UPI Deklarasikan Pembangunan Zona Integritas

UPI Deklarasikan Pembangunan Zona Integritas

Bandung, UPI

Pendeklarasian Pembangunan Zona Intergritas di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) merupakan tanda dimulainya pelaksanaan Zona Integritas untuk menciptakan pemerintahan yang professional dengan berkarakteristik, berintegritas, berkinerja tinggi, bebas dan bersih dari KKN, mampu melayani publik, sejahtera, berdedikasi, dan memegang teguh nilai-nilai dasar kode etik aparatur sipil negara.

Menurut penuturan Sekretaris Univesitas UPI Prof. Dr. Memen Kustiawan,SE.M.Si. M.H., Ak. CA, CPA., pembangunan Zona Intergritas  merupakan implementasi percepatan dari Reformasi Birokrasi. Sesuai dengan Peraturan MenPANRB Nomor 90 Tahun 2021 Tentang Pembangunan dan Evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.

Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Memen dalam acara Deklarasi Pembangunan Zona Integritas UPI Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Gedung Ahmad Sanusi Kampus UPI Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung, Selasa (25/07/2023).

“Berdasarkan surat dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi Kemdikbud Ristek, Nomor 1170/E/OT.01.00/2022 tentang Pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas PTN dan LLDikti, secara responsif Rektor UPI menugaskan pembangunan Zona Integritas kepada para Dekan Fakultas, Direktur Sekolah Pascasarjana, dan para Direktur Kampus UPI di Daerah. Berbagai pepersiapan pembangunan Zona Integritas telah dilakukan baik oleh tim RB Universitas maupun oleh tim ZI Fakultas, SPs, dan Kampus UPI di Daerah,” ungkapnya.

Salah satu poin dari isi surat tersebut adalah bahwa dalam rangka pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas khususnya di lingkungan Dirjen Dikti, dimohon Rektor dan Kepala LLDikti untuk menugaskan Dekan pada Fakultas yang belum membangun Zona Integritas.

Sementara itu, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) UPI sudah terlebih dahulu memabangun ZI dan telah 2 kali lolos Penilaian tingkat Kemendikbudristek dan pada tahun ini sedang prodes penilaian tingkat nasional di Kemenpan RB. Informasi terakhir telah dinyatakan lolos seleksi administrasi, dan maju tahap berikutnya. Diharapkan, tahun ini FPIPS lolos Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tingkat Nasional.

Berikuti ini Fakultas yang dapat mendeklarasikan, yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan,  Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain, Sekolah Pascasarjana, UPI Kampus di Cibiru, UPI Kampus di Sumedang, UPI Kampus di Purwakarta, dan UPI Kampus di Tasikmalaya, serta UPI Kampus di Serang. (dodiangga)

Rektor Tegaskan, UPI Bangun Zona Integritas untuk WBK dan WBBM

Rektor Tegaskan, UPI Bangun Zona Integritas untuk WBK dan WBBM

Bandung, UPI

Mendeklarasikan pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) merupakan hal yang sangat urgent. Ditegaskan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof. Dr. H. M. Solehuddin, M.Pd., M.A.,”Saya rasa melalui deklarasi ini, kita menegaskan komitmen kita untuk membangun Zona Integritas dan bebas dari korupsi dan berkualitas dalam melayani, tepatnya UPI menjadi Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).”

Ini kan sesuatu hal yang sangat prinsip, tegasnya lagi, jadi di era sekarang ini sudah saatnya kita secara sungguh-sungguh mewujudkan dua hal ini.

“Jadi, mudah-mudahan dengan deklarasi ini kita lebih yakin lagi dan lebih berkomitmen lagi untuk mewujudkan UPI ini sebagai zona yang bebas dari korupsi, dan sebagai lembaga yang melayani dengan ramah, dengan berkualitas, dan dengan bersih,” harap Rektor.

Pernyataan Rektor UPI tersebut ditegaskan dalam sebuah wawancara usai melaksanakan kegiatan Deklarasi Pembangunan Zona Integritas UPI Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Gedung Ahmad Sanusi Kampus UPI Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung, Selasa (25/07/2023).

Lebih lanjut dijelaskan bahwa tujuan pembangunan zona integritas adalah untuk menciptakan birokrasi yang profesional dengan karakteristik adaptif, berintegritas, berkinerja tinggi, bebas dan bersih Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, mampu melayani publik, netral, berdedikasi, dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara.”

Jadi, zona integritas merupakan predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“UPI merasa perlu membangun zona integritas karena pola pikir dan budaya kerja birokrasi belum sepenuhnya mendukung birokrasi yang profesional. Demikian juga dengan kualitas pelayanan publik masih belum memenuhi harapan publik. Sementara itu sistem pengawasan internal belum mampu berperan sebagai quality assurance. Sistem monitoring, evaluasi, dan penilaian belum dibangundengan baik. Lebih dari itu praktik manajemen SDM belum optimal meningkatkan profesionalisme, serta di dalam pelaksanaan program dan kegiatan belum sepenuhnya didasarkan atas prosedur yang baku dan terstandarisasi,” ungkap Rektor UPI Prof. Solehuddin.

Untuk membangun zona integritas diperlukan komitmen dari setiap level pimpinan yang diikuti oleh seluruh pegawai. Sediakan SDM yang kompeten, ramah, dan dapat dipercaya dalam memberikan pelayanan, dan kenali pengguna layanannya. Lakukan pemantauan dan evaluasi berkelanjutan, serta tetapkan strategi komunikasi agar aktivitas pembanguna ZI diketahui dan dipahami masyarakat.

Rektor UPI mengatakan bahwa indikator keberhasilannya diukur oleh birokrasi yang bersih dan akuntabel, birokrasi yang efektif dan efisien, dan birokrasi yang memiliki pelayanan publik berkualitas.

Adapun 13 pimpinan unit akademik di ingkungan UPI telah mendeklarasikan pencanangan pembangunan Zona Integritas yaitu Dekan FIP, FPBS, FPMIPA, FPTK, FPTK, FPOK, FPEB, FPSD; Direktur Sekolah Pasacasarjana; dan 5 Direktur Kampus UPI di daerah, yaitu  UPI Kampus Tasikmalaya, UPI Kampus Serang, UPI Kampus Sumedang, UPI Kampus Purwakarta, UPI Kampus Cibiru. Ini merupakan tahap awal dari keseluruhan tahapan yang harus dilalui pembangunan Zona Integritas. (dodiangga)

Rektor UPI Lantik Kaprodi dan Sekretaris Prodi serta Pejabat Struktural

Rektor UPI Lantik Kaprodi dan Sekretaris Prodi serta Pejabat Struktural

Bandung, UPI

Sebanyak 100 orang dosen di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dilantik menjadi Ketua Program Studi/Sekretaris Program Studi di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia Masa Bakti 2023-2027. Sementara itu dalam kesempatan yang sama, sebanyak 21 orang tenaga kependidikan dilantik sebagai Pejabat Struktural di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia Pengganti Antarwaktu Masa Bakti 2021-2025.

Pelantikan berlangsung di Auditorium Gd. FPEB Lt. 6 Kampus UPI Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung, Selasa (25/7/2023) oleh Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof. Dr. H. M. Solehuddin, M.Pd., M.A.

Para pejabat tersebut dilantik berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Pendid1kan Indonesia Nomor 1311/Un40/Kp.09.04/2023 tentang Pemberhentian Ketua Departemen, Sekretaris Departemen, Ketua Program Studi, dan Sekretaris Program Studi dan Pengangkatan Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi di Lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia. Sementara itu untuk Pejabat Struktural, dilantik berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Nomor 1201 /Un40/Kp.09.04/2023 tentang Rotasi dan Promosi Kepala Seksi di Lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia Pengganti Antarwaktu Masa Bakti 2021 -2025. Kemudian Surat Keputusan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Nomor 545/Un40/Kp.09.04/2023 untuk Pengangkatan Kepala Seksi Akademik dan Kemahasiswaan Pada Fakultas Pendidikan Seni Dan Desain Universitas Pendidikan Indonesia Pengganti Antarwaktu Masa Bakti 2021 – 2025.

Dalam sambutannya Rektor UPI berpesan agar para pejabat membenahi mindset dan niat. Dikatakannya,”Yang pertama adalah bagaimana kita membenahi mind set dan niat kita. Mind set-mind set zaman dulu yang kurang produktif perlu diubah ke mind set era sekarang, dimana era sekarang ini penuh tantangan dan penuh kompetisi. Jadi mulai hari ini, sebagai pejabat, mulailah berpikir lebih banyak untuk UPI.”

Seorang pejabat, lanjutnya, tidak boleh berpikirnya hanya untuk diri sendiri, hanya untuk keluarga saja, tapi mulai sekarang, mulai hari ini, kita harus berpikir untuk lembaga, dan dari kemarin juga sebenernya harus berpikir untuk lembaga.

“Jadi berpikirnya lebih banyak, diubah mind set­-nya, budayanya. Budaya berpikir untuk UPI, budaya efisiensi, budaya bergerombol yang tidak produktif itu dihilangkan. Jadi tolong mind set-nya itu diubah ya, kemudian juga tentu saja niatnya, kalau amanah tentu harus dipertanggungjawabkan,” harap Rektor UPI.

Rubah mind set, luruskan niat, sertakan pemahamannya, ujar Rektor, pahami dan belajar sepanjang hayat. Berpengalaman atau tidak berpengalaman, itu tidak terlalu penting, yang penting adalah orang yang mau belajar cepat, itu nanti bisa nyalip yang sudah berpengalaman. Siapa yang mau berubah atas dirinya, yang mau meng-up date dirinya, itu bisa lari lebih cepat.

Ditegaskan Rektor,”Jadi siapapun, tua, muda, berpengalaman tidak berpengalaman kalau mau belajar cepat, in sya allah nanti bisa. Oleh karena itu, cepat tolong pahami Tupoksinya. Di samping harus merubah mind set dan niatnya serta paham konsep, kemudian lakukan efisiensi management, dan yang paling penting tentu saja bukan hanya konsep, bukan hanya teori, tapi aksinya, do the best that we can, serta harus pandai berjejaring.”

Jadi sekali lagi, ujarnya, setelah kita melakukan perubahan terhadap mind set, niat, pemahamannya dan aksi, sebagai makhluk yang percaya dengan Allah SWT, jangan lupa berdoa supaya apa yang diberikan kepada kita ini menjadi keberkahan, ketika menjalankan sebuah regulasi akan berdampak pada kebaikan. (dodiangga)

 

KETUA PROGRAM STUDI DAN SEKRETARIS PROGRAM STUDI

DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA MASA BAKTI 2023-2027

No Nama Diangkat sebagai Unit kerja
 1 Dr. Laksmi Dewi, M.Pd. Ketua Program Studi Teknologi Pendidikan Program Sarjana & Pengembangan Kurikulum Program Magister dan Doktor FIP
 2 Dr. Mario Emizoli, M.Pd. Sekretaris Program Studi Teknologi Pendidikan Program Sarjana & Pengembangan Kurikulum Program Magister dan Doktor FIP
 3 Dr. Hj. Linda Setiawati, M.Pd. Ketua Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi FIP
 4 Prof. Dr. H. Juntika, M.Pd. Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling Program Sarjana, Magister, dan Doktor FIP
 5 Dr. Ipah Saripah, M.Pd. Sekretaris Program Studi Bimbingan dan Konseling Program Sarjana, Magister, dan Doktor FIP
 6 Dr. dr. Riksma Nurahmi Rinalti Akhlan, M.Pd. Ketua Program Studi Pendidikan Khusus Program Sarjana, Magister, dan Doktor FIP
 7 Dr. Yoga Budhi Santoso, M.Pd. Sekretaris Program Studi Pendidikan Khusus Program Sarjana, Magister, dan Doktor FIP
 8 Dr. Eviana Hikamudin, S.Pd., M.M. Ketua Program Studi Pedagogik Program Magister FIP
 9 Dr. Arie Rakhmat Riyadi, M.Pd. Ketua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Program Sarjana FIP
 10 Yeni Rachmawati, M.Pd., Ph.D. Ketua Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Program Sarjana & Pendidikan Anak Usia Dini Program Magister FIP
 11 Dr. Rita Mariyana, M.Pd. Sekretaris Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Program Sarjana & Pendidikan Anak Usia Dini Program Magister FIP
 12 Dr. Yanti Shantini, M.Pd. Ketua Program Studi Pendidikan Masyarakat Program Sarjana, Magister, dan Doktor FIP
 13 Dr. Dadang Yunus Lutfiansyach, S.Pd., M.Pd. Sekretaris Program Studi Pendidikan Masyarakat Program Sarjana, Magister, dan Doktor FIP
 14 Dr. Sri Maslihah, S.Psi., M.Psi., Psikolog Ketua Program Studi Psikologi FIP
 15 Dr. Tarunasena, M.Pd. Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah Program Sarjana, Magister, dan Doktor FPIPS
 16 Dra. Yani Kusmarni, M.Pd. Sekretaris Program Studi Pendidikan Sejarah Program Sarjana, Magister, dan Doktor FPIPS
 17 Taufik Abdullah, S.E., M.M.Par., Ph.D. Ketua Program Studi Manajemen Pemasaran Pariwisata Program Sarjana FPIPS
 18 Dr. Woro Priatini, S.Pd., M.Si. Ketua Program Studi Manajemen Industri Katering FPIPS
 19 Dr. Erry Sukriah, M.SE. Ketua Program Studi Manajemen Resort dan Leisure FPIPS
 20 Prof. Dr. H. Aceng Kosasih, M.Ag. Ketua Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam Program Sarjana & Pendidikan Agama Islam Program  Magister FPIPS
 21 Dr. Agus Fakhruddin, S.Pd., M.Pd. Sekretaris Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam Program Sarjana & Pendidikan Agama Islam Program  Magister FPIPS
No Nama Diangkat sebagai Unit kerja
 22 Dr. Wilodati, M.Si. Ketua Program Studi Pendidikan Sosiologi Program Sarjana dan Magister FPIPS
 23 Hj. Siti Komariah, M.Si., Ph.D. Sekretaris Program Studi Pendidikan Sosiologi Program Sarjana dan Magister FPIPS
 24 Dr. Nanin Trianawati Sugito, M.T. Ketua Program Studi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis Program Diploma IV FPIPS
 25 Dr. Rini Andari, M.M. Ketua Program Studi Pendidikan Pariwisata FPIPS
 26 Dr. Sumiyadi, M.Hum. Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Program Sarjana FPBS
 27 Dr. Halimah, M.Pd. Sekretaris Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Program Sarjana & Pendidikan Bahasa Indonesia  Program Magister dan Doktor FPBS
 28 Dr. Tedi Permadi, S.S., M.Hum. Ketua Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia FPBS
 29 Prof. Dr. Hj. Nunuy Nurjanah, M.Pd. Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Sunda Program Sarjana & Pendidikan Bahasa dan Budaya Sunda Program Magister FPBS
 30 Dr. Dede Kosasih, M.Si. Sekretaris Program Studi Pendidikan Bahasa Sunda Program Sarjana & Pendidikan Bahasa dan Budaya Sunda Program Magister FPBS
 31 Dr. Rojab Siti Rodliyah, S.Pd., M.Ed. Sekretaris Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Program Sarjana, Magister, dan Doktor FPBS
 32 Prof. Eri Kurniawan, M.A., Ph.D. Ketua Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris FPBS
 33 Irma Permatawati, S.Pd., M.Pd. Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman FPBS
 34 Prof. Dr. Mohamad Zaka Al Farisi, M.Hum. Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Program Sarjana dan Magister FPBS
 35 Dr. Asep Sopian, S.Pd., M.Ag. Sekretaris Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Program Sarjana dan Magister FPBS
 36 Hj. Nuria Haristiani, S.Pd., M.Ed., Ph.D. Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Program Sarjana dan Magister FPBS
 37 Dr. Linna Meilia Rasiban, M.Pd. Sekretaris Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Program Sarjana dan Magister FPBS
 38 Dr. Hj. Farida Amalia, S.Pd., M.Pd. Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Perancis FPBS
 39 Didin Samsudin, S.E, M.M., CHCM., CIT. Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Korea FPBS
 40 Al Jupri, S.Pd., M.Sc., Ph.D. Ketua  Program Studi Pendidikan Matematika Program Sarjana, Magister, dan Doktor FPMIPA
 41 Dr. Entit Puspita, S.Pd., M.Si. Sekretaris Program Studi Pendidikan Matematika Program Sarjana, Magister, dan Doktor FPMIPA
42 Dr. Kartika Yulianti, S.Pd., M.Si. Ketua Program Studi Matematika FPMIPA
 43 Dr. Achmad Samsudin, M.Pd. Ketua Program Studi Pendidikan Fisika Program Sarjana dan Magister FPMIPA
 44 Irma Rahma Suwarma, M.Pd., Ph.D. Sekretaris Program Studi Pendidikan Fisika Program Sarjana dan Magister FPMIPA
 45 Dr. Endi Suhendi, M.Si. Ketua Program Studi Fisika FPMIPA
 46 Dr. H. Wiji, M.Si. Ketua Program Studi Pendidikan Kimia Program Sarjana dan Magister FPMIPA
 47 Tuszie Widhiyanti, S.Si., M.Pd., Ph.D. Sekretaris Program Studi Pendidikan Kimia Program Sarjana dan Magister FPMIPA
 48 Prof. Fitri Khoerunnisa, M.Si., Ph.D. Ketua Program Studi Kimia Program Sarjana dan Magister FPMIPA
 49 Dr. Iqbal Musthapa, M.Si. Sekretaris Program Studi Kimia Program Sarjana dan Magister FPMIPA
 50 Dr. Kusnadi, S.Pd., M.Si. Ketua Program Studi Pendidikan Biologi Program Sarjana dan Magister FPMIPA
No Nama Diangkat sebagai Unit kerja
 51 Dr. Rini Solihat, M.Si. Sekretaris Program Studi Pendidikan Biologi Program Sarjana dan Magister FPMIPA
 52 Dr. Wahyu Surakusumah, S.Si., M.T. Ketua Program Studi Biologi FPMIPA
 53 Prof. Dr. Lala Septem Riza, M.T. Ketua Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer Program Sarjana dan Magister FPMIPA
 54 Dr. Wahyudin, M.T. Sekretaris Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer Program Sarjana dan Magister FPMIPA
 55 Dr. Muhamad Nursalman, S.Si., M.T. Ketua Program Studi Ilmu Komputer FPMIPA
 56 Prof. Dr. Ida Kaniawati, M.Si. Ketua Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Program Sarjana, Magister, dan Doktor FPMIPA
 57 Dr. Eka Cahya Prima, S.Pd., M.T. Sekretaris Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Program Sarjana, Magister, dan Doktor FPMIPA
 58 Dr. Ir. Maman Somantri, S.Pd., M.T., IPM. Ketua Program Studi Pendidikan Teknik Elektro FPTK
 59 Iwan Kustiawan, S.Pd., M.T., Ph.D. Ketua Program Studi Teknik Elektro FPTK
 60 Dr. Yayat, M.Pd. Ketua Program Studi Pendidikan Teknik Mesin FPTK
 61 Dr. Ridwan Adam Muhamad Noor, S.Pd., M.Pd. Ketua Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif FPTK
 62 Dr. Ir. Juang Akbardin, M.T., IPM. Ketua Program Studi Teknik Sipil FPTK
 63 Dr. Nandan Supriatna, M.Pd. NIP. 196012241991011001 Ketua Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan FPTK
 64 Dr. Fauzi Rahmanullah, S.Pd., M.T. Ketua Program Studi Pendidikan Teknik Arsitektur FPTK
 65 Prof. Dr. H. Asep Yudi Permana, S.Pd., M.Des. Ketua Program Studi Arsitektur Program Sarjana dan Magister FPTK
 66 Dr. Diah Cahyani Permana Sari, S.T., M.T. Sekretaris Program Studi Arsitektur Program Sarjana dan Magister FPTK
 67 Mirna Purnama Ningsih, S.Pd., M.Pd. Ketua Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga FPTK
 68 Dr. Hj. Rita Patriasih, S.Pd., M.Si. Ketua Program Studi Pendidikan Tata Boga FPTK
 69 Dr. Winwin Wiana, S.Pd., M.Des. Ketua Program Studi Pendidikan Tata Busana FPTK
 70 Dr. Mustika Nuramalia Handayani, S.TP., M.Pd. Ketua Program Studi Pendidikan Teknologi Argoindustri FPTK
 71 Prof. Agus Rusdiana, S.Pd., M.A., Ph.D. Ketua Program Studi Ilmu Keolahragaan FPOK
 72 Dr. Lukmannul Haqim Lubay, M.Pd. Ketua Program Studi PGSD Penjas FPOK
 73 Dr. H. Carsiwan, S.Pd., M.Pd. Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi FPOK
 74 Dr. H. Mulyana, M.Pd. Ketua Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga FPOK
 75 Dr. Alen Rismayadi, M.Pd. Ketua Program Studi Kepelatihan Fisik Olahraga FPOK
 76 Dr. Heni Mulyani, S.Pd., M.Pd. Ketua Program Studi Pendidikan Akuntansi FPEB
 77 Dr. Puspo Dewi Dirgantari, S.Pd., M.T., M.M. Ketua Program Studi Pendidikan  Bisnis FPEB
 78 Dr. Hady Siti Hadijah, S.Pd., M.Si. Ketua Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran FPEB
 79 Dr. Susanti Kurniawati, M.Si. Ketua Program Studi Pendidikan Ekonomi Program Sarjana, Magister, dan Doktor FPEB
 80 Dr. Navik Istikomah, S.E., M.Si. Sekretaris Program Studi Pendidikan Ekonomi Program Sarjana, Magister, dan Doktor FPEB
 81 Dr. Aristanti Widyaningsih, S.Pd., M.Si., CPMA., CRMP. Ketua Program Studi Akuntansi Program Sarjana & Ilmu Akuntasi Program Magister FPEB
 82 Dr. Denny Andriana, S.E., PgDip. MBA., Ph.D., Ak., CMA., CA., CFP. Sekretaris Program Studi Akuntansi Program Sarjana & Ilmu Akuntasi Program Magister FPEB
 83 Dr. Maya Sari, S.E., M.M. Ketua Program Studi Manajemen Program Sarjana, Magister, dan Doktor FPEB
 84 Dr. Askolani, S.E., M.M. Sekretaris Program Studi Manajemen Program Sarjana, Magister, dan Doktor FPEB
No Nama Diangkat sebagai Unit kerja
 85 Warli Haryana, S.Pd., M.Pd. Ketua Program Studi Pendidikan Seni Rupa FPSD
 86 Dr. Hery Supiarza, S.Pd., M.Pd. Ketua Program Studi Film dan Televisi FPSD
 87 Dr. Tita Mulyati, M.Pd. Ketua Program Studi PGSD Program Sarjana Kampus UPI di Cibiru
 88 Dr. Dinie Anggraeni Dewi, S.Pd., M.Pd. Sekretaris Program Studi PGSD Program Sarjana dan Magister Kampus UPI di Cibiru
 89 Mirawati, S.Pd., M.Pd. Ketua Program Studi PGPAUD Kampus UPI di Cibiru
 90 Mochamad Iqbal Ardimansyah, S.T., M.Kom. Ketua Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak Kampus UPI di Cibiru
 91 Dr. Anggi Setia Lengkana, S.Pd., M.Pd. Ketua Program Studi PGSD Penjas Program Sarjana & Pendidikan Jasmani Program Magister Kampus UPI di Sumedang
 92 Dr. Dinar Dinangsit, S.Pd., M.Pd. Sekretaris Program Studi PGSD Penjas Program Sarjana & Pendidikan Jasmani Program Magister Kampus UPI di Sumedang
 93 Dr. Julia, M.Pd. Ketua Program Studi PGSD Kampus UPI di Sumedang
 94 Dr. Ghullam Hamdu, M.Pd. Ketua Program Studi PGSD Program Sarjana Kampus UPI di Tasikmalaya
 95 Dr. Seni Apriliya, S.Pd., M.Pd. Sekretaris Program Studi PGSD Program Sarjana dan Magister Kampus UPI di Tasikmalaya
 96 Syti Sarah Maesaroh, S.P., M.M. Ketua Program Studi Bisnis Digital Kampus UPI di Tasikmalaya
 97 Dr. Neneng Sri Wulan, S.Pd., M.Pd. Ketua Program Studi PGSD Kampus UPI di Purwakarta
 98 Dr. Asep Kurnia Jayadinata, M.Pd. Ketua Program Studi PGPAUD Kampus UPI di Purwakarta
 99 Galura Muhammad Suranegara, M.T. Ketua Program Studi Sistem Telekomunikasi Kampus UPI di Purwakarta
 100 Dr. Andika Arisetyawan, M.Si. Ketua Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang
 101 Willdan Aprizal Arifin, S.Pd., M.Kom. Ketua Program Studi Sistem Informasi Kelautan Kampus UPI di Serang

PEJABAT STRUKTURAL

DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

PENGGANTI ANTARWAKTU MASA BAKTI 2021-2025

No Nama Diangkat sebagai Unit Kerja
 1 Jamahat, S.Pd. Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa UKPBJ
 2 Hikmat Permana, S.Si. Kepala Seksi Akademik dan Kemahasiswaan pada Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan FPTK
 3 Siti Kurniawati, S.Pd. Kepala Seksi Akademik dan Kemahasiswaan pada Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis FPEB
 4 Zakiyah Tsauroh Islamiyah, S.Pd., M.Pd. Kepala Seksi Administrasi Umum dan Sumber Daya pada Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis FPEB
 5 Yudi Wahyudi, S.Pd., M.T. Kepala Seksi Pengelolaan Penelitian pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat LPPM
 6 Pipin Firdaus, S.Kom., M.Kom. Kepala Seksi Pengelolaan Pengabdian kepada Masyarakat pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat LPPM
 7 Nur Aidah Darsinah, S.Pd., M.M.Pd. Kepala Seksi Administrasi Umum dan Sumber Daya pada Direktorat Urusan Internasional Direktorat Urusan Internasional
 8 Dra. Erna Sunarni, M.Pd. Kepala Seksi Administrasi Umum dan Sumber Daya pada Perpustakaan Perpustakaan
 9 Uus Mulyana, S.T., M.M. Kepala Seksi Administrasi Umum dan Sumber Daya pada Badan pengelola dan Pengembangan Usaha Badan pengelola dan Pengembangan Usaha
 10 Siti Zulaiha, S.AP. Kepala Seksi Administrasi Umum dan Sumber Daya pada Arsip Universitas Arsip Universitas
 11 Agus Heri Agung, S.Pd., M.T. Kepala Seksi Pemilihan Penyedia dan Pendampingan Pengadaan Barang/Jasa pada Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa
 12 Zaenal Saefudin, S.T. Kepala Seksi Administrasi Umum dan Sumber Daya pada Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa
 13 Saprudin, S.Pd., M.Pd. Kepala Seksi Akademik dan Kemahasiswaan pada Fakultas Pendidikan Seni dan Desain FPSD
No Nama Diangkat sebagai Unit Kerja
14 Wiyono, S.E., M.AP. Kepala Seksi Akademik dan Kemahasiswaan pada Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial FPIPS
 15 Iin Suartini, S.Pd. Kepala Seksi Administrasi Umum dan Sumber Daya pada Sekolah Pascasarjana SPs
 16 Emon Sonjaya, S.Pd. Kepala Seksi Akademik dan Kemahasiswaan pada Kampus UPI di Purwakarta Kampus UPI di Purwakarta
 17 Neni Zulviliansih, S.Pd., M.M. Kepala Seksi Administrasi Umum dan Sumber Daya pada Biro Sumber Daya Manusia Biro Sumber Daya Manusia
 18 Dra. Yanti Nuryanti Kepala Seksi Administrasi Umum dan Sumber Daya pada Biro Sarana dan Prasarana Biro Sarana dan Prasarana
 19 Asep Mulyana, S.AP., M.Pd. Kepala Seksi Pengelolaan Arsip Dinamis pada Arsip Universitas Arsip Universitas
 20 Indra Muliawan, S.Pd. Kepala Seksi Administrasi Umum dan Sumber Daya pada Kantor Hukum Kantor Hukum
 21 Annas Fachruddin, S.Pd. Kepala Seksi Administrasi Umum dan Sumber Daya pada Kampus UPI di Cibiru Kampus UPI di Cibiru
Kerja Sama UPI dan BPJS Kesehatan, Mudahkan Sivitas Akademika UPI Dapatkan Layanan Kesehatan

Kerja Sama UPI dan BPJS Kesehatan, Mudahkan Sivitas Akademika UPI Dapatkan Layanan Kesehatan

Bandung, UPI

Menyikapi Penandatanganan Naskah Kerja Sama antara Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan), Wakil Rektor Bidang Riset, Usaha dan Kerja sama UPI Prof. Dr, Bunyamin Maftuh, M.Pd., M.A., menyatakan bahwa proses kerja sama ini dilakukan dalam rangka untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih bagus kepada warga UPI, baik untuk dosen, tenaga kependidikan, ataupun untuk mahasiswa agar bisa dilayani oleh poliklinik UPI.

Ditegaskannya,”Dengan bekerja sama dengan BPJS, berarti nanti kita harapkan Poliklinik UPI ini bisa menerima peserta BPJS. Di dalam menggunakan layanan kesehatan Poliklinik UPI, pasien menjadi tanggungan BPJS atau dibayari oleh BPJS, sehingga hal ini akan memudahkan bagi dosen atau mahasiswa atau tendik (sivitas akademika UPI) yang memerlukan layanan dengan jaminan kesehatan dari BPJS di UPI.”

Prof. Bunyamin menyampaikan pernyataannya tersebut dalam sebuah wawancara di sela-sela kegiatan Penandatanganan Naskah Kerja Sama UPI-BPJS Kesehatan dan Kuliah Umum “Kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional Dalam Pengembangan Kampus Sehat” di Ruang Auditorium Gedung FPEB Lt. 6 Kampus UPI Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung, Jumat (21/7/2023).

Lebih lanjut dijelaskan,”Ya contohnya begini, kalau misalnya untuk yang sakit yang ringan misalnya, dosen atau mahasiswa itu bisa langsung dilayani oleh poliklinik dan tidak perlu bayar lagi, karena sudah ditanggung oleh BPJS. Sementara itu, kalau misalnya sakitnya agak berat sehingga harus dirawat ke rumah sakit, biasanya seorang pasien itu harus minta rujukan awalnya dari puskesmas, nah nantinya pasien tersebut tidak harus pulang ke daerahnya untuk mengurusnya karena agak jauh ke puskesmas, cukup ke poliklinik saja untuk minta surat rujukan ke rumah sakit, kan lebih mudah.”

Sederhananya adalah, ujarnya lagi, kami menginginkan Poliklinik UPI bisa meningkatkan layanan kesehatannya. Poliklinik UPI bisa menerima dan melayani peserta BPJS Kesehatan. Itu artinya seluruh sivitas akademika UPI seperti dosen, tendik dan mahasiswa bisa mendapatkan layanan kesehatannya di UPI tanpa harus ke puskesmas atau klinik asal peserta terdaftar. Jadi sebenarnya kita ingin memudahkan itu, memberikan kemudahan untuk dosen dan tendik.

“Sementara itu, selain dengan BPJS Kesehatan, UPI juga sudah bekerjasama dengan Kimia Farma, sudah tanda tangan MoU juga. Kimia Farma sudah siap membantu meningkatkan mutu layanan kesehatan di UPI, jadi semakin bagus, apalagi kalau Fakultas Kedokterannya sudah ada,” ujarnya. (dodiangga)

BPJS Kesehatan Siap Berkolaborasi dengan UPI dalam Semua Bidang

BPJS Kesehatan Siap Berkolaborasi dengan UPI dalam Semua Bidang

Bandung, UPI

Terlaksananya Penandatanganan Naskah Kerja Sama antara UPI dengan BPJS Kesehatan ini, tentu bagi BPJS khususnya kami di Jawa Barat adalah sebuah hal yang sangat luar biasa, karena tentu tahun ini adalah tahun kolaborasi, begitu ucap Deputi Direksi Bidang Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Wilayah V Arief Syaifuddin dalam sambutannya pada kegiatan Penandatanganan Naskah Kerja Sama UPI-BPJS Kesehatan dan Kuliah Umum “Kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional Dalam Pengembangan Kampus Sehat” di Ruang Auditorium Gedung FPEB Lt. 6 Kampus UPI Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung, Jumat (21/7/2023).

Dikatakannya,”Kami didorong untuk terus membangun kerjasama kolaborasi dengan seluruh stakeholder, salah satunya adalah dengan UPI. Sebagaimana disampaikan oleh Prof Bunyamin, tentu kami berharap kerja sama ini bisa kita realisasikan segera, tentu kami sangat terbuka bekerjasama dengan poliklinik UPI.”

Jumlah peserta BPJS di Jawa Barat sudah mencapai 93%, sementara itu di Bandung sudah 98%, artinya semuanya adalah Peserta BPJS.

“Kita melihat banyak sekali mahasiswa, terutama dari luar daerah, terdaftarnya masih di puskesmas atau poliklinik tempat domisilinya, sehingga ketika mereka sakit mereka menjadi kesulitan, tentu dengan adanya keberadaan Poliklinik UPI dan kerja sama, kita bisa bangun Sinergi,” ungkapnya.

UPI diharapkan dapat memastikan kepesertaannnya aktif, lanjutnya, kemudian setiap tahun ada pembaruan untuk keterangan kuliah, itu nanti kita bisa kerjakan bareng-bareng.

Ditegaskan Arief,“Bukan hanya kerjasama terkait dengan layanan di poliklinik saja, tentu juga ada kerjasama yang lain. Kami membuka diri untuk kegiatan penelitian, program magang dan sebagainya, karena BPJS menjadi sebuah lahan pembelajaran yang bagus, terutama untuk temen-temen utamanya di kesehatan tetapi non kesehatan pun bisa.” (dodiangga)

PPID UPI Undang Komisioner KIP pada Coaching Clinic Tim Monev Keterbukaan Informasi Publik 2023

PPID UPI Undang Komisioner KIP pada Coaching Clinic Tim Monev Keterbukaan Informasi Publik 2023

Foto Dokumentasi : Humas UPI

Bandung-UPI

Monitoring evaluasi Keterbukaan Informasi Publik yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat  pada setiap tahunnya. Dalam rangka mempersiapkan monev ini PPID UPI melaksanakan Coaching Clinic Monev Keterbukaan Informasi Publik bagi semua unit kerja dilingkungan UPI yang terlibat. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid. Peserta Coaching Clinic ini merupakan unit kerja akademik dan akademik yang terlibat pada panilaian monev KIP.  Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, (20/07/2023, bertempat di gedung UC lantai 3. Pada kesempatan ini narasumber yang diundang Fb. Fx. Handoko Agung Saputro, S.sos (Komisioner KIP RI) dan Aditya Nuriya Sholikhah (Tenaga Ahli Komisi Informasi Pusat). Coaching Clinic Monev Keterbukaan Informasi Publik adalah serangkaian kegiatan lanjutan setelah review dan sosialisasi kegiatan monev KIP RI 2023. Coaching Clinic Monev Keterbukaan Informasi Publik. Dengan agenda memperkuat komitmen pimpinan dalam melaksanakan Keterbukaan Informasi Publik di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia.

Foto dokumentasi Humas UPI

Prof Dr. M. Solehudin, M. Pd., M. A, (Rektor UPI), dalam sambutannya menyampaikan harapan dan dukungan besar atas prestasi yang selama ini sudah dicapai oleh tim pelaksana monev PPID UPI. Harus dipertahankan dan nilainya harus bertambah lebih baik ke depan. Upgrade infrastruktur digital terkait pengembangan Smart Management System (SMS) di seluruh unit utama dilingkungan UPI sebagai kemudahan pelaksanaan pelayanan publik. Lebih lanjut, Beliau mengajak Tim PPID UPI dan keseriusannya, meningkatkan dalam pengembangan atau melaksanakan inovasi layanan publik dan mengimplementasikan hasil coaching clinic dari Komisioner KIP RI dan Tenaga Ahli Komisi Informasi RI.

Prof. Dr. Deni Darmawan, M. Si., M. CE. (Kahumas UPI) sebagai PPID pelaksana dalam sambutannya melaporkan capaian dan harapan menghadapi monev KIP RI 2023 bahwa: Capaian produk informasi dan aspek inovasi bahwa PPID UPI akan mengikuti saran dari komisi informasi pusat dalam pengembangan PPID UPI ke depan. Atas dukungan Rektor UPI, bahwa PPID UPI di tahun 2022 telah mencapai kategori informatif dengan capaian nilai 93, 93 dan di tahun 2023 PPID UPI mentargetkan capaian informatif dengan capaian nilai minimal 95,55 dalam Monev KIP RI tahun 2023. Dengan di lounching Smart Management System (SMS) UPI, pengembangan sistem integrasi digital UPI sebagai inovasi layanan produk RBI dan ZI akan semakin memudahkan PPID UPI dalam pengembangan layanan publik dilingkungan Universitas Pendidikan Indonesia.

Foto dokumentasi Humas UPI

Fb. Fx. Handoko Agung Saputro, S.sos, menyampaikan materi dalam Coaching Clinic Monev Keterbukaan Informasi Publik, menekankan bagaimana melaksanakan inovasi pengelolaan Keterbukaan Informasi Publik dan Manajemen Sengketa Informasi sesuai dengan PTN kembangkan. Lebih lanjut mengangkat dan menyampaikan beberapa permasalahan terkait masalah dan solusi penanganan yang telah atau pernah terjadi KIP RI.

Lebih lanjut, Aditya Nuriya Sholikhah (Tenaga Ahli Komisi Informasi Pusat), menyampaikan materi dalam Coaching Clinic Monev Keterbukaan Informasi Publik ini, berkaitan dengan strategi Menghadapi Monev Keterbukaan Informasi Publik (teknis dan kebijakan). Penyajian informasi yang dikecualikan berdasarkan pasal 17 UU KIP. Badan Publik silahkan melakukan explorasi sesuai dengan informasi yang ingin dikecualikan sesuai dengan dasar hukum berdasarkan dokumen yang dimiliki oleh UPI.

Kegiatan ini menjadi stimulan bagi PPID UPI dan UPI secara khusus, untuk terus meningkatkan komitmen Keterbukaan Informasi Publik berdasarkan instrumen Monev KIP RI 2023 dengan terus melakukan gerakan inovasi dan kolaborasi layanan publik berdasarkan coaching clinic demi kemajuan layanan keterbukaan informasi publik di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia. (JF, Ed. HN).

287 Dosen Praktisi Berkolaborasi Pada Program Praktisi Mengajar Kemdikbudristek Angkatan Ke 3 Periode 2023/2024 di UPI

287 Dosen Praktisi Berkolaborasi Pada Program Praktisi Mengajar Kemdikbudristek Angkatan Ke 3 Periode 2023/2024 di UPI

Keterlibatan praktisi mengajar pada perkuliahan dikelas memberikan manfaat bagi penyelenggaraan pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia sebagai media aktualisasi dan referensi materi pembelajaran sesuai  penggunaannya di dunia kerja. Program praktisi mengajar mendorong kesempatan kolaborasi strategis bersama praktisi dunia kerja, baik dari dalam  maupun luar negeri, dalam proses perancangan dan pelaksanaan pembelajaran  untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi mahasiswa sesuai kebutuhan dunia kerja.

Sejak program praktisi mengajar ini dibuka, UPI sudah terlibat di dua angkatan yaitu angkatan ke 1 dan angkatan ke 2. Melalui program praktisi mengajar ini, Universitas Pendidikan Indonesia memiliki kesempatan penerapan tridarma perguruan tinggi saat melakukan  kolaborasi kemitraan dengan praktisi dunia kerja dalam meningkatkan kualitas lulusanserta meningkatkan citra kampus para pemangku kepentingan.

Pada program praktisi mengajar angkatan ke 3 periode 2023/2024, sebanyak  287 praktisi berkolaborasi dengan dosen di Universitas Pendidikan Indonesia yang dilaksanakan terhitung dari bulan September 2023 sampai dengan Bulan Febuari 2024 dengan jumlah mata kuliah sebanyak 241 yang sudah di usulkan.

Koordinator Program Praktisi Mengajar UPI Prof. Dr. H. Amir Machmud, SE., M.Si, menjelaskan tujuan dari Program Praktisi Mengajar salah satunya yaitu para praktisi tidak hanya mengajarkan teori saja, tapi para praktisi juga harus bisa mengajarkan dan mendorong mahasiswa untuk bisa mengenal dunia kerja yang sebenarnya. Agar mahasiswa tidak kaget ketika menghadapi atau terjun langsung ke dalam dunia kerja.

“Para Praktisi harus bisa memotivasi dan memberikan pengalaman bagi mahasiswa supaya lebih percaya diri untuk mengasah kemampuannya, sehingga ketika di dunia kerja nantinya mahasiswa ini mudah bersosialisasi dengan lingkungan yang baru.” Ujarnya.

Prof. Dr. H. Amir Machmud, SE., M.Si berharap jumlah matakuliah yang akan didanai lebih banyak. Karena semakin banyak praktisi yang lolos dalam validasi dan bekerja sama dalam mengajar, semakin tinggi indikator kinerja utama yang akan dicapai. Melalui program praktisi mengajar, para mahasiswa juga akan mendapatkan pengalaman lapangan yang berharga untuk memperkaya pemahaman mereka dalam dunia kerja yang sebenarnya.

Lebih lanjut menjelaskan, dengan peningkatan jumlah praktisi mengajar yang diharapkan secara langsung berkaitan dengan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Melalui keterlibatan para praktisi yang memiliki pengalaman praktis di bidangnya, perkembangan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa diharapkan dapat meningkat.

Menurutnya, sejumlah tantangan utama dalam praktisi mengajar ini diantaranya pada proses validasi praktisi mengajar yang dilakukan Kemdikbudristek, kelengkapan administrasi yang diajukan oleh para praktisi, serta proses pemantau dan evaluasi para praktisi terhadap agenda rencana pembelajaran yang diajukan serta penilaian kemampuan dan kualitas pengajaran para praktisi. Selain itu ia mengingatkan para praktisi untuk lebih berhati-hati dalam menyusun kelengkapan administrasi mereka. Hal ini akan memastikan bahwa proses validasi dapat berjalan dengan lancar dan praktisi yang berkualitas dapat diberikan kesempatan untuk memberikan kontribusi maksimal dalam pendidikan.

Prof. Dr. H. Amir Machmud, SE., M.Si, akan terus mendukung upaya pengembangan praktisi mengajar di Indonesia. Kolaborasi antara praktisi dan akademisi akan memberikan hasil yang sangat positif dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang dinamis dan berorientasi pada dunia kerja. Progam praktisi mengajar ini memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam pemperoleh pengalaman belajar ilmu praktis yang aktual, relevan, bermanfaat,  dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Melalui program ini, juga para mahasiswa mendapat pendampingan (mentorship) dari praktisi ahli panutan. Selain itu para dosen dan mahasiswa dapat berjejaring dengan pengajar praktisi ahli dan memberikan edukasi kepada mahasiswa akan potensi mereka di dunia kerja, memperoleh pengalaman belajar hard skills dan soft skills sebagai penguat  keterampilan, dan menambah kompetensi.

Praktisi yang terlibat dalam kolaborasi program ini khususnya di Universitas Pendidikan Indonsia mendapatkankan manfaat yang besar terutama memperoleh informasi dan referensi tentang mahasiswa yang memiliki potensi dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, memperoleh informasi potensi mahasiswa yang mampu menjadi mitra bagi  dunia kerja, mendidik dan menjaring sumber daya manusia unggul lebih awal untuk membentuk pangkalan bakat.

Penulis : Bernico Bisma Fradisa

Editor : Yana Setiawan

kegiatan International Conference, Research, Student mobility, dan Student Volunteer di Malaysi

kegiatan International Conference, Research, Student mobility, dan Student Volunteer di Malaysi

FPOK jaya jaya jaya !!!

Alhamdulillah kegiatan International Conference, Research, Student mobility, dan Student Volunteer di Malaysia, pada tanggal 18-27 Juni 2023 sudah selesai di laksanakan.

Kegiatan ini diikuti oleh 14 org mahasiswa yaitu:

1. Willy Auliya Yashilva (Gizi)
2. Virza Reskya Assyfa (S1 Keperawatan)
3. Natasya (D3 Keperawatan)
4. Laillah Mukarrahmah (D3 Keperawatan)
5. Zahra Naqiyyah Primadi (IKOR)
6. Muhammad Fedrian (IKOR)
7. Wendi Rahmattulloh (KFO)
8.Niquita Marsha Almaqdivikia (PGSD)
9. Muhammad Azhar (PJKR)
10. Gifaldi Rafi Al Latif (PJKR)
11. Syahvira (PJKR)
12. Tya Susan Pujinisa (PKO)
13. Rizki Alfian Adha (PKO)
14. Maharani Sekar Langit (PKO)

Didampingi 5 orang dosen, yaitu:
1. Mustika Fitri, M.Pd., Ph.D
2. Dr. Lisna Anisa Fitriana, S.Kep. Ners., M.Kes.AIFO
3. Dr. apt. Afianti Sulastri, M.Pd.
4. Dr. Mohammad Zaky, M.Pd.
5. Septian Williyanto, M.Pd

Hasil keluaran dari kegiatan ini antara lain:
1. Sertifikat kegiatan Student Mobility (IKU 2)
2. Sertifikat International Conference (IKU 2 dan 5)
3. Sertifikat international Volunteer (IKU 2 , 3, dan 5)
4. Kegiatan Riset Internasional di kampus QS100 (IKU 5)
5. Kegiatan PKM Internasional di kampus QS100 (IKU 5)
6. Luaran penelitian yg dimanfaatkan di masyarakat internasional (IKU 5)
7. Hak paten (IKU 5)
8. Prestasi mahasiswa tingkat nasional (IKU 2)
9. Prestasi mahasiswa tingkat internasional (IKU 2)
10. Visiting Lecture (IKU 3)
11. MoA dengan UPSI (IKU 6)
12. MoA degan UM (IKU 6)
13. MoA dengan UKM (IKU 6)
14. Publikasi jurnal Internasional (IKU 5)
15. Publikasi jurnal Nasional
(IKU 5)

Idul Adha 1444 H, Prof. Dr. Drs. Udin Supriadi, M.Pd Mengajak Menghayati Nilai Persatuan, Persamaan, Persaudaraan, Pengorbanan dan Syukur dalam Haji dan Qurban

Idul Adha 1444 H, Prof. Dr. Drs. Udin Supriadi, M.Pd Mengajak Menghayati Nilai Persatuan, Persamaan, Persaudaraan, Pengorbanan dan Syukur dalam Haji dan Qurban

Universitas Pendidikan Indonesia melalui panitia Idul Adha 1444 H menyelenggarakan kegiatan Shalat Idul Adha, penyembelihan dan pendistribusian hewan qurban pada Kamis, 29 Juni 2023. Ketua Panitia Kegiatan Idul adha 1444 H Masjid Al Furqan UPI, Dr. Phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd sekaligus Dekan Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD) Universitas Pendidikan Indonesia menjelaskan rangkaian kegiatan Idul adha 1444 diantaranya seminar Idul Adha yang telah diselenggarakan pada hari Jum’at 16 Juni 2023, khitanan massal yang telah diselenggarakan pada hari jum’at 23 Juni 2023, Shalat Idul Adha, penyembelihan dan pendistribusian hewan qurban diselenggarakan pada Kamis, 29 Juni 2023, serta ditutup dengan pelaksanaan lomba foto story serta pentas seni. Dr. Phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan menyukseskan pelaksanaan Idul Adha 1444 H di Universitas Pendidikan Indonesia.

Pelaksanaan Shalat dan Khutbah Idul Adha dipimpin oleh Prof. Dr. Drs. Udin Supriadi, M.Pd yang merupakan dosen pada Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia. Pada pelaksanaan Shalat dan Khutbah ini, Prof. Dr. Drs. Udin Supriadi, M.Pd mengungkapkan bahwa Ibadah haji diwajibkan oleh Allah SWT kepada kaum muslimin, tidak hanya mengandung makna ibadah (ritual) dalam bentuk ibadah fisik semata, tetapi juga merupakan perjalanan spiritual yang mengandung nilai-nilai yang esensial bagi kehidupan manusia sebagai satu-satunya makhluk Allah pemegang khalifah di muka bumi dengan segala peradabannya.  Menurutnya, Haji sebagai ibadah, memberi makna bagi kehidupan umat Islam disamping sebagai bentuk ritual itu sendiri yang diwajibkan kepada setiap muslim yang memiliki kemampuan, juga di dalamnya mengandung makna simbolik yang dalam dan luas.

Prof. Dr. Drs. Udin Supriadi, M.Pd mengungkapkan nilai-nilai esensial bagi kehidupan manusia dalam haji dan qurban diantaranya nilai persatuan, persamaan, persaudaraan, pengorbanan dan syukur sebagai makna sentral yang dapat diungkapkan dan diberi penghayatan. Menurutnya, persatuan pada hakekatnya merupakan misi yang tersimpan di dalam ibadah haji, dimana hanya satu identitas yang melekat pada hati setiap orang yang datang berhaji, yaitu iman. Haji merupakan lambang persatuan umat harus dihayati dan dikembangkan di dalam setiap hati orang beriman dan tercermin dalam kehidupan umat Islam.

Lebih lanjut menjelaskan bahawa persatuan dapat dibangun dengan menumbuhkan kesadaran di kalangan umat Islam untuk menghargai nilai dan makna persatuan sebagai suatu kebutuhan bersama dengan mengenyampingkan perbedaan paham dan pandangan. Nilai persatuan di atas tidak dapat dicapai apabila makna kedua dari ibadah haji tidak tumbuh dalam setiap hati umat Islam yaitu makna kebersamaan.

Prof. Dr. Drs. Udin Supriadi, M.Pd memberikan penjelasan tentang persamaan yang dimaknai sebagai kesejajaran derajat kemanusiaan, karena kesamaan asal dan sumber penciptaan, sehingga tidak ada bangsa yang lebih unggul dan tiada individu yang lebih menonjol, kecuali pada kualitas ketakwaannya. Persamaan pada dasarnya merupakan modal dasar bagi umat Islam untuk tampil, berkomunikasi dan berkiprah bersama-sama umat lainnya dengan penuh kepercayaan diri. Tampil menjadi pelaku utama dan pembaharu dunia, untuk menjadi umat yang menentukan jalannya sejarah peradaban manusia.

Selain persamaan, Prof. Dr. Drs. Udin Supriadi, M.Pd menekankan pentingnya nilai persaudaraan (ukhuwah) sebagai bagian yang sangat penting dari masyarakat Islam. Nilai ini merupakan perekat yang kuat yang memberikan warna tersendiri bagi perwujudan suatu masyarakat muslim. Setiap muslim pada hakekatnya adalah bersaudara untuk saling tolong menolong, bahu membahu dan saling memberi manfaat.

Menurutnya persaudaraan sesama muslim hendaknya seperti kedua belah tangan, dimana antara keduanya saling bahu membahu, bantu membantu walaupun kedua tangan itu berbeda dalam tugas atau kedudukannya. Dan persaudaraan sesama muslim itu janganlah seperti kedua belah telinga dari sisi tempatnya, dimana satu dengan lainnya bersifat masing-masing, berjalan masing-masing tanpa memperhatikan saudaranya

Lebih lanjut mengungkapkan bahwa pada era peradaban modern sekarang ini makna ukhuwah semakin penting untuk dihayati, di saat individualisme berkembang di tengah-tengah masyarakat kita, sebagai akibat perkembangan dan peningkatan aktivitas individu, disaat perubahan dan pergeseran semakin cepat seperti sekarang ini. Makna ukhuwah akan memberikan kesegaran batin yang melahirkan ketentraman dan kedamaian, karena persaudaraan merupakan kebutuhan dasar setiap manusia sebagai makhluk sosial yang memerlukan pertolongan manusia lain. Jika nilai-nilai ukhuwah ini telah tumbuh dan berkembang di kalangan umat Islam, maka tak dapat disangkal lagi bahwa umat Islam akan memiliki kekuatan dan keutuhan yang akan diperhitungkan orang lain.

Selain Ibadah haji dan qurban dapat dimaknai sebagai  nilai persatuan, persamaan dan persaudaraan, juga dapat dimaknai sebagai tasyakur kepada Allah SWT dengan atas nikmat yang telah diberikan Allah kepadanya. Syukur adalah suatu sikap yang tumbuh dari suatu penghayatan yang sungguh-sungguh dan kesadaran diri yang timbul dari keyakinan bahwa setiap rizki yang didapat pada hakekatnya merupakan pemberian Allah SWT. Bekerja keras menggunakan pikiran dan tenaga dalam berbagai garapan kehidupan, sungguh-sungguh mencintai dan mengembangkan profesi, meningkatkan kemampuan dan produktivitas kerja, menjaga dan memelihara kesehatan dan melestarikan lingkungan adalah ungkapan nyata dan makna syukur seorang hamba Allah SWT.

Seorang muslim yang menghayati makna syukur ini adalah seorang warga masyarakat yang mandiri, bertanggung jawab dan memiliki dedikasi serta warga yang memiliki kadar disiplin yang tinggi. Syukur sangat relevan dan erat kaitannya dengan peningkatan etos kerja masyarakat, bangsa yang sedang membangun seperti bangsa Indonesia saat ini.  Karena mental yang tahu dan kenal rasa syukur inilah yang diharapkan dapat tertanam pada jiwa manusia Indonesia sebagai bentuk nyata dari manusia pembangunan.

Pada akhir khutbah Idul Adha 1444 H di Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. Drs. Udin Supriadi, M.Pd mengungkapkan bahwa Ibadah qurban juga dapat dimaknai sebagai nilai pengorbanan, yaitu keikhlasan untuk bertenggang rasa, memberikan perhatian dan mengorbankan sebagian perasaan kita untuk berbagi suka dan duka dengan sesama, peka terhadap masalah-masalah sosial yang dihadapi oleh masyarakat sekitarnya, ikut merasakan derita orang lain, ikut merasa senang pada orang lain yang berbahagia. Berbagi rasa bahagia dan duka merupakan sikap hidup yang perlu dipupuk dan dikembangkan dengan cara melatih diri sendiri untuk menekan perasaan dan gejolak nafsu keserakahan dan kerakusan yang sering hinggap di hati (Yana Setiawan/Humas UPI)

Rektor UPI Ungkap Peran Penting Mahasiswa KKN UPI

Rektor UPI Ungkap Peran Penting Mahasiswa KKN UPI

Bandung, UPI

Mahasiswa KKN Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di lapangan, memiliki banyak peran, baik sebagai katalisator, konsultan, problem solver, motivator dan fasilitator yang akan berada di lokasi KKN selama 30 hari.

KKN Tematik UPI memiliki tujuan untuk membelajarkan mahasiswa dalam konteks pemberdayaan masyarakat dan seterusnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Rektor UPI Prof. Dr. H. M. Solehuddin, M.Pd., M.A., dalam sambutannya pada acara Pelepasan Peserta KKN Tematik Mahasiswa UPI Tahun 2023, di Halaman Parkir Timur Gedung Gymnasium Kampus UPI Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung, pada Rabu (26/7/2023) yang dibacakan oleh Wakil Rektor Bidang Inovasi, Kebudayaan dan Sistem Informasi UPI Prof. Dr. H. Agus Rahayu, M.P.

Kaitan dengan hal tersebut, lanjut Prof. Agus, maka dibutuhkan peran serta Dosen Pembimbing Lapangan untuk mengarahkan dan memimpin para mahasiswa KKN.

“UPI telah berhasil melaksanakan KKN selama 48 tahun, sejak tahun 1975 hingga sekarang. Secara konsisten UPI terus berinovasi dalam mengembangkan tema-tema KKN dengan fokus program spesifik yang didasarkan kepada kebutuhan masyarakat relevan dengan program pembangunan daerah dalam rangka mewujudkan visi misi dan program UPI, dengan karakteristik yang profesional institusional dan interdisiplin,” ujarnya.

KKN Tematik UPI merupakan mata kuliah wajib yang ditempuh mahasiswa UPI pada semester 6 dengan bobot 2 sks dan 20 SKS untuk KKN MBKM atau P2MB. Mahasiswa KKN UPI tersebar ke dalam 2 provinsi, 22 kabupaten/kota, 7 kecamatan, dan 293 desa. KKN Tematik UPI Tahun 2023 diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan sukses. (dodiangga)

PENDAFTARAN ONLINE

Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

065178
Users Today : 21
Total views : 127049
Who's Online : 4
Your IP Address : 34.236.134.129

© 2021 FPOK UPI – Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan