UPI MERAIH PERINGKAT KE-2 LOMBA VIDEO E-TOUR PERGURUAN TINGGI NEGERI

UPI MERAIH PERINGKAT KE-2 LOMBA VIDEO E-TOUR PERGURUAN TINGGI NEGERI

UPI MERAIH PERINGKAT KE-2 LOMBA VIDEO E-TOUR PERGURUAN TINGGI NEGERI

Direktorat Jendral Perguruan Tinggi, Riset dan Teknologi mengadakan “Lomba Video E-Tour” dalam rangka memeriahkan Harteknas ke-26 dan HUT RI ke-76 agustus lalu.

Lomba Video E-Tour tersebut dibagi menjadi 4 kategori lomba yaitu Kategori Video E-Tour PTN Akademik, Kategori Video E-Tour PTS Akademik, Kategori Video Tervaforit PTN Akademik dan Kategori Video Tervaforit PTS Akademik.

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) turut ikut serta dalam lomba tersebut dan berhasil meraih peringkat ke-2 dalam Video E-Tour Perguruan Tinggi Negeri Akademik.

Semoga hal ini dapat memberikan motivasi bagi insan dan civitas Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam menambah prestasi nasional.

Gambar by @upiofficial & @dikjendikti

Mahasiswa Baru UPI Membentuk 15 Formasi Kreasi Mozaik

Mahasiswa Baru UPI Membentuk 15 Formasi Kreasi Mozaik

Bandung, UPI – Pelaksanaan MOKA-KU UPI 2023 berlangsung selama empat hari dari tanggal 28—31 Agustus 2023 yang mengusung tema “Prakarsa Kampus Pendidikan sebagai Manifestasi Nilai Karakter Bangsa”. Setelah tiga tahun absen, akhirnya pada hari ke-3 MOKA-KU, panitia telah berhasil mengadakan kembali kegiatan Mozaik, pelaksanaan dilakukan di Lapangan Stadion UPI. Tujuan diadakannya Mozaik pada MOKA-KU UPI 2023 adalah bagian dari panitia untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa mahasiswa baru UPI dan civitas academica UPI memiliki potensi dan keunggulan. “Kami berharap ini akan menjadi agenda tahunan yang terus dikembangkan hingga menjadi lebih luar biasa lagi. Dalam kegiatan Mozaik ini, kami juga ingin menyampaikan pesan-pesan penting melalui makna-makna yang direpresentasikan melalui pola-pola Mozaik tersebut,” ujar Syafiq Akbar, selaku penanggung jawab pembuatan mozaik pada tahun ini.

Formasi Mozaik atau yang disebut paper mob adalah kegiatan yang membentuk pola tertentu oleh mahasiswa baru dengan mengangkat kertas mozaik sesuai kode warna yang telah ditentukan. Pola atau gambar yang telah dibentuk dapat terlihat jelas dari atas jika difoto dari udara. Berikut ini pola mozaik yang telah dibentuk para mahasiswa baru yang terdiri atas warna merah, putih, kuning, dan hitam:

Formasi 1

Formasi 2

Formasi 3

Formasi 4: Gedung Bumi Siliwangi

Gedung Bumi Siliwangi saksi bisu perkembangan tempat pembawa perubahan untuk penjelmaan masyarakat berkualitas.

Formasi 5: Logo MOKA-KU UPI

MOKA-KU UPI “Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum Tahun 2023”

Formasi 6: Generasi Unggul

Untuk menghasilkan generasi unggul dan berkarakter.

Formasi 7: Logo UPI

UPI menciptakan asas kehidupan kampus yang edukatif, ilmiah, dan religius.

Formasi 8: UPI EDUN

UPI EDUN! (Education for Upturn of Nation) yang memiliki arti Pendidikan untuk Kemajuan Bangsa.

Formasi 9: Education For All

Pendidikan untuk semua orang.

Formasi 10: Level UP

Wadah transformasi dari siswa ke mahasiswa.

Formasi 11: Generasi Muda Tonggak Kemajuan Bangsa

Generasi muda tonggak kemajuan bangsa.

Formasi 12: Bendera Indonesia

Untuk Indonesia.

Formasi 13: Peta Indonesia

pengejawantahan nilai-nilai baik dari kearifan lokal.

Formasi 14: Maskot Mokaku

Prakarsa Kampus Pendidikan sebagai Manifestasi Karakter Bangsa.

Formasi 15: Bhaskara Nava

Dan lahirlah Bhaskara Nava, Sang Cahaya Matahari Baru sebagai mahasiswa baru UPI yang penuh dengan potensi untuk terus berkembang menjadi generasi unggul dan berkarakter.

 

Ketua Pelaksana MOKA-KU UPI 2023, Zaidan Wardhany berharap bahwa dengan adanya kegiatan mozaik dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa UPI, meningkatkan branding dan l’esistenza dari UPI itu sendiri. Formasi mozaik ini sangat di apresiasi dan disambut hangat oleh pihak kampus karena menjadi kebanggaan bersama di kegiatan MOKA-KU UPI 2023.

 

 

(Zaidan Wardhany/Syafiq Akbar/Safira Arum)

UPI Selenggarakan Seminar Nasional Perlindungan Data Pribadi dan Layanan Ramah Disabilitas

UPI Selenggarakan Seminar Nasional Perlindungan Data Pribadi dan Layanan Ramah Disabilitas

Bandung, UPI

Sekretaris Universitas Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof. Dr. H. Memen Kustiawan, SE., M.Si., M.H., Ak., CA., CPA., mengungkapkan bahwa internet menawarkan berbagai macam kemudahan dan kecepatan dalam penyediaan informasi. Namun dibalik itu semua, Dirjen Aplikasi dan Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika menghimbau masyarakat agar memahami pentingnya melindungi data pribadi mereka karena sudah banyak kasus mengenai pencurian data pribadi demi keuntungan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Oleh karena itu, di dalam melakukan aktivitas layanan publik, kita sebagai pemilik data harus bisa menjaga data pribadi kita agar terhindar dari pencurian data tersebut di tengah pesatnya era disrupsi digital saat ini yang sangat masif.

Ditegaskannya,”Data pribadi patut dilindungi untuk menghindari ancaman kejahatan dunia maya termasuk Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO). Hal ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan data pribadi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, sehingga terhindar dari potensi pencemaran nama baik.”

Ini terlihat sepele, ujar Prof. Memen, namun ini merupakan hak asasi manusia. Mengutip beberapa sumber, dikatakan bahwa data pribadi termasuk hak asasi dan privasi yang tercantum dalam Deklarasi Universal Manusia 1948 Pasal 12 dan Konvensi Internasional tentang Hak Sipil dan Politik (ICCPR) 1966 pasal 17. Data pribadi merupakan aset atau komoditas bernilai tinggi di era big data dan ekonomi digital.

Berdasarkan hal tersebut, Kegiatan Sosialisasi Layanan Ramah Disabilitas dan Seminar Perlindungan Data Pribadi Tahun 2023 ini diselenggarakan untuk memberikan pemahaman tehadap semua pihak. Kegiatan ini diikuti oleh sivitas akademika UPI, berlangsung di Auditorium Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UPI lantai 10, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung, Selasa (5/9/2023).

Sudah banyak yang membahas hal ini, ujarnya. Secara umum data pribadi memiliki sifat sensitif, oleh karena itu diperlukan perlindungan khusus, karena berkaitan dengan agama/keyakinan, kesehatan, kondisi fisik dan kondisi mental, kehidupan seksual, data keuangan pribadi, dan data pribadi lainnya yang mungkin dapat membahayakan dan merugikan privasi subjek data.

Sementara itu, di dalam seminar ini juga dibahas tentang layanan ramah disabilitas, seperti yang tercantum dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Undang-undang ini memberikan kepastian hukum dalam hubungan antara masyarakat dan penyelenggara dalam pelayanan publik. Penyelenggara pelayanan publik berkewajiban memberikan pelayanan dengan perlakuan khusus kepada kelompok rentan seperti penyandang disabilitas sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Di dalam melakukan peningkatan pelayanan publik yang inklusif, diharuskan memiliki prinsip ketersediaan, keterjangkauan atau aksesibilitas yang tidak diskriminatif, keberterimaan atau dapat diterima sesuai budaya, juga ada penyetaraan kualitas,” ungkapnya.

Bagi UPI, sarana prasarana di setiap fakultasnya sudah menuju layanan ramah disabilitas. Guiding block bagi penyandang tuna netra di setiap gedung sudah terpasang, begitu juga dengan fasilitas lainnya seperti area parkir khusus, pegangan rambat, lift khusus, kemudian pintu masuk yang mudah diakses khususnya bagi pengguna kursi roda dengan jalur yang landai. (dodiangga/photo:riza/jatmika)

MOKAKU: Pengenalan Dosen kepada Mahasiswa Baru

MOKAKU: Pengenalan Dosen kepada Mahasiswa Baru

Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (Moka-Ku) UPI 2023, salah satunya ada pengenalan dosen-dosen kepada mahasiswa baru yang bertujuan agar mahasiswa mengenal Dosennya. Ketika perkuliahan dimulai harapanya mahasiswa sudah mengenal dan dapat menghubungi langsung dosennya.

PELATIHAN DAN SOSIALISASI MENGENAI INSTRUMEN AUDIT INTERNAL (AMI)

PELATIHAN DAN SOSIALISASI MENGENAI INSTRUMEN AUDIT INTERNAL (AMI)

Pada Senin, 21 Agustus 2023, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengadakan kegiatan penting di Auditorium FPMIPA. Dr. Jenuri, M.Pd. (Wakil Direktur yang bertanggung jawab atas Bidang Sumber Daya, Keuangan, dan Umum), Prof. Dr. Hj. Leli Halimah, M.Pd. (Ketua Zona Integritas), dan Triana Lestari, S.Psi., M.Pd, (Ketua Satuan Kendali Mutu) Kampus UPI di Cibiru hadir dalam acara ini. Kegiatan yang berlangsung ini adalah Pelatihan dan Sosialisasi mengenai Instrumen Audit Internal (AMI).

Dalam upaya untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam proses manajemen universitas, kegiatan Pelatihan dan Sosialisasi Instrumen Audit Internal ini diadakan. Instrumen Audit Internal (AMI) memiliki peran yang krusial dalam memastikan bahwa semua aspek administratif, keuangan, dan sumber daya universitas berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Dengan kehadiran Wakil Direktur yang memiliki tanggung jawab langsung atas bidang sumber daya, keuangan, dan umum, acara ini menunjukkan komitmen UPI untuk meningkatkan kualitas pengelolaan internal. Pelatihan ini juga memberikan kesempatan kepada staf dan personel terkait untuk memahami dan menerapkan instrumen audit internal dengan lebih baik. Diharapkan, kegiatan ini akan memberikan manfaat yang signifikan dalam mengoptimalkan pengelolaan sumber daya universitas dan meningkatkan transparansi serta akuntabilitas dalam semua proses yang terkait. (Ibud)

21 Dosen UPI Terima SK Guru Besar

21 Dosen UPI Terima SK Guru Besar

Bandung, UPI

Sebanyak 21 orang dosen di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), menerima Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi tentang Kenaikan Jabatan Akademik/Fungsional Dosen Profesor/Guru Besar. Surat Keputusan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor UPI Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd., M.A., yang didampingi jajaran pimpinan universitas di Ruang Rapat UC lantai 3, Kampus UPI Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung, Jumat (1/9/2023).

Menurut Rektor UPI, dengan terbitnya SK tersebut, adalah sebuah anugerah dan kepercayaan dari Kemendikbudristek terhadap lembaga (UPI), begitupun kepada masing-masing pribadinya yang menerima. Ditegaskannya,”Ini adalah kepercayaan. Ini juga merupakan suatu modal bagi UPI di dalam kesiapannya untuk memberdayakan sumber daya manusianya dan untuk memaksimalkan kontribusi dari SDM tersebut terhadap Tri Dharma Perguruan Tinggi di UPI.”

Secara umum, ujarnya lagi, ini adalah sebuah rokognisi bagi UPI, oleh karena itu mereka tetap wajib untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, namun sesuai tingkatannya, diharapkan bisa mendukung dan menguatkan lembaga di bidang riset, serta mempublikasikannya. Dengan dukungan fasilitas dari lembaga, diharapkan mereka terus berkarya dengan riset-riset dan inovasinya. (dodiangga/foto/riza)

No Nama Fakultas
1 Dr. Deddy Achmad Kurniadi, M.Pd. FIP
2 Dr. Jajat Sudrajat Ardiwinata, M.Pd. FIP
3 Dr. Ridwan Effendi, M.Ed. FPIPS
4 Dr. Sumiyadi, M.Hum. FPBS
5 Siti Fatimah, M.Si., Ph.D. FPMIPA
6 Dr. Widi Purwianingsih, M.Si. FPMIPA
7 Dr. Rer. Nat. Ahmad Mudzakir, M.Si. FPMIPA
8 Dr. Riandi, M.Si. FPMIPA
9 Dr. Diana Rochintaniawati, M.Ed. FPMIPA
10 Dr. Sufyani Prabawanto, M.Ed. FPMIPA
11 Suhendra, M.Ed., Ph.D. FPMIPA
12 Dr. Iwa Kuntadi, M.Pd. FPTK
13 Dr. Johar Maknun, M.Si. FPTK
14 Dr. Mumu Komaro, M.T. FPTK
15 Dr. Ir. Drs. Iskandar Muda Purwaamijaya, M.T. FPTK
16 Dr. Hj. Yoyoh Jubaedah, M.Pd. FPTK
17 Dr. Hj. Sri Subekti, M.Pd. FPTK
18 Dr. Yudi Hendrayana, M.Kes. FPOK
19 Dr. Yusuf Hidayat, S.Pd., M.Si. FPOK
20 Dr. Julia, M.Pd. Kampus UPI di Sumedang
21 Drs. Herli Salim, M.Ed., Ph.D. Kampus UPI di Serang
Mahasiswa Baru UPI Mengikuti Kegiatan MOKA-KU 2023

Mahasiswa Baru UPI Mengikuti Kegiatan MOKA-KU 2023

Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan kegiatan pengenalan kampus yang disebut Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (MOKA-KU) selama 4 hari yaitu pada tanggal 28—31 Agustus 2023. Mahasiswa baru UPI pada tahun ini berjumlah 12.896 mahasiswa yang di antaranya 70 mahasiswa internasional angkatan 2023/2024 mulai dari jenjang diploma, sarjana, magister, dan doktor. Tema yang diusung pada MOKA-KU tahun ini yaitu “Prakarsa Kampus Pendidikan sebagai Manifestasi Karakter Bangsa”. Hal ini diharapkan menjadi jembatan bagi mahasiswa dalam melewati proses transisi menjadi mahasiswa yang lebih dewasa dan mandiri, serta untuk keberhasilannya menempuh pendidikan di perguruan tinggi sebagai bentuk karakter bangsa.

Rektor UPI, Prof. Dr. H. M. Solehuddin, M.Pd., M.A., menyampaikan ucapan selamat kepada mahasiswa baru tahun ajaran 2023/2024 yang telah lolos seleksi. Selain itu, beliau juga menyampaikan ucapan bahagia atas didirikannya Fakultas Kedokteran (FK), UPI, “Pada tahun ini, saya pun berbahagia telah didirikannya Fakultas Kedokteran (FK) UPI. Dengan ini, marilah kita bersama terus mengobarkan semangat belajar yang tinggi. Mari bersiap untuk memasuki era lifelong learning. Inilah bentuk dedikasi kita untuk berkontribusi pada bangsa dan sekali lagi terima kasih serta selamat datang di UPI. Mari kita gunakan terus semangat ini untuk meraih prestasi,” ucap Rektor UPI.

Beliau berpesan kepada mahasiswa untuk terus mencari potensi dan aktivitas di mana saja, karena setiap individu dalam memahami industri global harus mampu meraih kesuksesannya, “Meraih potensi lebih penting, cari di mana saja, cari semua aktivitas yang memungkinkan karena di dunia setiap individu termasuk kalian harus memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif dalam meraih kesuksesannya. Hal ini penting dalam membangun sosial dan emosional peserta didik seperti dalam mengambil keputusan dan menjadi pemimpin di masa yang akan datang”.

Selain sambutan rektor, MOKA-KU  2023 juga dibuka oleh sambutan ketua BEM REMA UPI (Hilal Syahbana), Ketua Senat Akademik UPI (Prof. Dr. Sumarto, M. SIE.), dan orasi ilmiah dari Ketua MWA UPI, Jenderal TNI (Purn) H. Agum Gumelar, M.Sc., mengenai “Peran Kaum Cendekia dalam Menjaga Integritas Moral Bangsa dan Nalar Publik di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0”.

Acara pembukaan MOKA-KU semakin meriah ketika para mahasiswa baru melakukan bersama gerakan Spirit MOKA-KU yang dipandu oleh KIG Dance Community, penampilan dari UKM Katumbiri yang menampilkan tarian sunda, dan penampilan angklung orkestra dari UKM KABUMI UPI yang membawakan lagu medley nusantara juga ikut memeriahkan acara pembukaan MOKA-KU tahun ini.

 

(Nadrah Zuhrina/Nadhira Saffa Aulia)

3 Dosen UPI Selenggarakan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Mengatasi Masalah Stunting dengan Pendekatan Health Promotion

3 Dosen UPI Selenggarakan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Mengatasi Masalah Stunting dengan Pendekatan Health Promotion

3 Dosen Program Studi Keperawatan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di kampung adat Cireundeu pada hari ini Selasa, tanggal 15 Agustus 2023.  Kegiatan dihadiri peserta sebanyak 52 peserta yang terdiri dari kader kesehatan dan ibu-ibu yang memiliki anak balita di RW 10 A Kelurahan Leuwi Gajah, serta perwakilan dari Puskesmas Leuwi Gajah.

Tim pengabdian kepada masyarakat  ini terdiri tiga dosen Program Studi Keperawatan FPOK UPI, yakni Septian Andriyani,S.Kp.,M.Kep selaku ketua, dibantu dua anggota, Dr. Lisna Anisa Fitriana S.Kep.,Ners.,M.Kes, dan Dr.apt.Afianti Sulastri,S.Si.,M.Pd. Penyelenggarakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Health Promotion Tentang Manajemen Stunting di kampung Adat Cireundeu Kota Cimahi ini diawali dengan penyampaian materi edukasi tentang kondisi stunting di Indonesia khususnya di Provinsi Jawa Barat yang menghawatirkan.

Septian Andriyani,S.Kp.,M.Kep selaku ketua mengungkapkan bahwa merujuk data Kementerian Kesehatan RI, 2021, di Indonesia, stunting telah menjadi masalah kesehatan masyarakat nasional, dengan prevalensi stunting balita sebesar 24,4%. Menurutnya, penyebab stunting diantaranya kurang gizi, kurang imunisasi, tidak cuci tangan dengan air mengalir dan tidak memakai sabun, tidak bab/bak di jamban sehat,  tidak melakukan stimulasi/rangsangan terhadap anak,  tidak datang ke posyandu dan mengikuti layanan kesehatan. Indikasi 3G pada stunting yaitu gagal tumbuh, gagal kembang dan gagal metabolisme.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa screening pertumbuhan melalui penimbangan dan pengukuran tinggi badan pada anak-anak balita, pre test, promosi kesehatan,  post test dan simulasi  cara stimulasi perkembangan pada anak sesuai tahapan perkembangan. Kegiatan PkM juga membahas materi manajemen stunting berupa pencegahan dan penatalaksanaan stunting pada anak  yang disampaikan oleh Dr. apt.Afianti Sulastri, S.Si., M.Pd. Kegitan dilanjutkan dengan materi dan  pemberian stimulasi pada anak sebagai pencegahan stunting yang disampaikan oleh Septian Andriyani,S.Kp.,M.Kep (Humas UPI)

PENDAFTARAN ONLINE

Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

065164
Users Today : 7
Total views : 127032
Who's Online : 1
Your IP Address : 34.236.134.129

© 2021 FPOK UPI – Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan