JUARA 1 MAHASISWA BERPRESTASI JENJANG DIPLOMA DI TINGKAT WILAYAH LLDIKTI IV

JUARA 1 MAHASISWA BERPRESTASI JENJANG DIPLOMA DI TINGKAT WILAYAH LLDIKTI IV

KELUARGA BESAR FPOK UPI
MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS KEBERHASILAN :

NATASYA – PRODI DIII Keperawatan FPOK UPI

MENJADI JUARA 1 MAHASISWA BERPRESTASI JENJANG DIPLOMA DI TINGKAT WILAYAH LLDIKTI IV

Terimakasih Atas Bimbingan dari
Dr. Afianti Sulastri, S.Si., Apt., M.Pd
Dr. Lisna Anisa Fitriana,S.Kep., Ners., M.Kes

==
Daftar Nama dan Asal Institusi Finalis lainnya:
Jenjang Sarjana
1 Nabila Sekar Putri Universitas Pendidikan Indonesia
2 Azzahra Putri Santi Institut Pertanian Bogor
3 Nathalie Maura Soetopo Institut Teknologi Bandung
4 Daphne Andrea Universitas Katolik Parahyangan
5 Kris Mathilda Universitas Telkom
6 Victoria Hannah Pali Universitas Kristen Maranatha
7 Ahnaf Fairuzuhdy Aslam Universitas Padjadjaran

Jenjang Diploma
1 natasya Universitas pendidikan indonesia
2 Volika Sinci Sari Institut Pertanian Bogor
3 Gina Rifa’atul Mahmudah Universitas Jenderal Achmad Yani
4 Takhva Aininaim Politeknik Negeri Bandung
5 Annisa Ayu Nurarifa Universitas Telkom
6 Randi Saputra Universitas Padjadjaran

====
@_naattasya
@keperawatan.upi

NATASYA – PRODI DIII Keperawatan FPOK UPI: finalis yang lolos ke tahap penilaian wawancara Pilmapres Tingkat Wilayah LLDIKTI IV tahun 2023

NATASYA – PRODI DIII Keperawatan FPOK UPI: finalis yang lolos ke tahap penilaian wawancara Pilmapres Tingkat Wilayah LLDIKTI IV tahun 2023

Selamat dan Sukses

NATASYA – PRODI DIII Keperawatan FPOK UPI

Berdasarkan hasil penilaian dari tim juri Pilmapres, maka Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV dan dewan juri Pilmapres Tingkat Wilayah tahun 2023 memutuskan
sebagai finalis yang lolos ke tahap penilaian wawancara Pilmapres Tingkat Wilayah LLDIKTI IV tahun 2023

Selamat Idul Fitri 1444 H. Taqobbalallahu Minna Wa minkum

Selamat Idul Fitri 1444 H. Taqobbalallahu Minna Wa minkum

Keluarga besar FPOK UPI menghaturkan permohonan maaf lahir dan bathin atas segala khilaf dan salah.

kami mengucapkan
Selamat Idul Fitri 1444 H. Taqobbalallahu Minna Wa minkum

Semoga Kita semua kembali ke fitrah, penuh rahmat berkah dan diberikan kekuatan lahir bathin.

Panitia Ramadan 1444 H UPI Selenggarakan Talkshow Peradaban Islam

Panitia Ramadan 1444 H UPI Selenggarakan Talkshow Peradaban Islam

Bandung, UPI. Talkshow (gelar wicara) peradaban Islam bertemakan “Penguatan Karakter Religius di Era Digital: Tantangan dan Peluang” telah usai dilaksanakan Panitia Ramadhan 1444 H Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di ruang utama masjid Al-Furqon dengan menghadirkan Rektor UIN Sunan Gunung Djati, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., CSEE dan Ketua Dewan Guru Besar UPI, Prof. Dr. Karim Suryadi, M.Si. sebagai narasumber. (13/04/23)

Kegiatan ini dipandu oleh pembawa acara, Risa Alawiyah. Acara diawali dengan pembacaan tilawah Al-Quran oleh Muhammad Ramdan Mubarok, S.Pd. Kemudian dilanjutkan penyampaian laporan Dr. Rusman, M.Pd. selaku penyelenggara kegiatan Ramadan. Selanjutnya sambutan Rektor UPI, Prof. Dr. M. Solehuddin, M. PD., M.A sekaligus membuka acara talkshow peradaban Islam.

Talkshow ini dipandu oleh moderator Dr. Rusman, M.Pd. dan Dr. Ihsan Abdul Fatah, M.Pd. Dalam talkshow tersebut Prof. Dr. Karim Suryadi, M.Si. menyampaikan pandangannya mengenai peradaban Islam tentang media digital yang memancing munculnya lisan yang tidak terjaga. Mengutip dari kitab Nasoihul Ibad diuraikan pangkal obat ialah sedikit makan, pangkal adab adalah bicara, pangkal ibadah sedikit dosa, dan pangkal harapan adalah sabar. Namun dengan adanya media digital mendorong kita memiliki sikap konsumtif, hedon, dan memancing amarah. “Pendidikan harus fokus kepada bagaimana bisa melahirkan ahli di bidang ilmu tertentu tapi juga mempunyai basis Islam”. Ujar Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., CSEE ketika ditanya pendapatnya mengenai peradaban Islam di era digital. Beliau juga menyampaikan bahwasanya nilai moral seharusnya bukan hanya disampaikan melalui Al-Quran dan hadis melainkan diperlukan inovasi menarik terkait hal tersebut untuk mencetak insan moral dengan cepat dan tepat.

Antusiasme jamaah terhadap talkshow ini terlihat dengan terlontarnya berbagai pertanyaan pada sesi tanya jawab terlebih narasumber yang dihadirkan merupakan seseorang yang ahli di bidangnya. Kebanyakan dari mereka menanyakan perihal pemberdayaan media digital yang dikaitkan dengan pembentukan karakter religius. Talkshow pun ditutup dengan penyerahan cenderamata kepada narasumber.

“Menerapkan etika dalam berdigitalisasi di antaranya: menahan diri untuk tidak menyebarkan berita bohong dalam media sosial, memeriksa fakta dalam artian memvalidasi fakta dari medsos sebelum diterima, dan membagikan atau menyebarkan informasi yang layak dikonsumsi khalayak umum”. Respons Prof. Dr. Karim Suryadi, M.Si. ketika ditanyai cara terbaik untuk menghadapi tantangan dan peluang di era digitalisasi.

(Ismi Asri Ramdani)

UPI Sosialisasikan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

UPI Sosialisasikan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Universitas Pendidikan Indonesia mengadakan sosialisasi Program Pertukaran Mahasiswa (PMM) Angkatan Tiga tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Kemendikbud sebagai program mobilitas mahasiswa selama satu semester, program ini diadakan untuk mendapatkan pengalaman mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia dalam memperkuat persatuan. Sosialisasi ini diselenggarakan di Auditorium Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Rabu (13/04/2023).

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengaplikasikan wawasan kebangsaan, meningkatkan pemahaman pada keberagaman SARA, mengembangkan keberagaman sikap saling memahami, memperluas pengetahuan akademik sehingga terciptanya penguatan persatuan bangsa. Program ini dilaksanakan secara bertahap dimulai pendaftaran pada 29 Maret – 2 Juni 2023 tersedia 204 Perguruan Tinggi penerima dengan target 15.184 Mahasiswa Peserta. Rektor UPI, Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd., M.A. menyampaikan bahwa “Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka merupakan program yang bermanfaat dalam pembinaan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman tidak hanya pengalaman belajar di UPI, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar di tempat lain, selain itu program ini dapat mempererat tali persaudaraan antar saudara sebangsa, memperkaya wawasan mahasiswa dalam mengenal wilayah di Indonesia. Oleh karena itu saya sangat menghimbau kepada mahasiswa untuk mengikuti program ini dengan sebaik-baiknya”  ungkap Solehuddin.

“Dalam mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka ini ada beberapa syarat yang harus dipenuhi bagi Mahasiswa yang akan mengikuti program ini yaitu Mahasiswa yang sudah berada di Semester 3,5,7 dengan IPK minimal 2,8 adapun dokumen pelengkap di antaranya surat keterangan sehat, sudah melakukan vaksin, dan membuat surat SKTM dengan template yang sudah disediakan” ungkap Priska Eriani selaku tim PMM.

Selain itu, hadir para alumni Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan dua secara langsung, mereka menceritakan berbagi pengalaman selama mengikuti program  Pertukaran Mahasiswa Merdeka. “Mengikuti program ini mendapatkan pengalaman tidak hanya itu mendapatkan ilmu yang lebih, memperluas relasi pertemanan, selain itu kami juga mengadakan kegiatan sosial seperti melaksanakan bakti sosial dengan mengunjungi panti asuhan, melaksanakan program kebinekaan dengan bereksplorasi lingkungan sekitar pada tempat-tempat bersejarah” ungkap Doni Rafriyana selaku alumni Pertukaran Mahasiswa Angkatan 2.

Adapun tips-tips yang bisa di terapkan untuk mahasiswa yang akan mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka ini dengan mengecek secara teliti terkait administrasi yang diperlukan dalam pendaftaran, serta berusaha secara maksimal, sambung Raudhatul Jannah juga sebagai alumni Pertukaran Mahasiswa angkatan dua.

Adapun pesan-pesan yang bisa diterapkan untuk peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka yang akan mengikuti program tersebut adalah menghormati budaya, adat dan orang-orang tempat kita melaksanakan program Pertukaran Mahasiswa Merdeka tersebut.

(Lies Diana Luthfiah)

UPI KEMBALI RAIH PERINGKAT PERTAMA TOP UNIVERSITY DI INDONESIA BIDANG PENDIDIKAN BERDASARKAN QS (QUACQUARELLI SYMONDS) WORLD UNIVERSITY RANKINGS BY SUBJECT 2023

UPI KEMBALI RAIH PERINGKAT PERTAMA TOP UNIVERSITY DI INDONESIA BIDANG PENDIDIKAN BERDASARKAN QS (QUACQUARELLI SYMONDS) WORLD UNIVERSITY RANKINGS BY SUBJECT 2023

Universitas Pendidikan Indonesia dinobatkan sebagai salah satu universitas terbaik dunia melalui edisi terbaru dari peringkat universitas yang paling banyak dirujuk di dunia. Universitas Pendidikan Indonesia menempati peringkat #201-250 di Dunia, #33 di Asia dan #1 Top University di Indonesia pada Bidang Pendidikan berdasarkan QS (Quacquarelli Symonds) World University Rankings (QS-WUR) by Subject 2023.

QS (Quacquarelli Symonds) adalah lembaga pemeringkat yang paling banyak digunakan di dunia. Selain itu, Kementerian pendidikan baru mengakui QS dalam pemeringkatan dan sudah sangat bereputasi. Pencapaian yang baik dalam mempertahankan posisi #1 dalam aspek pendidikan tapi bukan tujuan akhir dan bukan satu-satunya. Salah satu yang masih menjadi target UPI selanjutnya adalah dapat masuk ke dalam 1000 besar internasional QS WUR.

Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., menyampaikan aspek-aspek penting dalam upaya mencapai target, yaitu dengan meningkatkan riset-riset di bidang pendidikan. “Tentunya riset yang sudah dilakukan perlu publikasi. Publikasi ini nantinya dilihat kualitas jurnal, tentunya akan lebih baik jurnal  internasional, bereputasi, dan bekerja sama dengan universitas lain di luar negeri,” tegasnya.

Sebagai upaya lanjutan tentu perlu dukungan dari semua pihak mulai dari prodi sampai dengan universitas. Pemeringkatan ini menjadi penting karena sebagai reputasi kampus yang tentu akan mempengaruhi kesempatan kerja dan kepercayaan bagi lulusan.

“Jika kita ingin dipercaya oleh orang lain kita harus menunjukkan terlebih dahulu posisi kita di mana dan prestasi kita dan yang menunjukkan itu orang lain. Itulah arti penting pemeringkatan. Ranking ini terkait juga dengan kualitas SDM dan kepercayaan dunia kerja karena ranking menunjukkan kinerja (knowledge). Sebab ketika suatu negara warganya bekerja maka negara itu produktif dan pengangguran turun. Jadi ada kaitannya antara ranking dan produktivitas negara dan investasi luar ke dalam,” lanjutnya.

Harapan juga disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Kemitraan dan Usaha, Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, M.Pd., M.A., “Riset adalah kunci yang harus dilakukan oleh perguruan tinggi. Jumlah riset masih kurang terlebih perihal kolaborasi dengan perguruan tinggi di luar negeri. Upaya yang akan dilakukan adalah berbentuk kerja sama dengan menaikkan jumlah beasiswa bagi universitas luar negeri, merekrut profesor lebih dari 100 untuk ditempatkan di berbagai program studi, dan double degree dengan kampus di luar negeri.”

Riset adalah kunci yang harus dilakukan oleh perguruan tinggi agar bisa terus mencapai target lainnya tentu dibutuhkan dukungan oleh civitas akademika. “Berharap UPI tidak hanya di satu subjek. Diharapkan dalam bidang subjek lain seperti sains, ekonomi, artsmanagement, atau lainnya. Sekarang UPI sudah potensial dalam subjek lain tinggal meningkatkan lagi agar bisa mendapatkan peringkat selain subject tadi,” ujar Direktur, Prof. Dr. Ahmad Buchori, M.A.

(Iqssyzia Syahfitri)

PENDAFTARAN ONLINE

Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

071264
Users Today : 88
Total views : 136685
Who's Online : 1
Your IP Address : 3.238.174.191

© 2021 FPOK UPI – Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan