Program Studi Kepelatihan Olahraga

Visi 

Menjadi Program Studi Pelopor dan Unggul di Bidang Pendidikan Kepelatihan Olahraga

 

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran dalam rangka mengembangkan berbagai kemampuan di bidang pendidikan kepelatihan olahraga.
  2. Merencanakan dan melaksanakan penelitian di bidang pendidikan kepelatihan olahraga dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang keolahragaan.
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan kepelatihan olahraga.
  4. Mengembangkan dan mengaplikasikan berbagai disiplin ilmu yang diperlukan untuk menopang lulusan Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga.
  5. Mengembangkan dan mengaplikasikan berbagai disiplin ilmu untuk menopang keterampilan pembina dan pelatih olahraga baik di masyarakat persekolahan maupun masyarakat umum.
  6. Menyelenggarakan berbagai pelatihan olahraga yang sesuai dengan pengelompokan prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga yang diminati mahasiswa.

 

Profil dan Kompetensi Lulusan

Profil Lulusan

Lulusan Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) Strata Sarjana wajib menguasai pengetahuan tentang ilmu kepelatihan olahraga yang memiliki sikap, nilai-nilai nasionalisme yang dilandasi oleh nilai-nilai agama, serta diwarnai oleh nilai-nilai sosial budaya; mampu melaksanakan tugas dalam merancang, mengembangkan, mengelola, dan mengaplikasikan serta  mengevaluasi berbasis teknologi informasi komunikasi; mampu mengembangkan alat  penilaian baik untuk proses maupun hasil belajar, dan melakukan perbaikan pembelajaran di bidang kepelatihan olahraga; mampu mengelola kegiatan dan sarana olahraga profesional di top organisasi, instansi, perusahaan, karyawisata club, & sanggar senam yang memiliki kemampuan manajemen yang memadai

Kompetensi Lulusan

  1. Menguasai keilmuan dasar pendidikan kepelatihan olahraga.
  2. Mampu  menemukenali anak dengan pendidikan kepelatihan olahraga menggunakan berbagai teknik dan strategi asesmen.
  3. Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pendidikan kepelatihan olahraga untuk semua jenjang.
  4. Mampu  mengembangkan  kurikulum untuk layanan pendidikan kepelatihan olahraga baik secara formal dan non formal.
  5. Mampu merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pada berbagai layanan pendidikan kepelatihan olahraga.
  6. Memiliki kemampuan kompensatoris untuk pendidikan kepelatihan olahraga.
  7. Mampu menerapkan prinsip-prinsip dasar melatih pada tiap jenjang dan satuan pendidikan kepelatihan olahraga yang dilandasi dengan nilai pendidikan dan olahraga.
  8. Menunjukkan kemampuan komunikasi efektif dalam praksis pendidikan kepelatihan olahraga.
  9. Mampu melakukan penelitian yang dapat mengembangkan layanan pendidikan kepelatihan olahraga secara inter dan multi-disiplin dan mengembangkan karya inovatif, serta mengomunikasikan hasil penelitian dan karyanya secara Nasional.
  10. Mampu melakukan penelitian untuk memecahkan permasalahan pelatihan untuk semua jenjang dengan mengaplikasikan prinsip-prinsip dasar berfikir kritis, pemberdayaan secara inter dan multi-disiplin dan mengembangkan karya inovatif, serta mengomunikasikan hasil penelitian dan karyanya secara Nasional.
  11. Mampu bekerjasama dalam tim untuk memecahkan permasalahan pendidikan dalam pelatihan.
  12. Memiliki kemampuan untuk melakukan bimbingan dalam pendidikan kepelatihan olahraga.
  13. Memiliki kemampuan mendiseminasikan gagasan-gagasan inovatif untuk mengembangkan dan meningkatkan mutu pendidikan dalam pelatihan olahraga pada tingkat daerah maupun Nasional.
  14. Memiliki kepribadian luhur dan karakter yang kuat sebagai pelatih

 

Pokok-pokok Kajian Substansi Materi Perkuliahan

Kurikulum yang dirancang dengan tujuan agar mahasiswa mampu menguasai tidak hanya pengetahuan, tetapi prodi PKO yang berada di bawah Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) memiliki kurikulum yang teraplikasi secara jelas dalam membangun kemampuan mahasiswa dalam penguasaan landasan keilmuan olahraga;  membangun kemampuan kecabangan olahraga;  membangun kemampuan praktik pengajaran dalam  kepelatihan olahraga;  dan membangun wawasan manajemen pertandingan.  Buktinya kurikulum prodi PKO membagi kelompok mata kuliah yang mendukung terhadap peningkatan kemampuan tersebut.  Selain itu, paling unggul yang ditampilkan dalam kurikulum prodi PKO adalah mampu menjawab tuntutan masyarakat dalam konteks ”sehat dan bugar serta berprestasi.” Hal ini tergambar pada antusiasme masyarakat pada layanan-layanan olahraga baik secara massal, kelompok, maupun individual.  Keseluruhan indikator yang  terkait pada peningkatan layanan itu tertanam secara berakar pada konsep kurikulum yang jelas dan terarah.  Selain itu kemampuan dalam pengajaran dan pelatihan juga menjadi corak khas prodi PKO, dengan menyimpan mata kuliah yang mampu menopangnya.  Keseluruhan mata kuliah yang terkait dengan konteks pengajaran dan pelatihan olahraga, senantiasa berkembang secara inovatif, sehingga diharapkan mampu memecahkan persoalan prestasi akademis dan prestasi olahraga secara nasional maupun internasional.

Kurikulum Prodi PKO secara umum mencakup kelompok-kelompok mata kuliah yang dibutuhkan mahasiswa sehingga lulusan Prodi PKO, diharapkan secara professional mampu memenuhi tuntutan masyarakat.  Kurikulum prodi PKO mengutamakan kemampuan pengajaran dan pelatihan cabang olahraga. Mata kuliah prodi tersebut dikelompokan sebagai berikut:  1) Mata Kuliah Umum (MKU), 2) Mata Kuliah Dasar Keguruan (MKDK), 3) Mata Kuliah Keahlian Profesi (MKKP), 4) Mata Kuliah Program Pengalaman Lapangan (MKPPL), 5) Mata Kuliah Keahlian Fakultas (MKKF), 6) Mata Kuliah Keahlian Program Studi (MKKPS), dan 7) Mata Kuliah Keilmuan dan Keahlian Pilihan (MKKKP). Keseluruhan kurikulum tersebut, bertujuan untuk membekali mahasiswa agar mampu terjun sebagai tenaga pelatih profesional di sekolah dan luar sekolah;  pengelola prasarana dan sarana olahraga profesional di top organisasi, instansi, perusahaan, karyawisata, club, dan sanggar senam; serta mampu memenej top organisasi, instansi, perusahaan, karyawisata club, dan sanggar senam; serta terjun di masyarakat secara umum.

Keterkaitan antar mata kuliah memang secara sengaja dilakukan, tanpa mengakibatkan overlapping yang berdampak pada pemborosan waktu.  Akan tetapi materi pembelajaran yang terintegrasi secara intra dapat dipahami pada mata kuliah pra-sarat.  Selain itu sering dikondisikan pada mata kuliah yang memang sangat perlu dalam bangunan profesi nantinya.  Kompetensi pendukung yang diberikan kepada para mahasiswa pendidikan kepelatihan olahraga yaitu Mata Kuliah Keilmuan dan Keahlian Pilihan (MKKKP).

 

Proses Pembelajaran

Mengenai kegiatan perkuliahan di Prodi PKO, berdasarkan kurikulum yang sudah disusun dengan menerapkan pemanfaatan teknologi informasi yang sangat diperlukan dalam menunjang kegiatan mengajar dosen. Penggunaan internet misalnya akan mempermudah dosen dalam menambah wawasan ilmu pengetahuan, dengan cara mendapatkan beberapa referensi dan abstrak penelitian tentang pengajaran yang efektif dan efisien.

Untuk mencapai tingkat keterlibatan belajar mahasiswa, dosen Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga telah menggunakan berbagai strategi pengajaran misalnya penugasan, simulasi, magang di klub olahraga, dan sebagainya dengan tujuan agar mahasiswa mampu menunjukkan sikap bertanggungjawab dan terampil walaupun tanpa adanya perintah dosen dan mampu berinteraksi secara positif dan jujur, baik itu dalam perkuliahan di lapangan maupun di dalam kelas.

Peluang mahasiswa untuk mengembangkan pengetahuan dan pemahaman materi khusus sesuai dengan bidangnya sangat terbuka. Pada setiap kegiatan perkuliahan, dosen seringkali memberikan arahan-arahan sejak pertemuan awal, terutama yang berkaitan dengan pengembangan pengetahuan dan materi yang sesuai dengan bidangnya, dengan tujuan agar setelah selesai studi, mahasiswa mempunyai bidang spesialisasi sesuai dengan bidang keahliannya yang diampu diperkuliahan. Selain itu, mahasiswa akan mampu memahami dan memanfaatkan kemampuannya sendiri, dan sedini mungkin dosen mendorong untuk banyak terlibat di luar perkuliahan baik itu di lingkungan kampus atau di luar kampus, agar kelak mahasiswa dapat memanfaatkan dan menerapkan keterampilannya di masyarakat.

Dalam mengembangkan kemampuan mahasiswa untuk belajar mandiri, mahasiswa dilibatkan dan diberikan kebebasan untuk memilih dan terlibat dalam kegiatan UKM (unit kegiatan mahasiswa) setiap sore hari, mahasiswa diberi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan praktiknya dan belajar untuk mengelola kegiatan yang bersifat pelatihan dan pertandingan olahraga. Sedangkan untuk meningkatkan kemampuan kognitifnya, dosen seringkali memberikan tugas-tugas akademik berstruktur. Untuk mengembangkan nilai, motivasi, dan sikap belajar mahasiswa, di sini dituntut keterampilan seorang dosen dalam menyesuaikan strategi dan metode dengan tujuan belajar.

Perkuliahan teori dilaksanakan di kelas dengan menggunakan ruang belajar yang refresentatif, setiap ruangan dilengkapi dengan infokus dan  perkuliahan praktik diantaranya praktik kecabangan, praktik tes pengukuran, praktik bimekanika, praktik analisis, praktik anatomi, dan praktik ilmu faal dilaksanakan di laboratorium yang  cukup representatif. Mata kuliah praktik yang memanfaatkan prasarana dan sarana tersedia di Universitas Pendidikan Indonesia, hampir untuk semua cabang olahraga antara lain tersedia gymnasium yang di dalamnya bisa dipergunakan bola basket, bola voli, futsal, atau cabang olahraga beladiri; selain itu prodi bisa memanfaatkan sport hall yang bisa dipergunakan untuk bulutangkis, tenis meja, senam dan sebagainya. Selain itu, perkuliahan bisa dilaksanakan di stadion atletik, dan kolam renang.  Selain fasilitas di luar gedung juga tersedia cukup ruang penunjang lain diantaranya: ruang pertemuan, ruang latihan beban, perpustakaan, laboratorium anatomi dan ilmu faal, laboratorium tes pengukuran, laboratorium biomekanika dan analisis, dan sebagainya.

Karena perkuliahan diselenggarakan dan diterapkan dengan sistem kredit semester, maka setiap mahasiswa pada awal semester diberi kesempatan untuk merencanakan sendiri beban studi sesuai dengan prestasi yang telah dicapainya.  Jumlah pertemuan  dalam perkuliahan selama satu semester adalah tatap muka untuk 2 SKS (16 kali), 4 SKS (32 kali) dengan bobot per SKS 50 menit.

Mahasiswa dilibatkan secara aktif dalam proses belajar.  Keterlibatan mahasiswa secara aktif dalam proses belajar akan terfasilitasi apabila mahasiswa dimotivasi untuk belajar.  Dosen seringkali memberikan umpan balik, sehingga mahasiswa akan lebih terfokus pada tugas belajar dan memotivasi serta memonitor respon-respon mahasiswa, seperti evaluasi mutu layanan dosen atas mutu pembelajarannya dengan demikian akan memberikan kontribusi yang berorientasi pada tugas dan lingkungan belajar yang kondusif.  Dalam mengembangkan suasana akademik yang kondusif, para dosen di program studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Pendidikan Indonesia tidak hanya menggunakan salah satu strategi selama proses pembelajaran, mendesain pelajaran dengan format yang berbeda (individu, kelompok, partner, kelas), memilih mengkomunikasikan tugas dengan cara yang berbeda serta memberikan laporan kemajuan, umpan balik mahasiswa, dan evaluasi, hal tersebut diterapkan tidak hanya di lapangan, tetapi juga di dalam kelas.  Demikianlah kiranya rancangan yang menyeluruh untuk mengembangkan suasana akademik yang kondusif untuk pembelajaran.

 

Prodi ini mempunyai nilai akreditasi BAN PT “A” berlaku sampai 19 Juli 2017