai pada 5 Desember 2023 , dengan dilaksanakannya workshop “Smartphone Food Product Photography” oleh food fotografer profesional Ika Rahma sebagai penyokong usaha food product sebagai basis usaha kecil. Berdasarkan paparan kepada peserta workshop disampaikan bahwa saat melakukan pemotretan menggunakan smartphone adalah harus jelas tujuan konsep, dan tema foto, kemudian perlu mencari spot foto dengan lighting yang pas, menggunakan alas foto yang cukup lebar agar leluasa dalam memotret, menyiapkan properti yang sesuai dengan konsep dan tema foto.  Terdapat pula aturan dalam menggunakan cahaya ideal untuk foodphotography adalah memperhatikan cahaya dari belakang dan samping, dihindarkan cahaya dari depan.

Peserta Hasil Foto Produk Makanan Terbaik
Sumber : Dewi Turgarini, 2023

Peserta pun memperoleh banyak pengetahuan dan peluang sebagai wirausahawan sebagai food photographer di industri kuliner saat ini. Dipenghujung kegiatan dilakukan praktek pemotretan dengan beragam produk makanan dan minuman oleh tim kreatif mahasiswa, kemudian dilakukan seleksi peserta umum dengan hasil foto terbaik adalah Abshara Nabilla Hazairin.

Kemudian pada 7 Desember 2023 dilakukan Bazzar dari 15 tenant hasil project based mahasiswa yang menunjukkan hardskill membuat beragam olahan produk inovasi, modifikasi olahan makanan berbahan baku lokal yang sudah mereka lakukan selama lima bulan terakhir. Produk inovasi berbahan baku lokal yang ditampilkan adalah Cheezy Party, Es Lilin Si Tiiz, Nusushi, Sangu Beuleum Nguleum, Usaha Tour Travel Linkbatoer, Minuman Pisang Ijo Trinkable, Usaha Photo Booth Potreat Project, Rice Box Mbak Jrew, Biskuit Goreng Tapisky, Sambal Ningrat, Kudapan Loukoumades,Kebab lokal Kebabnesia, Vegieroll, Roti Sando Makmur, Nasi Kepal Onigini. Dewi Turgarini memaparkan selaku pengampu mata kuliah Seminar kewirausahaan gastronomi, hal ini dilakukan sebagai pemantik para mahasiswa dari generasi zilenial agar mampu memiliki kemampuan melakukan inovasi dan modifikasi produk berbahan pangan lokal dalam menghadapi gempuran makanan mancanegara.

Eksebisi Seni Kuliner
Sumber : Dewi Turgarini, 2023

Terdapat pula Eksebisi seni kuliner berbasis coklat. Eksebisi project based mata kuliah Teknik Pengolahan Bakery yang diampu Ilmiati Tsaniah MM.Par merupakan hasil produk kreasi mahasiswa berupa display Bread sebagai elaborasi dari resep yang diberikan saat perkuliahan sehingga menghasilkan tampilan produk roti yang lebih beragam serta tema yang menarik seperti tema Mexican Koboy dengan tema yang dimunculkan adalah paskah dengan bentuk kelinci, tema piknik, tema Natal, dan tema di atas awan. Jenis produk roti yang ditampilkan produk yang sudah pernah dipraktekan dalam perkuliahan  sebelumnya yaitu jenis adonan rich yeast dough yaitu adonan roti yang kaya akan bahan-bahan lemak dan bahan tambahan untuk memberikan tekstur yang lebih halus, rasa yang lebih kaya, dan warna yang lebih intens. Para mahasiswa mampu membuat kreasi dari jenis adonan ini dengan bentuk dan tampilan yang berbeda. Peraih juara  dalam eksebisi ini adalah Maharani Maritza Rafa, De Falin, M Rizqi dan Diva Tasya.

Eksebisi project based Teknik Pengolahan Cuisine menggali kemampuan peserta dalam menyajikan atau platting  menggunakan teknik fusion makanan mancanegara bertema set menu berbahan baku lokal berupa  appetizer, soup dan main course. Jenis makanan lokal yang ditampilkan pada eksebisi untuk appetizer adalah lettuce salad with honey mustard vinegratte, soup menu nya puree of tomato soup dan main course menu nya sauteed boneless breast of chicken with mushroom sauce, wedges potato dan saute jareiniere vegetables. Eksebisi ini pun diberlakukan kompetisi dengan adanya tiga juri dari Indonesia Chef Association Badan Pengurus Daerah Jawa Barat Denny Setiawan  dan memutuskan  juara terbaik yaitu tim mahasiswa Sarah nurunnisa daldiri, Dinda Difa, Fanny Septi F, Deivara.

Eksebisi Cuisine Berbahan Laku Lokal
Sumber : Dewi Turgarini, 2023

Berwirausaha Perlu Blueprint Keuangan

Hal yang menarik dari event ini adalah talkshow yang dipresentasikan oleh Dendy yaitu topik “Financial Bluefrint for Entreupreuneur”, materi ini patut diketahui oleh para peserta yang hadir yang memang berminat sebagai wirausahawan. Ia adalah Financial Services Consultant dari Advisor Alliance Group Indonesia. Ia memaparkan bahwa seorang wirausahawan yang baik harus memiliki kemampuan prinsip-prinsip untuk mengelola keuangan yaitu distribusi penggunaan biaya hidup 40%, membayar cicilan atau hutang 30 %, Asuransi 10 %, dan Tabungan atau investasi 20 %. Agar usaha bisa berkelanjutan maka perlu melakukan 1) Adanya akurasi pencatatan keuangan usaha, 2) Memiliki kemampuan merencanakan dan mengelola hutang, 3) Disiplin melakukan pencatatan keuangan, 3) Memiliki dana darurat dan dana investasi, 4) Memiliki target dan evaluasi dalam operasionalisasi usaha. Paparannya menarik sehingga peserta pada saat event pun aktif bertanya kepada pemateri bersertifikasi “Qualified Wealth Planner”.

Dendy Pemateri Financial Blueprint for Entreupreuneur
Sumber : Dewi Turgarini, 2023

Sebagai penutup  Sunmedar Rachmat SK., SP. selaku dosen praktisi mengajar Merdeka Belajar pada mata kuliah MICE pada program studi pariwisata di Universitas Pendidikan Pariwisata dipenghujung acara menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan wonderfest adalah memupuk keberanian mahasiswa dalam berkreasi, membuat event yang real,  dan dapat terlaksana dengan baik. Itu merupakan suatu pencapaian yang tinggi serta memberikan peningkatan keterampilan Mahasiswa khususnya pada industri kuliner saat ini sangat dinamis,  dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk tren makanan, kebiasaan konsumen serta perubahan ekonomi. Yang jelas sekarang mah harus ditunjang oleh digitalisasi dan pemasaran online juga. Salah satu hal yang terpenting adalah sebagai calon wirausahawan harus berani mencoba hal baru dan bangun jaringan serta kolaborasi.

LONG SLOW DISTANCE RUN, UJIAN AKHIR MATA KULIAH PRAKTIK PELATIHAN FISIK CABOR BELADIRI

LONG SLOW DISTANCE RUN, UJIAN AKHIR MATA KULIAH PRAKTIK PELATIHAN FISIK CABOR BELADIRI

LONG SLOW DISTANCE RUN, UJIAN AKHIR MATA KULIAH PRAKTIK PELATIHAN FISIK CABOR BELADIRI

Bandung, KFO FPOK UPI – Para mahasiswa Program Studi Kepelatihan Fisik Olahraga (KFO) angkatan 2021 Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) selesai melaksanakan Long Slow Distance Run pada Jumat (8/12/2023) di Kampus UPI Padasuka.

Para mahasiswa Program Studi Kepelatihan Fisik Olahraga (KFO) angkatan 2021 telah menyelesaikan Long Slow Distance Run yang merupakan bentuk ujian akhir semeseter (UAS) mata kuliah praktik pelatihan fisik cabang olahraga beladiri.

kegiatan ini didampingi Geraldi Novian yang merupakan salah satu dosen pengampu mata kuliah tersebut.

(MSY)

M. Raihan Rizki dari PGSD PENJAS 2021 berkesempatan mengemban amanah menjadi “Ketua UKM DAYUNG UPI” Periode 2023-2024.

M. Raihan Rizki dari PGSD PENJAS 2021 berkesempatan mengemban amanah menjadi “Ketua UKM DAYUNG UPI” Periode 2023-2024.

PRESTASI MAHASISWA

Halo, Wargi Penjas!

Kali ini saudara M. Raihan Rizki dari PGSD PENJAS 2021 berkesempatan mengemban amanah menjadi “Ketua UKM DAYUNG UPI” Periode 2023-2024.
Selamat dan semoga amanah pa ketua! @rehanrzki_
#HMPPGSDPENJAS
#FPOKUPI

—————————————————
IG: @pgsdpenjas_upi
Tiktok: pgsdpenjasfpokupi
Youtube: hmp pgsd penjas upi

PGSD Penjas Gelar Kegiatan Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah Bersama Dr.Sc. (tech) Imam Santoso, S.T.,M.Phil

PGSD Penjas Gelar Kegiatan Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah Bersama Dr.Sc. (tech) Imam Santoso, S.T.,M.Phil

Halo, Wargi Penjas!
Potret Kegiatan Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah “Saatnya Berkontribusi Melalui Publikasi” Bersama D.Sc.(Tech) Imam Santoso, ST.,M.Phil.

Terima Kasih yang sudah mengikuti Kegiatan ini.
#HMPPGSDPENJAS
#FPOKUPI

—————————————————
IG: @pgsdpenjas_upi
Tiktok: pgsdpenjasfpokupi
Youtube: hmp pgsd penjas upi

Rektor UPI Ajak Guru Besar Bangun Tradisi Riset

Rektor UPI Ajak Guru Besar Bangun Tradisi Riset

Bandung, UPI

Guru Besar atau Profesor adalah jabatan akademik atau fungsional dosen tertinggi, oleh karena itu sebagai pimpinan, sebagai Rektor, kami berharap mereka menampilkan keteladanan di dalam riset dan publikasi untuk membangun keunggulan kepakaran, bahkan lebih lanjut lagi mereka tidak hanya berbuat untuk diri sendiri, mereka harus memiliki fungsi generatif, dalam arti mendorong serta memberi kesempatan dan membuka jalan bagi dosen-dosen muda untuk untuk bisa menciptakan keunggulan-keunggulan dalam bidang riset dan publikasi sesuai bidangnya melalui tradisi riset.

Pernyataan tersebut disampaikan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof. Dr. H. M. Solehuddin, M.Pd., M.A., usai memberikan materi pada kegiatan Seminar Dewan Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia di Gedung LPPM Ruang Auditorium lt. 3 Kampus UPI Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung, Senin (27/11/2023).

Dikatakan Rektor UPI,”Meningkatnya kesadaran sivitas akademika UPI dapat memacu kebersamaan dalam mencapai target perangkingan universitas. Fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran dengan pendekatan inovatif, teknologi mutakhir, dan evaluasi berkelanjutan. Kemudian kembangkan program-program akademik yang relevan dan responsif untuk memenuhi tuntutan global.”

Berdasarkan catatan, ungkap Prof. Solehuddin, UPI berhasil masuk dalam radar rekognisi dunia di QS World University Ranking (QS WUR) 2023. UPI menempati peringkat antara 1201 hingga 1400 di tingkat dunia. Sepanjang sejarah UPI berkembang, rekognisi ini merupakan prestasi dari hasil kerja keras seluruh pihak. Prestasi ini diharapkan bisa memotivasi para dosen agar bisa berbuat lebih efektif lagi untuk menciptakan karya-karya yang terekognisi masyarakat dunia.

“Untuk bisa masuk ke dalam the top 1000 universities in the world, dan the world’s top 500 universities, kita harus transformatif, berpikir dan bekerja secara extraordinary, sebab jika berperilaku biasa-biasa saja maka akan seperti masa lampau, tertinggal. Kita harus membangun kemitraan strategis dengan lembaga pendidikan global, industri, dan organisasi, dan manfaatkannya untuk peningkatan aksesibilitas global, penelitian kolaboratif, dan pertukaran mahasiswa dan dosen,” pintanya.

Berdasarkan hal tersebut, harap Prof. Solehuddin, mari kita rubah, kita harus transformatif, baik dalam pemikiran maupun tindakan, termasuk dalam pola-pola kerja sama. Kita harus beradaptasi dengan sistem pembelajaran yang bisa diterima oleh masyarakat dunia agar terbuka network untuk menjalin kerja sama internasional. Lakukan riset kolaborasi dengan periset dan institusi kelas dunia baik di dalam maupun luar negeri. Dengan demikian, sitasi per fakultas meningkat dan terciptanya internasionalisasi.   (dodiangga)

Kelurahan BPI UPI 2.0 Menyelenggarakan Workshop Penulisan dan Publikasi Ilmiah untuk Para Awardee

Kelurahan BPI UPI 2.0 Menyelenggarakan Workshop Penulisan dan Publikasi Ilmiah untuk Para Awardee

Bandung, UPI – Kelurahan BPI UPI 2.0 melalui divisi Pengembangan SDM melaksanakan Workshop Penulisan dan Publikasi Scopus kepada para awardee yang bertempat di Hotel Salis, Kota Bandung pada tanggal 28 November 2023.

Keberadaan artikel ilmiah pada jurnal internasional diperlukan untuk menunjang eksistensi para peneliti dalam dunia pendidikan, termasuk bagi penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (awardee BPI) untuk mendukung penyelesaian studi serta mewujudkan bakti dan dukungannya pada Pendidikan di Indonesia yang lebih berkualitas dan berdaya saing global. Kurangnya publikasi bagi para peneliti pada jurnal terindeks menjadi akar permasalahan yang harus diselesaikan secara bersama. Salah satu faktor penyebab karena belum semua peneliti terlatih dalam penulisan draft naskah jurnal Internasional tersebut. Untuk meningkatkan produktivitas penulisan ilmiah dan pemahaman para peneliti yang terhimpun di lingkungan kelurahan BPI UPI, maka ditindaklanjuti dengan kegiatan “Workshop Penulisan dan Publikasi Scopus”.

Kegiatan pendampingan penulisan artikel untuk jurnal bereputasi internasional ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempublikasikan hasil penelitiannya yang belum dipublikasikan ke jurnal ilmiah. Diharapkan dari kegiatan ini semakin banyak para peneliti yang terhimpun dalam kelurahan BPI UPI berhasil mempublikasikan hasil penelitiannya di jurnal Internasional.

Prof. Dr. H. Suwatno, M.Si., menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada Kelurahan BPI atas terselenggaranya kegiatan workshop. Direktur Direktorat Kemahasiswaan UPI ini menyampaikan bahwa sebagai awardee peserta harus menggunakan waktu secara baik agar dapat menyelesaikan kuliah tepat waktu, bukan sebaliknya lulus pada pada waktu yang tepat. Selama menyelesaikan pendidikan, ada banyak fenomena yang akan terjadi. Oleh karena itu, perlu menjaga integritas dan perilaku santun selama di kampus dan di masyarakat. Bangun komunikasi yang baik dan konstruktif dengan pembimbing agar berbagai masalah yang kita alami dapat terselesaikan dengan baik dan bisa mengakhiri studi tepat waktu.

Beliau juga memberikan motivasi kepada awardee bahwa kita harus menjadi pribadi yang bersyukur karena menjadi mahasiswa yang berhasil lulus dalam program beasiswa. Selama waktu kuliah di Universitas Pendidikan Indonesia, gunakanlah berbagai kesempatan untuk belajar dan berkolaborasi dengan sesama, karena saling membantu tidak akan membuat kita berkekurangan, bahkan sebaliknya kita menjadi lebih maksimal mengembangkan diri dengan menyelesaikan studi pada waktu yang tepat.

“Pelatihan ini umumnya dilakukan dengan biaya yang tinggi, namun kelurahan BPI UPI 2.0 telah memfasilitasinya, sehingga awardee perlu menggunakan kesempatan ini secara maksimal agar setelah pelatihan dapat berhasil mempublikasikan pada jurnal internasional bereputasi Scopus. Bila konsistensinya dijaga, upayakan minimal setiap tahun 1, dan bahkan bisa lebih dari itu,” imbuh beliau.

Sesi pematerian oleh narasumber, Prof. Eri Kurniawan, S.Pd., M.A., Ph.D., memaparkan empat poin utama yang perlu diperhatikan penulis saat mengirimkan manuskripnya kepada jurnal, yakni: what kind of research in publsiable, finding the right journal, identifiying what journal, drafting your paper and submit.

Penulis harus mengidentifikasi dengan cermat apa kebutuhan dari jurnal, agar setiap tulisan yang akan dikirimkan sesuai dengan kebutuhan. Meskipun penulis memiliki tulisan yang bagus, namun selama tulisan tersebut tidak relevan dengan kebutuhan publisher, maka pasti mendapatkan penolakan.

Lanjut, Prof. Eri. Penulis bisa saja memiliki bahan baku atau data mentah yang sama, akan tetapi kualitas dalam pengolahan data akan sangat mempengaruhi tingkat penerimaan jurnal. Oleh sebab itu, kegiatan pelatihan ini harus dapat membantu peserta untuk meningkatkan kualitas pengolahan datanya dan kualitas melaporkan serta mendiskusikan data untuk memperbesar kesempatan agar manuskrip diterbitkan dalam jurnal Scopus.

“Struktur penyusunan manuskrip terdiri dari Introduction (what did others/you do? Why?), Method (how did you do it?, Result (What did you find?), Discussion (what do the results mean?), and Conclusion (summary, limitation, and implication). Pertanyaan-pertanyaan kunci dari setiap struktur manuskrip tersebut dapat menjadi acuan bagi penulis dalam mengembangkan tulisan yang berkuliatas,” pungkas reviewer English for Spesific Purpose.

Selain penyampaian narasumber, kegiatan diskusi dan pendampingan dilanjutkan oleh dua awardee pendamping, yakni Ramadani (S3 Pendidikan Bahasa Inggris) dan Jusuf Blegur (S3 Pendidikan Olahraga) yang dimoderatori oleh Ratulani Juwita, S.Pd., M.Pd. Kedua pendamping bertugas untuk memandu peserta untuk menyusun, mempresentasi, dan mendiskusikan aspirasi peserta dalam penyusunan manuskrip.

Pertanyaan peserta saat presentasi materi dari narasumber

Sejumlah peserta berkesempatan mempresentasikan manuskrip dan mendapatkan masukan dari pendamping dan bahkan sesama awardee. Masukan-masukan tidak terbatas pada perumusan judul, penyusunan abstrak, mengonstruksi pendahuluan, memilih metode yang tepat, dan bahkan cara mendiskusikan hasil penelitian. Bahkan beberapa peserta yang mempresentasikan manuskripnya mendapatkan rekomendasi pada jurnal-jurnal yang relevan dengan fokus dan scopus penelitiannya.

Peserta mempresentasikan manuskrip untuk didiskusikan bersama fasilitator dan awardee lainnya

Piki S. Pernantah, selaku Lurah BPI UPI 2.0 menyampaikan terima kasih atas partisipasi awardee selama kegiatan dari awal hingga akhir. Keluruhan selalu berupaya agar setiap kebutuhan awardee dapat terfasilitasi.

“Kegiatan kali ini adalah yang kesekian dari rangkaian program selama 1 tahun periode pengabdian kepengurusan BPI UPI 2.0. Kami harap, kegiatan yang terselenggara ini dapat membantu awardee untuk mempublikasikan artikel pada jurnal Scopus. Selain merupakan upaya meningkatkan kompetensi hingga menjadikan budaya menulis, meneliti, dan publikasi menjadi kebutuhan dalam mendharmabaktikan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi, namun juga dipakai sebagai syarat untuk menyelesaikan studi di UPI,” tutup dosen Universitas Riau tersebut.

Semoga kegiatan workshop ini dapat menambah wawasan, kemampuan, dan skill dalam menulis artikel ilmiah, terutama pada jurnal internasional bereputasi. Hatur Nuhun.

 

(Kelurahan BPI UPI 2.0/Safira Arum)

REKTOR UPI MELEPAS 12 KELOMPOK PKM UPI KE PIMNAS KE-36 DI UNPAD

REKTOR UPI MELEPAS 12 KELOMPOK PKM UPI KE PIMNAS KE-36 DI UNPAD

Bandung – Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd., M.A., Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) secara resmi melepas kontingen Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) UPI. PIMNAS merupakan event tahunan bergengsi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang bertujuan untuk mempertandingkan karya ilmiah mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Pada tahun ini, Universitas Padjadjaran mendapat kehormatan sebagai “Tuan Rumah PIMNAS ke-36”. Kegiatan ini akan berlangsung mulai tanggal 26 November hingga 1 Desember 2023 di Kampus Jatinangor dan Dipati Ukur. Dalam event ini, UPI berhasil mengirimkan sebanyak 12 kelompok PKM untuk berkompetisi di ajang nasional ini.

Rektor dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga dan harapan tinggi terhadap kontingen UPI. “Ini adalah kesempatan emas bagi mahasiswa UPI untuk menunjukkan kemampuan dan inovasi mereka di tingkat nasional,” ujarnya. Ia juga mengharapkan agar semua peserta dapat mengambil pengalaman berharga, tidak hanya dalam kompetisi, tetapi juga dalam membangun jaringan dan kolaborasi ilmiah dengan mahasiswa dari universitas lain.

PIMNAS merupakan platform penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan penalaran dan kreativitas mereka dalam memecahkan masalah aktual melalui karya ilmiah. Partisipasi UPI di PIMNAS ini diharapkan dapat mendorong terciptanya inovasi dan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat serta meningkatkan reputasi akademik UPI di kancah nasional.